Tips Cara Cepat Hamil – wajib anda ketahui untuk memperoleh kehamilan

tips cara cepat hamil yang wajib anda ketahui
Setiap pasangan suami istri pastinya ingin segera memiliki keturunan begitu mereka menikah. Namun sayangnya, sebagian pasangan suami istri harus mengalami kesulitan untuk mendapatkan buah hati. Dalam keadaan seperti ini, referensi cara cepat hamil tentunya sangat dibutuhkan oleh pasangan suami istri. Seringkali hal-hal sederhana yang tidak diketahui oleh pasutri menjadi penghalang terjadinya kehamilan yang diharapkan.

Faktor yang dapat memperbesar peluang kehamilan

Nah, sesungguhnya ada banyak faktor  yang bisa menjadi menyebabkan pasangan suami istri tak kunjung mendapatkan keturunan. Namun ada pula banyak faktor yang bisa memperbesar peluang kehamilan.

Faktor-faktor untuk memperbesar peluang kehamilan inilah yang perlu diketahui oleh pasangan suami istri yang sedang merencanakan kehamilan. Untuk itu perhatikanlah beberapa faktor berikut ini, terapkan dalam kehidupan sehari-hari dengan tekun dan disiplin sehingga peluang kehamilan pun semakin meningkat.

1.  Pentingnya mengetahui masa subur wanita

Masa subur sangat penting untuk diketahui jika pasangan suami istri sedang merencanakan kehamilan. Tak hanya kaum wanita saja yang harus mengenalinya, tetapi kaum pria pun wajib mengetahui masa subur pasangannya. Sebab hubungan intim yang dilakukan pada masa subur akan memperbesar peluang terjadinya kehamilan. Masa subur yang disebut juga dengan masa ovulasi adalah masa ketika sel telur dilepaskan dari ovarium. Pada masa ini, sel telur berpeluang besar untuk dibuahi.

Masa subur setiap wanita berbeda-beda. Karena itu setiap wanita perlu mengenali masa suburnya dengan baik. Pada wanita yang memiliki siklus menstruasi normal 28 hari, maka penghitungan masa subur bisa dilakukan dengan mudah. Wanita dengan siklus 28 hari berpeluang besar untuk hamil pada hari ke-14  dihitung dari hari pertama menstruasi.

Sementara itu bagi kaum wanita yang memiliki siklus menstruasi tidak teratur. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendeteksi masa subur. Misalnya saja dengan mengukur suhu basal tubuh. Tentu saja cara ini membutuhkan ketekunan dan ketelatenan. Suhu basal tubuh adalah suhu tubuh yang paling rendah selama waktu 24 jam. Pada kaum wanita, masa ovulasi ditandai dengan suhu tubuh yang meningkat sebanyak 0.05 derajat celcius hingga 0.1 derajat celcius.

Perubahan suhu basal tubuh ini memang sangat tipis dan nyaris tak bisa dirasakan. Karena itulah kaum wanita yang menggunakan metode ini wajib mencatat suhu basal tubuh setiap hari agar bisa mengetahui perubahannya. Suhu basal tubuh dapat diukur pada pagi hari begitu bangun tidur sebelum beraktivitas atau sebelum turun dari tempat tidur.

Selain mengukur suhu basal tubuh, cara lainnya untuk mengetahui masa subur adalah dengan memperhatikan cairan yang muncul dari organ reproduksi. Pada masa ovulasi, cairan serviks yang keluar dari organ intim kewanitaan mengalami peningkatan. Cairan ini begitu khas dan mudah dikenali yakni licin, tampak bening dan elastis atau mulur.

Cara praktis yang kini banyak dipilih oleh kaum wanita adalah dengan menggunakan alat tes kesuburan. Penggunaan alat tes ini sama dengan pemakaian alat tes kehamilan hanya saja waktu penggunaannya yang berbeda. Alat tes kesuburan ini bisa diperoleh dengan mudah tanpa resep dokter di apotik-apotik terdekat.
Baca juga: Agar cepat hamil, mulailah dengan mengetahui masa subur anda

2.  Posisi saat berhubungan intim

Posisi pasangan suami istri saat melakukan hubungan intim ternyata juga memiliki pengaruh untuk terjadinya kehamilan. Posisi bercinta perlu disesuaikan dengan posisi rahim wanita. Posisi rahim wanita bisa diketahui melalui pemeriksaan secara medis. Untuk wanita normal atau dengan posisi rahim menghadap ke depan sejajar dengan vagina, maka posisi misionari sangat disarankan. Pada posisi ini, pria berada di atas dan wanita berada di bawah. Sesudah berhubungan intim,disarankan untuk mengangkat kedua kaki ke atas agar peluang terjadinya pembuahan semakin besar.

Sementara itu bagi kaum wanita yang memiliki posisi rahim tidak normal atau posisi rahim yang menghadap ke belakang, maka disarankan untuk menggunakan posisi doggy style saat berhubungan intim. Kemudian angkatlah kedua kaki lebih tinggi dari tubuh agar peluang pembuahan semakin besar.

3.  Menjaga berat badan tubuh

Banyak orang yang tidak lagi memperhatikan kondisinya tubuhnya setelah menikah. Rasa nyaman telah memiliki pasangan membuat banyak pria dan wanita yang sudah menikah mengalami peningkatan berat badan. Padahal kelebihan berat badan bisa memperkecil peluang kehamilan. Namun sebaiknya hindari melakukan diet secara radikal demi mencapai berat badan ideal. Lakukan diet sehat dengan penurunan berat badan secara bertahap agar kesehatan tubuh tidak terganggu.

Diet sehat tanpa obat-obatan bisa dilakukan dengan melakukan olahraga secara teratur setiap hari. Lakukanlah kegiatan olahraga paling tidak selama 30 menit. Misalnya saja bersepeda, berenang ataupun jogging. Perhatikan pola makan sehari-hari dan pastikan hanya mengkonsumsi makanan-makanan sehat saja. Tambahkan porsi buah dan sayuran sehingga tubuh menjadi lebih sehat dan berat badan pun berkurang sampai mencapai berat badan ideal.
Baca juga: Faktor berat badan penyebab sulit hamil

4.  Frekuensi berhubungan intim

Sebagian pasangan suami istri berpikir bahwa semakin sering hubungan intim dilakukan, maka semakin besar pula peluang terjadinya kehamilan. Padahal tak semua wanita bisa hamil meskipun sudah melakukan hubungan seksual secara rutin. Hubungan intim yang disarankan untuk meningkatkan peluang kehamilan adalah sebanyak 2 sampai 3 kali dalam seminggu.

Frekuensi tersebut disesuaikan dengan produksi sperma yang cukup untuk melakukan pembuahan. Frekuensi ini juga membantu pembuahan lebih cepat terjadi terutama di masa-masa subur wanita. Tetapi hindari menganggap frekuensi tersebut sebagai suatu kewajiban, melainkan lakukan dengan penuh cinta sebagai pasangan suami istri.

5.  Romantis dan santai

Tak bisa dipungkiri, banyak pasangan suami istri yang lantas menjadi stress setelah sekian lama belum juga memiliki keturunan. Sebagian pasangan suami istri bahkan mengalami keretakan dalam hubungan mereka. Padahal untuk memperbesar peluang kehamilan dibutuhkan suasana yang romantis dan santai.

Hindari melakukan hubungan seks hanya sebagai kewajiban semata atau hanya demi mengusahakan kehamilan. Sebab hal-hal tersebut akan membuat suasana menjadi tegang dan tidak romantis. Hindari memaksakan diri untuk berhubungan intim hanya karena sedang berada dalam masa subur. Kondisi yang santai dan romantis lebih mendukung untuk terjadinya pembuahan.

6.  Melakukan pemeriksaan

Tak sedikit pasangan suami istri yang enggan memeriksakan diri ketika tak kunjung dikaruniai keturunan. Padahal pemeriksaan kesehatan reproduksi ini sangat penting dilakukan. Pemeriksaan ini akan membantu pasangan suami istri mengetahui penyebab sulitnya terjadi kehamilan dan langkah-langkah apa saja yang dibutuhkan untuk mengatasinya.

Para dokter menyarankan agar pemeriksaan kesehatan reproduksi ini dilakukan terutama untuk pasangan suami istri yang sudah satu tahun menikah dan rutin melakukan hubungan intim namun tak kunjung memperoleh keturunan. Pada pemeriksaan ini memang kaum wanita akan melalui tahap pemeriksaan yang lebih panjang daripada kaum pria. Tahap-tahap pemeriksaan ini diperlukan mengingat ada banyak organ tubuh wanita yang terlibat dalam proses pembuahan dan kehamilan.

Sedangkan pada pria, umumnya pemeriksaan yang dilakukan berupa analisa sperma untuk mengetahui kualitas sperma. Sayangnya, banyak kaum pria yang enggan melakukan pemeriksaan seperti ini dengan banyak sekali alasan. Padahal dengan dilakukannya pemeriksaan, maka solusi yang tepat untuk mengatasi masalah-masalah yang berkaitan dengan kualitas dan jumlah sperma bisa segera dilakukan.

7.  Mengkonsumsi makanan-makanan untuk meningkatkan kesuburan bagi wanita

Untuk wanita, ada beberapa makanan dengan kandungan-kandungan tertentu yang bisa membantu meningkatkan kesuburan. Untuk kaum wanita yang sedang merencanakan kehamilan, sebaiknya penuhi kebutuhan tubuh akan kalsium yang berasal dari bahan-bahan alami. Beberapa jenis makanan yang disarankan antara lain susu, keju, yogurt dan es krim. Selain memperkuat tulang, jumlah kalsium yang cukup juga akan membantu fungsi sistem reproduksi wanita.

Selain makanan-makanan sumber kalsium, kaum wanita juga perlu mengkonsumsi karbohidrat kompleks seperti aneka biji-bijian. Biji-bijian ini akan membantu meningkatkan kesuburan. Hindari mengkonsumsi berlebihan sumber makanan karbohidrat olahan seperti roti putih dan nasi yang justru akan mengganggu hormon reproduksi.

Kaum wanita juga diharapkan mengkonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan dengan warna-warna yang cerah. Misalnya saja buah-buahan dari golongan berries. Sebaiknya hindari buah-buahan kalengan karena sudah melalui proses pengawetan dan mengandung bahan-bahan kimia.

8.  Mengkonsumsi makanan-makanan untuk meningkatkan kesuburan bagi pria

Jika kaum wanita dituntut untuk mengkonsumsi makanan-makanan tertentu demi meningkatkan kesuburannya, maka demikan pula dengan kaum pria. Makanan-makanan yang dianjurkan untuk kaum pria adalah makanan yang mengandung vitamin C dalam jumlah yang tinggi. Misalnya saja jeruk, tomat, kecambah, brokoli dan juga strawberry. Bila kaum pria kekurangan vitamin C, maka biasanya akan terjadi penggumpalan sperma. Sperma yang menggumpal menandai sperma dengan kualitas yang rendah.

Sperma yang bagus memiliki ciri khas berbau seperti bunga akasia, berwarna kelabu pucat, dan jumlahnya sekitar 2 ml sampai dengan 4 ml. Saat baru saja dikeluarkan, sperma akan tampak menggumpal namun segera mencari dalam waktu beberapa menit. Tetapi tampilan kasat mata ini hanya sebagian dari ciri-ciri sperma yang sehat. Kualitas dan kuantitas sperma secara pasti bisa diketahui melalui pengamatan dengan mikroskop. Proses ini bisa dilakukan tanpa rekomendasi dokter di berbagai laboratorium kesehatan.
Baca juga: Tips cepat hamil, konsumsi makanan ini

Faktor yang Dapat Menghambat Terjadinya Kehamilan

Selain mengikuti beberapa anjuran tips cepat hamil tersebut, pasangan suami istri juga perlu menghindari beberapa hal yang bisa menghambat terjadinya kehamilan. Dengan memperhatikan beberapa hal ini diharapkan peluang kehamilan pun bisa menjadi lebih besar.

1.  Menghindari penggunaan pelumas

Sebagian pasangan suami istri kerap kali menggunakan pelumas dalam melakukan hubungan intim. Penggunaan pelumas ini menjadi pilihan jika dirasakan pelumas alami dari organ intim kewanitaan tidak mencukupi untuk hubungan intim yang nyaman. Padahal penggunaan pelumas ini justru akan menghalangi sperma mencapai sel telur. Pelumas akan membuat sperma kurang lincah dan bahkan bisa membunuh sperma karena memiliki kandungan-kandungan spermisida.

Setiap wanita sesungguhnya sudah memiliki pelumas alami dalam jumlah yang cukup. Namun pelumas ini hanya akan keluar dalam jumlah yang cukup jika dilakukan foreplay yang tepat dan benar. Foreplay kerapkali diabaikan sebelum berhubungan intim sehingga pelumas alami menjadi kurang maksimal. Selain itu, pada masa-masa kering atau pada masa-masa tidak subur memang jumlah pelumas akan sedikit berkurang. Jumlah pelumas akan terus meningkat pada masa-masa subur. Pelumas alami inilah yang akan membantu sperma untuk bertemu dengan sel telur.

2.  Menghindari konsumsi antibiotika tanpa pengawasan dokter

Tak sedikit orang yang merasa sudah yakin dalam memiliki obat-obatan yang dikonsumsinya tanpa melalui konsultasi dengan dokter. Padahal obatan-obatan terutama antibiotika bisa mempengaruhi sperma baik dalam hal kelincahannya, jumlah dan juga kualitasnya. Karena itu jika pasangan suami istri sedang merencanakan kehamilan, sebaiknya berhati-hatilah dalam mengkonsumsi obat-obatan terlebih antibiotika.

3.  Menghindari stress

Banyak pasangan suami istri yang sulit mendapatkan keturunan lantas menenggelamkan dirinya ke dalam pekerjaan. Akibatnya stress pun tak bisa dihindari. Kondisi ini semakin memperburuk keadaan stress yang terpendam karena belum kunjung mendapatkan keturunan. Padahal semakin tinggi tingkat stress yang dialami, maka semakin kecil pula peluang terjadinya kehamilan.

Pria yang tidak mengalami stress mampu memancarkan cairan semen dalam jumlah yang lebih banyak. Selain itu, sperma yang dihasilkan pun lebih berkualitas. Pasangan suami istri perlu menghindari stress dan mengusahakan hubungan intim yang mesra, misalnya saja dengan melakukan foreplay paling tidak selama 20 menit. Foreplay ini akan membangun kemesraan sekaligus akan membantu pasangan suami istri agar benar-benar terangsang. Wanita yang terangsang akan mengeluarkan pelumas dalam jumlah yang cukup, sedangkan pria yang terangsang akan memiliki kemampuan memancarkan cairan semen dengan lebih kuat.

4.  Menghindari rokok, alkohol dan narkoba

Gaya hidup yang modern di kota-kota besar kerapkali mempengaruhi pasangan suami istri untuk mengkonsumsi alkohol, merokok dan menggunakan narkoba. Ketiganya bisa mempengaruhi fungsi reproduksi baik pada pria maupun pada wanita. Pria yang merokok umumnya memiliki jumlah sperma yang kurang dan tidak lincah. Sedangkan wanita yang merokok dapat meningkatkan resiko terjadinya keguguran bila kehamilan bisa terjadi.

Efek yang sama juga terjadi jika pasangan suami istri mengkonsumsi alkohol dan menggunakan narkoba. Karena itu jika pasangan suami istri benar-benar berniat untuk merencanakan kehamilan, maka sebaiknya ikuti gaya hidup sehat dan hindari merokok, alkohol serta narkoba.

5.  Menghindari melakukan douching

Kegiatan yang satu ini begitu umum dilakukan dilakukan oleh kaum wanita. Tehnik douching adalah teknik untuk membersihkan vagina. Biasanya kaum wanita menggunakan cairan-cairan khusus untuk membersihkan organ intim kewanitaan. Padahal douching sama sekali tidak disarankan terutama untuk wanita yang sedang merencanakan kehamilan. Teknik ini hanya akan membuat pH pada vagina menjadi tidak seimbang dan juga bisa membunuh sperma. Karena itu hindari melakukan teknik douching ini dan jauhi cairan-cairan pembersih untuk vagina.

6.  Hindari mengabaikan kesehatan tubuh

Pasangan suami istri yang sedang merencanakan kehamilan tidak boleh hanya terfokus pada kesehatan reproduksi saja. Lebih luas lagi, perhatikanlah kesehatan tubuh secara umum. Sebab beberapa penyakit mungkin saja menjadi penyebab sulit terjadi kehamilan. Untuk itu sebaiknya jangan abaikan keluhan-keluhan kecil. Segera periksakan diri ke dokter untuk memastikan kesehatan agar perencanaan kehamilan bisa membuahkan hasil yang diharapkan.

Nah, berbekal informasi mengenai tips cara cepat hamil ini diharapkan pasangan suami istri yang sedang merencanakan kehamilan bisa melakukan evaluasi kembali berkaitan dengan gaya hidup dan kebiasaan-kebiasaan yang dijalani selama ini. Mungkin saja hal-hal kecil yang selama ini dianggap remeh telah menjadi penghalang untuk terjadinya kehamilan. Namun jika semua usaha tersebut sudah diusahakan dengan benar dan tak kunjung membuahkan hasil, maka janganlah hilang pengharapan. Lakukan usaha dengan penuh kesabaran dan kepasrahan. Ingat, kepasrahan akan menjauhkan pasangan suami istri dari stress yang bisa semakin memperkecil peluang kehamilan.

Baca juga:
Faktor lain penghambat kehamilan
tips sehat anak bayi dan balita