Bagaimana Merawat dan Mencuci Kebaya Agar Awet Dan Tidak Mudah Rusak?

merawat kebaya
Sebagai wanita Indonesia, wajib bagi kita untuk mempunyai busana kebaya yang merupakan baju tradisional dari Negara ini. Umumnya, kebaya digunakan untuk menghadiri acara-acara formal, seperti pernikahan atau peringatan hari-hari besar nasional (misalnya saat kartini’an).

Jika di jaman dulu, kebaya identik dengan pakaian orang tua. Sekarang ini, pemakaiannya sudah semakin meluas. Modelnya pun juga telah dikembangkan dengan berbagai macam style oleh para desainer, salah satu yang cukup populer adalah kebaya payet.

Kebaya payet ini, adalah jenis kebaya yang memadukan antara tradisi dan modernitas. Tidak hanya menampilkan kesan anggun, namun juga lebih fashionable. Jadi enggak heran kalo kebaya ini banyak digunakan oleh remaja jaman sekarang, bahkan anak-anak dan orang dewasa pun juga menyukainya. Namun yang perlu kamu ketahui, kebaya pacet tidak boleh dicuci secara sembarangan. Perlu teknik-teknik khusus dalam pencuciannya agar kebaya tetap awet.

Berikut 9 tips mencuci kebaya payet agar tetap awet dan tidak rusak:

1. Jangan mencucinya di dalam mesin cuci, lakukan manual saja

Aturan pertama untuk mencuci baju kebaya payet adalah hindari mesin cuci. Kebaya payet terbuat dari kain yang rapuh dan mudah rusak. Jadi kamu harus mencucinya sendiri secara manual pake tangan. Selain itu, warnanya cenderung mudah luntur. Oleh karena itu, kamu enggak boleh menyatukannya dengan jenis pakaian lain saat mencucinya.

2. Jangan merendam di air detergen terlalu lama

Aturan kedua, jangan merendam kebaya payet terlalu lama di dalam air detergen, apalagi sampai berjam-jam bahkan berhari-hari. Wah, bisa-bisa pakaianmu berubah jadi jelek. Kamu cukup merendamnya selama 5 menit saja. Perendaman terlalu lama bisa membuat warna kebaya jadi pudar.

3. Tidak perlu menggunakan pelembut

Pelembut pakaian memang memiliki manfaat yang cukup besar. Selain melembutkan, juga memberikan efek wewangian. Namun khusus untuk mencuci kebaya, sebaiknya jangan menggunakan pelembut pakaian. Sebab pemakaian pelembut bisa merusak serat kain kebaya.

4. Gunakan sikat yang giginya halus

Jika kamu tidak ingin kebayamu rusak, maka hindari penggunaan sikat saat mencucinya. Cukup dikucek pake tangan. Tapi apabila ada noda, dan terpaksa kamu harus menyikatnya, gunakan saja sikat yang giginya lembut. Dengan begitu, serat kain akan tidak akan terputus-putus dan tetap terjaga kerapiannya.

5. Hindari penggunakan detergen pembersih noda

Kebanyakan orang akan menggunakan detergen pembersih noda untuk mencuci pakaiannya agar lebih bersih. Ya, penggunaan detergen ini memang ampuh menghilangkan noda tapi bisa berefek menyebabkan warna pakaian pudar.
Untuk berjaga-jaga, sebaiknya jangan menggunakan pembersih noda untuk mencuci kebaya payet. Hal ini dapat merusak tekstur dan warna kebaya.

6. Jangan dikucek terlalu keras

Mengucek terlalu keras hanya akan membuat kain kebaya rusak, terutama pada bagian payetnya. Untuk itu, sebaiknya hindari mengucek. Kecuali pada zona-zona yang terkena noda keringat, seperti ketiak.

Oiya, hindari juga memeras kain kebaya secara berlebihan. Hal ini bisa membuatnya jadi rusak. Jika hendak menjemurnya, langsung saja digantung tanpa perlu diperas terlebih dahulu.

7. Jangan dijemur di bawah Sinar matahari secara langsung

Berbeda dari jenis pakaian lainnya, kain kebaya cukup rentan terhadap sinar matahari. Menjemurnya secara langsung dibawah sinar matahari dapat membuat warna kainnya jadi memudar.

Untuk itu, hindari menjemur kebaya di bawah sinar matahari. Kamu bisa menggantungnya di ruang terbuka yang atasnya tertutup genteng. Cara ini tidak akan membuat kebaya jadi bau, karena angin dapat mengeringkannya. Kamu juga bisa menggunakan hair dryer untuk membuat pakaianmu benar-benar kering dan rapi.
   

8. Jangan disetrika

Kain kebaya sangat rentan terhadap suhu panas. Apabila kamu menyetrikanya secara berlebihan, risikonya kain bisa rusak dan terbakar.

9. Jangan dilipat

Terakhir, ketika menyimpan kebaya di dalam lemari, sebaiknya jangan melipatnya. Gantungkan saja di rak lemari sehingga pakaianmu tidak kusut dan tetap terjaga kerapiannya.

Itulah beberapa tips merawat dan mencuci kebaya agar tetap awet. Semoga bermanfaat ya, ladies.

Sumber: vemale.com ; kebayamodis.com
tips sehat anak bayi dan balita