Ladies, Waspadai Faktor-Faktor Pemicu Kanker Payudara

gejala, penyebab, cara mengatasi kanker payudara
Kanker payudara adalah salah satu penyakit yang kerapkali menghantui kaum wanita Tercatat pada tahun 2012, penderita kanker payudara mencapai sekitar 40 kasus setiap 100.000 penduduk. Sedangkan menurut data dari organisasi kesehatan dunia (WHO), tingkat penderita kanker payudara di Indonesia lebih tinggi dibandingkan dengan negara tetangga kita, Malaysia.

Kanker payudara merupakan kondisi di mana sel-sel pada payudara berkembang secara abnormal dan tidak terkendali. Perkembangan sel-sel abnormal ini akan menyebar ke bagian tubuh lainnya melalui aliran darah. Umumnya, gejala awal yang terlihat adalah benjolan pada jaringan kulit payudara. Apabila kanker dapat terdeteksi sejak awal, maka penyakit ini dapat diobati sebelum menyebar. Pengobatan kanker payudara biasanya dilakukan melalui kombinasi operasi, kemoterapi, dan radioterapi.

Gejala Kanker Payudara


Pada umumnya, gejala awal kanker payudara adalah munculnya benjolan atau kulit yang menebal pada di sekitar payudara. Namun belum tentu juga setiap benjolan menandakan kanker payudara.  Berikut beberapa gejala umum kanker payudara:

    Rasa sakit pada payudara atau ketiak, meskipun tidak berada dalam siklus menstruasi
    Muncul benjolan atau kulit payudara yang menebal disertai keluarnya cairan dari puting. Terkadang disertai darah
    Perubahan ukuran pada salah satu atau kedua payudara
    Perubahan bentuk puting
    Kulit payudara yang mengerut
    Gatal-gatal pada puting
    Muncul ruam di sekitar puting

Penyebab Kanker Payudara


Penyebab kanker payudara belum diketahui secara pasti. Namun demikian ada beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat risiko kanker payudara, antara lain:

    Dampak diagnosis kanker payudara yang sebelumnya
    Adanya benjolan jinak yang tidak lazim
    Mutasi gen tertentu meningkatkan risiko kanker payudara. Mutasi gen yang dimaksud adalah BRCA1 dan BRCA2
    Riwayat kesehatan keluarga
    Faktor usia, sekitar 80 persen kasus kanker payudara terjadi pada wanita berusia di atas 50 tahun.
    Risiko paparan radiasi
    Risiko paparan estrogen
    Pengaruh terapi penggantian hormon
    Pengaruh kelebihan berat badan atau obesitas
    Datang bulan pada usia lebih muda. Seseorang yang mengalami menstruasi sebelum usia menginjak 12 tahun dapat memicu risiko kanker payudara.
    Menopause pada usia yang lebih tua. Jika masa menopause setelah usia 55 tahun, maka kemungkinan kanker payudara menjadi lebih besar
    Wanita yang baru memiliki anak setelah usia 35 tahun, risiko kanker payudara lebih besar
    Terapi hormon postmenopausal
    Mengonsumsi alkohol

Pencegahan Kanker Payudara


Penyakit kanker payudara akan semakin sulit diobati saat memasuki stadium akhir. Namun pada diagnosis awal, kemungkinan kanker payudara dapat terobati melalui beberapa terapi. Semakin awal kanker diketahui, semakin besar peluang untuk disembuhkan.

Berikut beberapa cara untuk mencegah penyakit kanker payudara:


    Menerapkan pola makan sehat yang rendah lemak, memperbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan
     Lakukan check up klinis, anda dapat mengikuti breast self-exam (BSE) bulanan.
    Berolahraga dapat meningkatkan kekebalan tubuh
    Mengkonsumsi produk kedelai secara teratur, seperti tahu, tempe dan susu kedelai.
    Menyusui bayi hingga waktu yang tepat. Wanita yang menyusui bayi mereka setidaknya selama satu tahun
    Kurangi konsumsi makanan yang mengandung indeks glikemik tinggi seperti gula, nasi putih, kentang putih, dan produk produk olahan dari gula, kentang dan nasi
    Hindari konsumsi alkohol
    Minimalkan paparan estrogen farmakologis dan xeno-estrogen
    Menghindari kebiasan merokok

Itulah sedikit ulasan mengenai gejala, penyebab, dan cara pencegahan kanker payudara. Biasakanlah hidup sehat untuk menghindari dan memperkecil risiko kanker payudara.
tips sehat anak bayi dan balita

tips cepat hamil
infoTipshamil.com
cara cepat hamil