Yuk, Kenali Inilah 8 Ciri Kandungan yang Sehat Dan Normal

tanda kehamilan normal dan sehat
Hadirnya buah hati di dalam rahim tentu menjadi impian terbesar setiap wanita yang telah menikah. Mereka juga berharap agar janinnya dapat tumbuh dan berkembang secara sehat selama masa kehamilan. Ya, menjaga kesehatan janin dan ibu pada masa hamil memang sangat penting.


Ada banyak cara yang dapat dilakukan oleh wanita untuk menjaga kehamilannya, seperti mencukupi asupan nutrisi tubuh, menjaga berat badan, tidak melakukan aktivitas terlalu berat, menghindari stres, serta olahraga ringan secara teratur.


Untuk mengetahui apakah janin dalam kondisi sehat atau tidak, ada beberapa tanda yang dapat anda perhatikan. Pada umumnya, kehamilan yang normal ditandai dengan tidak adanya keluhan yang membahayakan dan kondisi ibu juga sehat.

8 Tanda Kandungan Normal dan Sehat


1.   Alami gejala morning sickness di awal kehamilan

Gejala Morning sickness, seperti mual dan muntah yang dialami oleh wanita di awal kehamilan adalah kondisi normal. Biasanya gejala ini akan berhenti perlahan ketika usia kehamilan memasuki trimester kedua. Selama masih dalam batas wajar dan tidak ada gangguan serius lainnya, maka morning sickness bisa menjadi pertanda bahwa janin anda dalam kondisi sehat.

2.   Buah dada semakin membesar dan kencang

Apabila anda mendapati ukuran buah dada yang semakin membesar saat kehamilan, anda tidak perlu khawatir. Kondisi ini normal dialami oleh wanita hamil. Selain ukurannya membesar, biasanya buah dada juga menjadi lebih kencang. Hal ini terjadii alamiah sebagai pertanda kesiapan tubuh untuk memproduksi ASI.

3.   Merasakan pergerakan janin

Di awal kehamilan, tanda pergerakan janin ini dapat dilihat melalui pemeriksaan dokter. Namun seiring berjalannya usia kehamilan, ibu hamil bisa merasakan pergerakan janin sendiri. Biasanya pergerakan janin dapat dirasakan saat usia kehamilan mencapai minggu ke-6 hingga ke-10. Pergerakan ini menjadi tanda bahwa janin memperoleh asupan oksigen yang cukup dan berada dalam kondisi sehat.

4.   Kadar hormon estrogen dan progesteron stabil atau cukup

Tanda berikutnya yang menandakan kehamilan dalam kondisi sehat adalah kadar hormon yang stabil. Apabila seorang wanita hamil mengalami kadar hormon estrogen dan progesteron yang rendah atau tidak stabil, maka risiko terjadinya keguguran pun juga akan semakin besar.

5.   Tekanan darah dan gula darah stabil

Kadar gula darah dan tekanan darah sang ibu sangat mempengaruhi kondisi kehamilan. Apabila ibu mengalami perubahan kadar gula darah dan tekanan darah yang tidak terlalu melonjak, maka dapat dikategorikan normal selama tidak berpengaruh terhadap kesehatan ibu dan janin.


Namun bila perubahan kadar gula darah dan tekanan darah terlalu drastis bisa meningkatkan risiko terjadinya preklamsia, sehingga ibu cenderung melahirkan bayi prematur. Pada umumnya perubahan kadar gula dan tekanan darah ini terjadi di awal masa kehamilan.

6.   Kondisi plasenta sehat

Selain menjaga kesehatan rahim, kondisi plasenta yang melekat pada dinding rahim juga perlu diperhatikan. Plasenta merupakan rumah atau tempat tinggal bagi bayi saat di perut. Menjaga kesehatan plasenta dapat mengurangi risiko terjadinya pelepasan plasenta yang bisa menyebabkan keguguran.

7.   Hasil pemeriksaan USG yang normal

Melakukan pemeriksaan USG pada masa kehamilan sangat penting. Tujuannya untuk memastikan bahwa janin tercukupi oksigennya dan berada dalam kondisi sehat. Kekurangan oksigen pada janin bisa berakibat fatal.

8.   Perut yang semakin membesar

Tanda terakhir yang menunjukkan bahwa janin sehat adalah perubahan perut yang semakin membesar sesuai dengan usia kehamilan. Anda juga perlu memeriksakan kondisi perut kepada dokter untuk mengecek kesehatan diri anda dan janin di dalam rahim.

tips sehat anak bayi dan balita