Kanker Serviks, Mengapa Anda Wajib Tahu?

Kanker serviks adalah salah satu kanker yang paling banyak diderita oleh wanita di dunia ini. Bahkan kanker jenis ini menjadi salah satu penyumbang utama angka kematian pada populasi wanita di AS. Sama halnya dengan kanker lain, kanker serviks diawali dengan tumbuh dan berkembangnya sel-sel baru di luar kendali sehinngga mengakibatkan timbulnya tumor di leher rahim.

Penyebab dan Gejala Kanker Serviks

Kanker Serviks

Tahukah Anda bahwa kanker serviks bisa disembuhkan ketika diketahui sejak awal? Tes PAP rutin bisa membantu Anda dalam mengetahui sejak dini keberadaan kanker serviks. Untuk penyebabnya, kanker serviks sendiri kebanyakan disebabkan oleh HPV (human papillomavirus). Selain itu masih ada beberapa penyebab lain yaitu merokok, imunosupresi, klamidia, diet rendah buah-buahan dan sayuran, kelebihan berat badan, penggunaan pil KB jangka panjang, penggunaan intrauterine, menjalani beberapa kehamilan full-term, berusia kurang dari 17 tahun saat kehamilan pertama, tingkat ekonomi rendah, dietilstilbestrol atau DES, dan memiliki riwayat kanker serviks pada keluarga.

Pada tahap awal, seseorang yang menderita kanker serviks tidak akan melihat gejala-gejala, namun saat tumor terbentuk maka gejala akan muncul. Beberapa gejala yang harus Anda waspadai adalah perdarahan vagina abnormal, nyeri di perut bagian bawah, nyeri saat melakukan seks dan keputihan yang tidak normal.

Komplikasi Dari Kanker Serviks

akibat Kanker Serviks

Berikut ini adalah beberapa komplikasi yang bisa saja dialami oleh penderita kanker serviks:

Gagal Ginjal. Tumor dapat menekan kandung kemih yang mengakibatkan penumpukan urin di ginjal. Hal ini bisa menyebabkan penderita memiliki resiko gagal ginjal.

Penggumpalan Darah. Dalam hal ini tumor bisa menekan pembuluh darah ke kaki dan memperlambat aliran darah. Hal ini bisa menyebabkan penggumpalan darah di kaki penderita.

Fistula. Anda harus tahu bahwa kanker serviks bisa menumbuhkan fistula yaitu lubang pada dinding usus, di antara vagina dan rektum.

Diagnosis dan Pengobatan Untuk Kanker Serviks

cek Kanker Serviks sejak dini

Tes PAP adalah metode yang lazim untuk mendiagnosa kanker serviks. Namun ada beberapa tes lain yang bisa dilakukan untuk mengetahui tentang kanker serviks yaitu kolposkopi dan biospi kerucut.  Sedangkan untuk pengobatan kanker serviks, ada beberapa alternatif yang bisa Anda ambil yaitu sebagai berikut:

Operasi. Metode ini akan mengangkat setiap bagian yang terinveksi oleh kanker. Beberapa nama untuk operasi kanker serviks adalah trakelektomi radikal (pengangkatan serviks, jaringan sekitar dan vagina bagian atas), histerektomi ( pengangkatan serviks dan rahim), eksenterasi panggul (operasi besar untuk pengangkatan serviks, rahim, vagina, kandung kemih, tuba falopi, ovarium dan rectum).

Radioterapi. Radioterapi biasa dikombinasikan dengan operasi  pada saat kanker berada di stadium awal. Kemudian untuk kanker stadium lanjut, radioterapi akan dikombinasikan dengan kemoterapi. Program ini biasanya berjalan antara 5 hingga 8 minggu.

Kemoterapi. Metode ini dapat dilakukan sendiri atau dikombinasikan dengan radioterapi. 
Ketiga pengobatan untuk kanker serviks ini memiliki efek samping yang harus Anda konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

tips sehat anak bayi dan balita

tips cepat hamil
infoTipshamil.com
cara cepat hamil