Morning Sickness Pada Ibu Hamil, Bahayakah?

mual muntah bumil trimester 1
Mual dan muntah yang dialami pada ibu hamil pada trimester pertama kehamilan seringkali dialami di pagi hari, biasa dikenal dengan istilah morning sickness. Umumnya gejala ini timbul pada waktu pagi hari dengan frekuensi yang akan menurun setiap harinya. Umumnya akan menghilang dengan sendirinya setelah usia kehamilan memasuki usia empat bulan.


Menurut para ahli kesehatan, morning sickness merupakan kondisi normal dan tidak berbahaya. Secara umum dijelaskan bahwa Morning sickness terjadi akibat perubahan hormon kehamilan, di mana kadar hormon estrogen mengalami peningkatan. Selain itu, kondisi ini juga dapat disebabkan oleh penggunaan alat kontrasepsi hormonal atau menjalani terapi-terapi hormonal.

Bagi beberapa orang, morning sickness dapat bertahan lebih lama hingga usia kehamilan mencapai sembilan bulan. Apabila keadaan berlangsung secara terus-terus menerus, di mana sang ibu mengalami muntah-muntah maka akan memicu terjadinya dehidrasi.

Apakah Morning Sickness Berbahaya?


Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Gideon Koren, ketua peneliti dari Motherisk Program di Toronto, wanita yang mengalami morning sickness memiliki risiko keguguran lebih kecil. Dalam penelitian tersebut disebutkan jika gejala morning sickness tidak berbahaya, bahkan sang ibu berkemungkinan lebih besar melahirkan bayi sehat.

Terdapat beberapa faktor penyebab morning sickness, di antaranya adalah:


1.Peningkatan Hormon Progesterone dan Chorionic Gonadotropin (HCG)

Terjadinya peningkatan hormon progesterone dapat memicu pergerakan dari usus kecil para ibu hamil, kerongkongan dan perut. Selain itu, peningkatan hormon progesteron juga memperlambat semua fungsi metabolisme termasuk sistem pencernaan. Kondisi dapat menyebabkan timbulnya rasa mual.


Selain progesterone, peningkatan hormon kehamilan lain, yaitu HCG (Hormon Chorionic Gonadotropin) juga dianggap sebagai salah satu penyebab morning sickness. Pelepasan hormon ini ke dalam aliran darah dapat memicu rasa mual.



2. Kekurangan vitamin B6

Asupan vitamin B6 sangat dibutuhkan untuk ibu hamil. Kekurangan vitamin B6 dapat memicu morning sickness, bahkan yang lebih parah menyebabkan hyperemesis gravidarum.

3. Peningkatan sensitivitas bau dan rasa

Para dokter berpendapat bahwa peningkatan hormon Esterogen pada ibu hamil bisa memicu sensitivitas pada bau dan rasa. Kondisi ini menyebabkan sang ibu merasakan mual dan ingin muntah.

4.Stres

Ternyata stress juga berpengaruh terhadap kesehatan ibu hamil. Beberapa ahli menyebutkan bahwa stres, depresi, dan tertekan bisa menimbulkan efek negatif dan memicu respon mual dan muntah pada ibu hamil.

5. Makanan pedas dan berminyak

Mengonsumsi makanan pedas dan berminyak juga bisa menyebabkan morning sickness. Peningkatan asupan makanan pedas dan berminyak pada masa kehamilan menyebabkan menurunnya fungsi sistem pencernaan, dan tentunya memicu rasa mual dan muntah.


Tips Mengatasi Morning Sickness Pada Masa Kehamilan

Mual dan muntah yang dialami oleh ibu hamil tentu sangat mengganggu kenyamanan dan aktivitas. Oleh karena itu, para ibu hamil harus mengatasi kondisi morning sickness ini.

Berikut beberapa cara untuk mengatasi morning sickness pada masa kehamilan:


    Makan sering tapi dalam porsi kecil. Mengonsumsi makanan dengan porsi penuh bisa memicu terjadinya mual.
    Pada umumnya, morning sickness menyebabkan menurunnya nafsu makan. Oleh karena itu, para ibu disarankan mengonsumsi makanan yang menggugah selera, selama makanan itu tidak menganggu kehamilan.
    minum air putih yang banyak untuk mencegah kekurangan cairan akibat muntah yang terlalu sering
    Meningkatkan konsumsi karbohidrat dan sayuran
    Kenakan pakaian longgar, sebab pakaian ketat dapat menyebabkan sesak di perut dan mual
    Pastikan sirkulasi udara di rumah lancar dan bersih
    Hindari kondisi stres berlebihan, sesekali rilekskan pikiran dengan yoga atau menikmati pemandangan alam yang sejuk
     Jangan biarkan perut anda kosong, segera konsumsi makanan saat merasa lapar
      Usahakan untuk tidur siang agar tubuh tidak kelelahan

Demikianlah beberapa penyebab dan cara mengatasi morning sickness pada ibu hamil. Semoga dapat bermanfaat.

tips sehat anak bayi dan balita