Meski Tinggi Gizi, 6 Makanan Ini Tidak Boleh Dikonsumsi Setiap Hari

6 Makanan Tinggi Gizi Ini Tidak Boleh Dikonsumsi Setiap Hari
Pada dasarnya sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, termasuk dalam mengonsumsi makanan. Setiap makanan umumnya memiliki nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Tapi apabila dikonsumsi secara terus-terusan, kita akan mengalami kelebihan gizi tertentu sehingga menyebabkan tubuh menjadi sakit.

Oleh karena itu, ada beberapa makanan yang perlu dibatasi dan tidak boleh dikonsumsi setiap hari.

6 makanan yang tidak boleh dikonsumsi setiap hari:


1. Susu

Susu adalah salah satu minuman bergizi tinggi yang kaya akan vitamin dan protein. Sehingga tidak heran banyak orang yang berasumsi bahwa mengonsumsi susu setiap hari membuat tubuh semakin sehat.

Sebenarnya asumsi tersebut tidak sepenuhnya benar. Susu memang berguna untuk mencukupi nutrisi tubuh, tapi jika dikonsumsi setiap hari justru meningkatkan kadar lemak dan karbohidrat di dalam tubuh. Pada akhirnya,  kondisi ini tidak hanya menyebabkan pola diet anda gagal, tetapi juga memicu terjadinya obesitas. Oleh sebab itu, kurangilah konsumsi susu dan imbangilah dengan memperbanyak minum air putih.

2. Makanan Berkadar Gula Tinggi (Manis)

Sebagian besar orang memiliki kebiasaan mengonsumsi makanan manis sebagai desert alias makanan penutup. Kebiasaan ini tentu tidak baik untuk kesehatan. Makanan manis yang dikonsumsi berlebihan bisa meningkatkan kadar gula dalam darah, sehingga memicu diabetes atau kencing manis.

Beberapa pakar kesehatan mengatakan bahwa buah lebih baik dikonsumsi satu jam sebelum makan. Hal ini bertujuan untuk menghindari gangguan pencernaan dalam usus, dan agar proses penyerapan nutrisi menjadi lebih optimal.

3. Karbohidrat di Malam Hari, Tepat Sebelum Tidur Malam

Sebagai orang Indonesia, sebagian besar dari kita pasti memiliki kebiasaan makan malam dengan nasi. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan hal ini. Namun perlu diingat, makan malam dengan nasi atau karbohidrat lainnya sebaiknya dilakukan sebelum jam 8 malam.

Mengonsumsi karbohidrat secara berlebihan di malam hari, apalagi jika dilakukan sebelum tidur bisa memicu obesitas. Jika anda lapar di tengah malam, anda mengonsumsi makanan rendah lemak, kacang-kacangan, atau sayur.

4. Kentang

Kentang termasuk salah satu jenis cemilan ringan yang cukup populer di kalangan masyarakat. Bahkan, kentang juga masuk dalam menu di restoran-restoran fast food.

Ngemil kentang goreng memang enak sih, tetapi kebiasaan mengonsumsi kentang ini ternyata tidak boleh dilakukan setiap hari loh. Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan di Harvard mengungkapkan bahwa kentang mengandung 37 gram karbohidrat dan 5 gram protein. Oleh karena itu, kentang bukanlah pilihan yang baik untuk diet. Dibandingkan kentang, anda lebih disarankan mengonsumsi  makanan rendah kalori, seperti sayuran segar.

5. Bayam

Anda tentu sudah tidak asing dengan sayuran yang menjadi simbol dalam film kartu “POPEYE” ini. Ya, bayam merupakan sayuran yang memiliki kandungan gizi tinggi, meliputi protein, serat, vitamin, mineral, dan senyawa lutein serta karotenoid yang bisa mencegah kebutaan. Meski demikian, bayam tetap tidak baik jika dikonsumsi setiah hari, sebab bayam mengandung senyawa oksalat yang bisa memicu terbentuknya batu ginjal.

6. Makanan Tinggi Vitamin C

Terlalu banyak mengonsumsi makanan yang tinggi vitamin C, seperti tomat dan jeruk bisa menyebabkan naiknya asam lambung ke saluran cerna makanan. Dalam jangka waktu yang cukup panjang, hal ini memicu berkembangnya sel pra kanker pada saluran esofagus. Oleh karena itu, batasilah mengonsumi makanan berkadar vitamin C yang tinggi.

Yang perlu kalian tahu, makan itu tidak perlu berlebihan. Yang terpenting makanan itu bersih, sehat, dan bisa bertenaga kembali.
tips sehat anak bayi dan balita