Agar Kehamilan yang Tidak Diinginkan tak perlu terjadi

Mencegah Hamil Sebelum Nikah
Kehamilan yang tidak diinginkan, dialami para remaja saat ini membuat para orang tua semakin cemas. Usia yang masih belia dan kesiapan batin yang belum matang, membuat para remaja ini lebih memutuskan untuk aborsi daripada melahirkan seorang bayi.

Faktor yang sangat mempengaruhi terjadinya hamil sebelum nikah adalah gaya hidup dan pergaulan. Biasanya saat memasuki usia remaja, seseorang mulai memiliki hasrat terhadap lawan jenisnya. Kebanyakan mereka beranggapan bahwa pasangannya adalah belahan jiwanya. Seakan dunia hanya milik berdua dan mereka pun dibutakan oleh cinta semu. Ujung-ujungnya, terjadilah hal-hal yang tidak diinginkan yaitu hamil kebablasan.

Untuk menghindari terjadinya hal tersebut, peran orang tua dalam mendidik anaknya sangat diperlukan. Orang tua perlu membangun hubungan yang harmonis dengan anaknya. Sehingga sang anak merasa nyaman untuk mencurahkan segala permasalahannya kepada orang tua. Dengan demikian, sang anak tidak akan haus perhatian atau mencari pelampiasan di luar rumah.
Baca juga: Betapa bahayanya hamil sebelum nikah




Berikut 6 hal yang perlu dilakukan orang tua untuk menghindari kehamilan sebelum nikah pada anak-anaknya.


1.    Mengajarkan nilai-nilai agama

Pendidikan di bidang akademik memang diperlukan untuk mengasah otak dan menjadi bekal ilmu untuk anak-anak. Tapi, ilmu akademik juga harus diimbangi oleh ilmu keagamaan. Sebaiknya para orang tua mengajarkan nilai-nilai agama kepada anak-anak untuk menghindari hal-hal buruk terjadi.

2.   Memberikan kesibukan

Pada umumnya anak remaja sekolahan mempunyai banyak waktu luar di luar jam belajar mereka. Apabila waktu ini tidak dimanfaatkan dengan baik, maka bukan tidak mungkin sang anak menggunakannya untuk hal-hal yang kurang benar bersama teman-temannya.

Nah, untuk menghindari hal tersebut, orang tua bisa memberikan kesibukan pada anak-anak mereka. Seperti mengikutsertakan mereka les musik, klub olahraga, bahasa, seni, atau lainnya yang sesuai dengan minat masing-masing.

3.   Meminta memperkenalkan pasangan kepada orang tua

Ketika anak anda memasuki sekolah menengah atas atau bangku perkuliahan, biasanya mereka sudah memiliki pasangan atau pacar. Jika iya, mintalah mereka untuk memperkenalkan pasangannya.

Sebaiknya untuk anak SMA, lebih baik fokus sekolah dulu. Sedangkan untuk mereka yang kuliah, pastikan memilih pasangan yang benar dan kontrol gaya pacaran anak anda.

4.   Berikan pemahaman bahwa seks adalah sakral

Setiap orang tua perlu memberikan pemahaman kepada anak-anaknya bahwa seks adalah sesuatu yang sakral. Hubungan intim hanya boleh dilakukan oleh pasangan suami istri yang sah secara hukum dan agama.

5.   Perhatikan gaya berpakaiannya

Terkadang kehamilan di luar nikah juga disebabkan oleh peristiwa yang tak terduga, seperti kasus pemerkosaan. Ada banyak hal yang memicu terjadinya pemerkosaan, salah satunya gaya berpakaian wanita.

Seorang wanita yang berpakaian terbuka dan cenderung seksi akan memancing nafsu para pria. Apabila sang pria tidak kuat iman, maka kemungkinan nafsu mereka akan dilampiaskan dengan melecehkan para wanita. Jadi awasilah cara berpakaian anak anda dan ajarkan mereka berpakaian yang sopan dan tertutup.

6.   Jauhkan dari Obat-obatan terlarang dan minuman keras

Sudah jelas seseorang yang terlibat dalam pengonsumsian obat-obatan terlarang dan minuman keras berarti telah masuk dunia kelam, dengan kata lain salah pergaulan.

Obat-obatan terlarang dan minuman keras membuat diri seseorang menjadi teler dan mabuk. Apabila saat itu ada lawan jenis di sampingnya, ya sudah pasti bakal terjadi hal-hal buruk di luar bawah sadar. Bahaya deh!

Itulah beberapa hal yang perlu dilakukan orang tua untuk menghindari terjadinya hal-hal buruk, terjadinya hamil yang tak diinginkan pada anaknya. Cobalah jangan menekan anak, tetapi jadilah sahabat baginya.
tips sehat anak bayi dan balita