Apakah Penderita Kista Bisa Hamil?

Selain kanker serviks, kista adalah penyakit yang juga menjadi momok bagi semua wanita di dunia. Kista yang tumbuh dalam tubuh seorang wanita bisa memicu banyak hal, salah satunya adalah kehilangan kesempatan untuk hamil. Banyak orang beranggapan bahwa penderita kista tidak akan bisa hamil. Hal ini tentu saja menimbulkan tekanan tersendiri bagi wanita yang sedang menderita kista. Jadi sebenarnya, apakah penderita kista memang tidak bisa hamil? Ayo baca ulasan selengkapnya disini..

Kista dan Kesuburan


Kista adalah salah satu penyakit yang selalu dikaitkan dengan masalah kesuburan. Namun sebagai informasi tambahan, Anda harus tahu bahwa kista yang jinak dan masih berukuran kecil tidak akan  berpengaruh terhadap kesuburan. Sebaliknya, jika kista bersifat abnormal dengan ukuran yang lebih besar  maka Anda patut waspada.

Kista atau tumor ini biasanya mengandung cairan-cairan yang berasal dari beberapa bagian salah saunya adalah corpus Luteum. Fungsi dari bagian ini adalah menyediakan progresteron untuk mempertahankan janin dalam kehamilan. Pada saat hamil ini akan terjadi perpindahan di mana progresteron akan berfungsi menjadi plasenta pada usia kehamilan 4 bulam dan akan menyusut dengan sendirinya.

Kista Ovarium

Salah satu jenis kista yang sering diderita oleh kalangan wanita adalah kista ovarium. Pada umumnya kista ovarium tidak akan mempengaruhi kesuburan Anda dan penderita masih bisa memiliki kesempatan untuk hamil. Meski begitu, Anda harus tahu bahwa kista ovarium yang berukuran besar antara 6-8 cm bisa memicu masalah dalam kehamilan.

Dalam hal ini ada kemungkinan kista yang membesar akan membuat si penderita merasa kesakitan yang luar biasa sehingga membutuhkan tindakan dari dokter.  Meskipun secara keseluruhan tidak akan mengganggu kehamilan Anda namun akibat fatalnya, kista ovarium bisa memicu bayi lahir prematur.

Kista Endometriosis

Sebelumnya Anda harus tahu bahwa endometriosis tidak selalu berbentuk kista namun kebanyakan akan menyerupai kista. Pada dasarnya kista adalah neoplasma sedangkan endometriosis adalah kelenjar yang terletak di dinding rahim, dimana kelenjar ini bersifat tidak normal dan tumbuh berkembang di luar rahim. Kista jenis ini bisa menggangu kesuburan dengan kronologi, kista ini akan menyebabkan adanya proses lepasnya sel telur yang matang dan akan menyulitkan penangkapan oleh ujung tuba fullopi.

Dari segi imunolosis, kista endometriosis dapat menghambat kesuburan sehingga muncul reaksi kekebalan yang mengganggu fungsi sel telur, sperma dan embrio secara alami. Akibatnya tentu bisa membuat penderitanya kesulitan untuk hamil. Penderita kista stadium 1 dan stadium 2 yang tergolong kista ringan masih bisa untuk hamil lagi. Namun untuk kista stadium 3 dan stadium 4 akan lebih sulit hamil meskipun telah dilakukan pengobatan.

Pengobatan Kista


Ada cukup banyak cara untuk mengobati kista bergantung pada jenis kista itu sendiri, usia penderita dan ukuran kista. Misalkan untuk kista golongan lutein akan sembuh sendiri secara perlahan. Sedangkan kista polistik ovarium menetap harus dilakukan operasi pengangkatan kista.

Mengingat dampak yang akan ditimbulkan oleh kista maka sebaiknya Anda lebih waspada terhadap penyakit ini. Akan lebih baik untuk melakukan pencegahan dini dengan melakukan pemeriksaan ke dokter.

tips sehat anak bayi dan balita

tips cepat hamil
infoTipshamil.com
cara cepat hamil