Penyebab dan Cara Mengatasi Keguguran Berulang

Kehamilan adalah anugerah terindah yang dinantikan oleh semua pasangan suami istri. Sayangnya, melewati masa kehamilan bukanlah hal yang mudah. Seringkali ibu hamil mengalami hambatan, seperti keguguran. Bahkan keguguran ini dapat terjadi berulang kali selama masa kehamilan.

Keguguran sendiri didefinisikan sebagai berhentinya perkembangan janin secara spontan, biasanya terjadi di usia kehamilan di bawah 20 minggu. Keguguran berulang kali (lebih dari satu kali) terjadi sekitar 20% pada kasus perempuan hamil. Kondisi ini tentu tidak boleh disepelekan. Sebaiknya ada mengetahui beberapa faktor penyebab keguguran yang lebih dari satu kali.

Faktor Penyebab Keguguran Berulang


Cara Mengatasi Keguguran Berulang

1.    Kelainan Kromosom

Kemungkinan pertama penyebab keguguran adalah kelainan kromosom atau kelainan genetik. Sekitar 60% keguguran pada usia dini disebabkan oleh kelainan kromosom pada embrio. Umumnya diperlukan serangkaian pemeriksaan medis untuk mendeteksi adanya kromoson yang abnormal.

2.   Darah yang mengental

Keguguran yang terjadi berulang kali dapat disebabkan oleh Anti Cardiolipin Antibody (ACA), yaitu kondisi pengentalan darah pada ibu hamil. Keadaan ini menyebabkan terganggunya proses penyaluran gizi dan oksigen ke janin melalui plasenta. Akibatnya, janin akan berhenti berkembang dan bisa memicu kematian janin.

Seseorang yang menderita ACA, maka tubuh akan menyerang anti cardiolipin yang dianggapnya musuh padahal itu merupakan bagian dari membran tubuh yang akan membuat darah menjadi kental. ACA yang diderita oleh ibu hamil inilah yang menyebabkan kematian janin pada usia kehamilan 10 minggu.

3.   Mulut Rahim yang Lemah

Seorang wanita yang memiliki mulut rahim yang lemah juga rentan mengalami keguguran berulang kali pada saat kehamilan. Kondisi ini dapat menyebabkan rahim tidak mampu menahan desakan janin yang semakin besar di tengah kehamilan. Biasanya kondisi mulut rahim yang lemah dikarenakan si ibu pernah mengalami trauma akibat dilatasi atau operasi pada mulut rahim.

4.   Gangguan tiroid atau penyakit lainnya yang mengganggu perkembangan janin

Keguguran yang berulang kali juga bisa disebabkan oleh gangguan tiroid atau masalah lainnya yang mengganggu perkembangan janin. Pada kondisi tertentu, usus mengalami hambatan dalam menyerap nutrisi yang memicu keguguran berulang kali.

Untuk mendeteksi adanya penyakit tertentu perlu dilakukan beberapa pemeriksaan medis, seperti tes darah. Pemeriksaan darah digunakan untuk mengetahui gangguan sistem kekebalan tubuh. Selain itu juga perlu melakukan pemeriksaan biopsi pada lapisan rahim untuk memastikan kondisi embrio.

5.   Tekanan Mental

Tekanan mental menjadi salah satu faktor yang cukup berpengaruh terhadap terjadinya keguguran berulang kali. Tidak hanya memicu keguguran, kondisi mental yang tertekan juga menyebabkan lahirnya cacat janin.

Mencegah Terjadinya Keguguran Berulang Kali Pada Masa Kehamilan


Meskipun kita tidak bisa menolak takdir, namun ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya keguguran berulang kali pada kehamilan.

  •     Memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung asam folat selama kehamilan
  •     Menghindari kebiasaan buruk, seperti merokok dan mengonsumsi minuman keras
  •     Jauhi asap rokok
  •     Melakukan olahraga ringan secara teratur selama kehamilan, seperti jalan kaki
  •     Menjaga pola makan yang sehat dan tidak berlebihan
  •     Mengurangi konsumsi makanan dan minuman yang mengandung kafein
  •     Menjauhi hewan peliharaan untuk sementara waktu
  •     Menghindari paparan radiasi sinar UV atau zat-zat kimia yang berbahaya
  •     Hindari mengonsumsi obat-obatan tanpa resep dari dokter

Meskipun hingga saat ini belum dapat dipastikan penyebab utama terjadinya keguguran berulang, namun ada baiknya jika kita selalu menjaga kesehatan psikis dan fisik.

tips sehat anak bayi dan balita