Waspada! TORCH, Infeksi Berbahaya Pada Ibu Hamil

TORCH, Infeksi Berbahaya di masa kehamilan
TORCH adalah istilah untuk menggambarkan gabungan dari empat jenis penyakit infeksi yaitu TOxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus dan Herpes. Keempat jenis penyakti infeksi ini, sama-sama berbahaya dan sering menimbulkan berbagai masalah kesuburan (fertilitas) wanita dan pria sehingga menyebabkan sulit terjadinya kehamilan. Apabila TORCH diderita oleh ibu hamil, maka bisa memicu terjadinya keguguran serta mengancam keselamatan janin yang akan dilahirkan nanti (bayi lahir cacat). Beberapa kecacatan yang dapat terjadi pada bayi adalah kelainan saraf, mata, kelainan pada otak, paru-paru, telinga, terganggunya fungsi motorik, hidrosepalus, dan lmasih banyak yang lainnya.

Beberapa Jenis Infeksi TORCH


1.        Toxoplasma

Penyakit Toxoplasma berasal dari parasit Toxoplasma Gondii. Infeksi ini menular dari kucing, anjing, burung dan hewan peliharaan lain yang berbulu. Beberapa gejala yang muncul pada ibu hamil yang mengidap Toxoplasma berupa demam, kelelahan, dan gejala lainnya yang mirip influenza.

2.      Rubella

Penyakit ini berasal dari virus Rubella. Gejala yang terlihat dari Ibu hamil yang terinfeksi virus Rubella adalah demam, pembesaran kelenjar getah bening, dan munculnya ruam pada kulit.

3.      Citomegalovirus

Penyakit ini juga sangat berbahaya. Ibu hamil yang mengidap Citomegalovirus, maka janinnya berisiko mengalami penyakit kuning, pembesaran hati, dan gangguan pendengaran.

4.      Herpes simpleks

Penyakit ini berasal dari virus herpes simplek. Bayi yang dilahirkan oleh wanita yang mengidap Herpes simpleks biasanya kulit sang bayi melepuh.

Penyebab Terjadinya Torch


Penyebab infeksi TORCH pada ibu hamil biasanya dikarenakan pola makan yang tidak sehat, seperti mengonsumsi makanan setengah matang atau mentah. Makanan mentah biasanya mengandung parasit atau bakteri Torch yang masih hidup. Biasanya bakteri Torch ditemukan pada darah binatang, seperti tikus, kucing, anjing, babi, burung, sapi, dan lainnya. Penularan dari hewan-hewan tersebut bisa melalui interaksi langsung ataupun kotorannya. Torch juga bisa disebabkan oleh mengonsumsi buah dan sayuran  yang tidak dicuci bersih.

Penularan TORCH


Penularan Torch bisa melalui beberapa cara, jika itu Toxoplasma maka penularannya lewat keturunan. Sedangkan Rubella, CMV, dan Herpes penularannya lewat hubungan suammi-istri, Air Susu Ibu (ASI), air liur, keringat, urin, dan darah.

Gejala TORCH


Torch yang menyerang ibu hamil bisa menunjukkan gejala tertentu, namun terkadang tanpa gejala sama sekali. Beberapa gejala umum pada ibu hamil yang menderita TORCH antara lain timbulnya flek yang tak sembuh-sembuh, hamil anggur, janin tidak berkembang, keguguran, dan bayi meninggal pada trimmester akhir. Untuk mendeteksi adanya TORCH pada ibu hamil, cara yang dapat ditempuh adalah melalui pemeriksaan darah di laboratorium.

Pencegahan TORCH Pada Ibu Hamil


Mengingat bahaya yang ditimbulkan oleh penyakit TORCH pada ibu hamil dan janin, maka sebaiknya kita melakukan beberapa pencegahan terhadap penyakit ini. Berikut beberapa cara yang dapat kamu praktekkan untuk mencegah TORCH di masa kehamilan:

·         Mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang

Mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang dapat meningkatkan kekebalan tubuh sang ibu. Selain itu juga bisa melawan penyakit dan mencegah masuknya infeksi pada tubuh kita, termasuk infeksi TORCH.

·         Menghindari konsumsi makanan setengah matang atau mentah

Sebaiknya hindari konsumsi makanan setangah matang atau makanan mentah, sebab makanan tersebut biasanya masih mengandung bakteri dan parasit TORCH yang masih hidup. Usahakan untuk mengonsumsi makanan yang benar-benar matang untuk meminimalisir risiko TORCH.

·         Pemeriksaan kandungan secara teratur

Tujuan pemeriksaan kandungan secara teratur untuk mengetahui apakah anda terjangkit infeksi TORCH atau tidak. Jika anda memang positif mengidap TORCH, maka dapat dilakukan penanganan sejak dini.

·         Vaksinisasi

Tujuan vaknisasi adalah untuk mencegah masuknya parasit penyebab TORCH. Perlu diingat ibu hamil yang mengikuti vaksinisasi tidak boleh hamil hingga 2 bulan kemudian
tips sehat anak bayi dan balita