Jangan Anggap Remeh! Keputihan Bisa Memicu Kemandulan Dan Kematian

Keputihan Bisa Memicu Kemandulan Dan Kematian
Keputihan adalah salah satu masalah umum yang pasti dialami oleh setiap wanita. Kebanyakan wanita menganggap keputihan sebagai masalah yang sepele dan tidak perlu ditangani. Namun faktanya, keputihan secara berlebihan dalam jangka waktu lama bisa memicu kemandulan. Bahkan yang terburuk meningkatkan risiko kanker leher rahim yang berujung pada kematian.


Keputihan atau flour albus sendiri merupakan konsisi dimana vagina mengeluarkan cairan berbentuk lendir. Keputihan tidak mengenal batasan usia dan dapat terjadi pada siapapun. Biasanya wanita mengalami keputihan pada masa subur. Terjadinya keputihan pada wanita memang normal. Tetapi anda juga perlu waspada, sebab terdapat beberapa faktor yang menyebabkan keputihan itu menjadi tanda-tanda adanya penyakit.

Perbedaan keputihan Fisiologis (normal) dan keputihan patologis (karena penyakit)



Keputihan bisa bersifat fisiologis (normal) dan juga bersifat patologis (karena penyakit). Berikut ciri-ciri yang membedakan keputihan fisiologis dan patologis:

1.    Keputihan Fisiologis (keadaan normal)


Keputihan fisiologis merupakan keputihan yang terjadi pada kondisi normal, biasanya keluar ketika sebelum dan sesudah menstruasi. Lendir yang dikeluarkan bening, tidak berbau, dan tidak gatal.


2.   Keputihan Patologis (disebabkan penyakit)

Keputihan patologis merupakan keputihan yang terjadi akibat adanya infeksi pada vagina. Infeksi ini dapat disebabkan oleh jamur, bakteri, atau protozoa. Ciri-cirinya lendir berwarna putih susu yang keruh atau hijau kekuningan, kadang disertai darah, berbau, dan menyebabkan rasa gatal pada vagina.



Terdapat beberapa hal yang menyebabkan terjadinya keputihan, yaitu


·         Infeksi oleh bakteri, jamur, atau protozoa

·         Kanker leher rahim

·         Adanya benda asing di dalam vagina ( misalnya : kondom yang tertinggal)

·         Pemakaian antiseptik pada daerah vagina bagian dalam. Hal ini menyebabkan ketidakseimbangan pH sehingga memicu tumbuhnya jamur dan kuman.

·         Berganti-ganti pasangan saat berhubungan seksual

·         Jarang mengganti pembalut saat menstruasi

·         Hormon yang tidak seimbang

·         Kadar gula darah tinggi

·         Terlalu sering membasuh vagina dengan air hangat, hal ini memicu tumbuhnya jamur

·         Tinggal di lingkungan yang kotor


Keputihan bisa memicu kemandulan hingga kematian


Jangan anggap remeh keputihan. Apabila anda mengalami masalah keputihan yang tidak wajar, maka harus segera ditangani sejak dini. Apabila masalah keputihan disepelekan dan dibiarkan saja, bisa menjalar ke rongga rahim, indung telur, hingga rongga panggul.


Keputihan bisa menjadi gejala awal dari kanker mulut rahim. Apabila kondisi ini berlangsung lama meningkatkan risiko kematian. Selain itu, tidak jarang wanita yang mengalami keputihan kronis menderita kemandulan. Oleh karena itu, segera atasi keputihan agar anda tidak menyesal di kemudian hari.

Terdapat beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk mencegah terjadinya keputihan berlebih. Di antaranya yaitu:


·         Selalu menjaga kebersihan daerah vagina

Setelah buang air kecil atau buang air besar, sebaiknya bilas vagina dari arah depan ke arah belakang (dari arah vulva ke anus). Tujuannya untuk menghindari kuman yang menempel dari anus ke vagina.

·         Mengganti celana dalam secara teratur dan jangan menggunakan celana dalam orang lain

·         Jangan gunakan handuk orang lain

·         Hindari bergonta-ganti pasangan dalam berhubungan seksual

·         Bagi wanita yang telah menikah, sebaiknya melakukan tes papsmear untuk mendeteksi kondisi sel-sel yang ada di mulut dan leher rahim. Tindakan ini dapat anda lakukan setidaknya sekali dalam setahun.

·         Pola makan seimbang

·         Hindari stres

·         Berolahraga secara rutin

·         Istirahat yang cukup

·         Gunakan pembalut yang tepat, yaitu yang efektif menyerap darah
tips sehat anak bayi dan balita

tips cepat hamil
infoTipshamil.com
cara cepat hamil