Sesak Nafas Di Masa Hamil? Atasi Dengan 6 Cara Sederhana Ini

cara mengatasi sesak napas di masa kehamilan
Perempuan yang sedang hamil seringkali merasakan keluhan-keluhan dikarenakan proses adaptasi dari tubuh terhadap adanya janin di dalam rahim. Biasanya keluhan ini juga dipengaruhi oleh perubahan hormon pada tubuh. Beberapa keluhan yang sering dialami ibu hamil seperti mual, muntah, dan pusing. Namun tak jarang juga sang ibu hamil mengalami keluhan sesak nafas .

Sesak nafas pada ibu hamil umumnya dikarenakan perkembangan bayi di dalam rahim yang mendorong naik diafragma dan paru-paru. Selain itu, kondisi sesak nafas juga bisa disebabkan penyakit anemia yang diderita oleh sang ibu. Sesak nafas yang biasanya menyerang ibu hamil saat tengah melakukan suatu aktivitas, sedang bersantai, bahkan ketika sedang tidur.

Faktor Pemicu Sesak Nafas Selama Masa Kehamilan: 


1.    Pilek dan batuk

Pada masa kehamilan, kadar ekstrogen serta kadar progesterone akan terus meningkat di dalam tubuh. Hal ini menyebabkan selaput hidung menjadi bengkak dan mengering. Selain itu, batuk dan pilek yang menyerang ibu hamil juga bisa membuat dada menjadi pengap, sehingga dada terasa sesak.

2.   Pertumbuhan bayi yang semakin membesar

Bayi yang tumbuh semakin besar akan menempati ruang yang jauh lebih luas di dalam kandungan. Ketika hal ini terjadi, bayi bisa saja mendorong diafragma. Sehingga membatasi ruang dan kapasitas paru-paru menjadi lebih kecil dari ukuran normal.

3.      Peningkatan volume darah

Pada masa kehamilan, volume darah yang ada di dalam tubuh akan mengalami peningkatan. Bagian pembuluh darah kapiler juga akan dipompa lebih sering jika di bandingkan sebelum hamil. Kondisi ini bisa membuat tubuh ibu hamil membengkak dan menyebabkan sesak nafas .

Sesak nafas pada masa kehamilan bisa mengganggu aktivitas dan membuat tubuh menjadi sakit. Untuk mengatasinya, ada beberapa hal yang bisa kamu coba.

Cara mengatasi sesak nafas di masa kehamilan:


1.    Kurangi konsumsi makanan tinggi lemak

Makanan yang mengandung tinggi lemak, garam, dan gula bisa memicu kenaikan bobot badan. Kondisi berat badan yang berlebih menyebabkan ibu hamil mengalami sesak nafas yang parah. Oleh karena itu, sebaiknya konsumsi makanan sehat untuk menjaga berat badan agar tetap ideal.

2.    Hindari konsumsi minuman bersoda dan berkafein

Jenis minuman berkafein dan bersoda seperti kopi, teh, dan cola sebaiknya dihindari oleh ibu hamil. Minuman ini bisa meningkatkan pengeluaran cairan dari dalam tubuh, sehingga anda cenderung mengalami dehidrasi. Selain itu, kandungan tannin di dalam kopi dan teh juga mengganggu penyerapan zat besi di dalam tubuh.

3.   Atur posisi tidur

Umumnya, ibu hamil akan mengalami gangguan tidur dan sesak nafas pada malam hari. Kondisi ini sering terjadi pada kehamilan trimester ketiga. Untuk mengatasinya, anda bisa mengatur posisi tidur di malam hari. Caranya dengan meletakkan dua atau tiga bantal di belakang tubuh untuk bersandar. Metode ini bisa membantu mengurangi gangguan sesak nafas pada ibu hamil.

4.   Melakukan olahraga ringan secara rutin

Ibu hamil tidak dianjurkan untuk melakukan olahraga yang berat karena bisa memicu cedera. Meski demikian, bukan berarti ibu hamil harus bermalas-malasan. Beberapa ahli kesehatan menyarankan agar ibu hamil melakukan olahraga ringan untuk menjaga kesehatan badannya, termasuk mengurangi risiko sesak nafas. Jenis olahraga ringan yang dapat dipraktekkan oleh ibu hamil seperti jalan kaki atau yoga. Latihan yoga dapat membantu mengontrol pernafasan menjadi lebih baik.

5.   Relaksasi

Pada trimester akhir menjelang persalinan, sebaiknya luangkan waktu untuk ber-rileksasi minimal 10 menit. Berileksasi dapat meningkatakan kesehatan paru-paru serta membantu mengatur pernapasan menjelang persalinan.

6.   Hindari menggunakan pakaian ketat

Sebaiknya hindari penggunaan pakaian ketat pada masa kehamilan, karena hal demikian dapat membuat kondisi sesak nafas semakin parah. Selain itu, menggunakan pakaian ketat juga dapat memicu peningkatan suhu tubuh. Suhu tubuh yang meningkat memacu tubuh memproduksi hormon progesteron dalam jumlah banyak dan juga membuat anda semakin merasa stres.

Itulah beberapa penyebab dan cara mengatasi sesak nafas pada masa kehamilan. Semoga ulasan ini dapat bermanfaat.

tips sehat anak bayi dan balita