Waspada! Sering Begadang Dapat Memicu Penyakit Jantung

Akibat terlalu sering begadang
Apakah anda adalah seseorang yang gemar begadang? Jika iya, maka berhati-hatilah! Karena begadang tidak hanya menyebabkan mata panda tetapi juga berdampak buruk terhadap kesehatan tubuh.

Idealnya, seseorang disarankan tidur 7-8 jam dalam semalam. Apabila waktu tidur kurang dari 6 jam, maka keseimbangan hormon dalam tubuh akan terganggu, seperti hormon leptin dan ghrelin yang mengontrol nafsu makan. Akibatnya, orang yang kurang tidur cenderung memiliki selera makan lebih besar.

sering begadang, bahaya mengintai
Apabila selera makan berlebihan, maka tidak menutup kemungkinan orang tersebut akan sering makan dan ngemil tanpa batas, sehingga rentan terhadap obesitas (kegemukan), tekanan darah tinggi (hipertensi), dan penyakit jantung.

Lebih lengkapnya, berikut beberapa bahaya apabila sering begadang:


Penyakit Stroke

Sebuah studi menunjukkan orang yang tidur kurang dari 6 jam berisiko 15% lebih besar terkena serangan stroke ketimbang orang yang cukup tidur.

Dr Sharlin Ahmed dari The Stroke Association mengungkapkan bahwa idealnya seseorang tidur 6-8 jam dalam semalam secara teratur. Kebiasaan tidur terlalu lama atau terlalu sedikit dapat meningkatkan risiko penyakit stroke.

Stroke adalah penyakit yang menakutkan dan menjadi momok bagi siapa saja. Penyakit stroke ini disebabkan oleh terhambatnya saluran darah ke otak, sehingga secara perlahan akan menyebabkan kematian jaringan otak. Seseorang yang menderita stroke, biasanya mengalami kelumpuhan.

Penyakit jantung

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para di ilmuwan di Warwick Universty menunjukkan bahwa seseorang yang tidur kurang dari 6 jam semalam akan berisiko menderita penyakit jantung hingga 50%. Penelitian ini dilakukan pada 470.000 orang dari 8 negara berbeda selama 25 tahun.

Hasil studi ini  diterbitkan di European Heart Journal. Tim peneliti juga menegaskan bahwa waktu optimal untuk tidur malam adalah 7-8 jam. Apabila seseorang tidur kurang dari 6 jam, kemungkinan ia akan rentan terhadap berbagai jenis penyakit. Begitu pula dengan seseorang yang tidur lebih dari 9 jam, ini bisa menjadi indikator gangguan kesehatan lainnya.

Diabetes mellitus (kencing manis)

Tak hanya meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung. Ternyata begadang juga bisa memicu penyakit diabetes mellitus atau lebih dikenal penyakit kencing manis.

Dijelaskan oleh Prof. Cappuccio dari Warwick Universty bahwa begadang dapat mempengaruhi sistem hormon endokrin dan kardiovaskular (pembuluh darah dan jantung). Selain itu, begadang juga menyebabkan berkurangnya sensitifitas insulin dan terganggunya kadar glukosa dalam darah. Kondisi ini dapat memicu penyakit diabetes dan tekanan darah tinggi (hipertensi).

Risiko kematian

Hal yang paling berbahaya dari kebiasaan begadang adalah dapat meningkatkan risiko kematian. Prof Cappuccio telah melakukan 16 kali penelitian terhadap 1,3 juta orang. Dia mencoba membandingkan risiko kematian pada orang yang tidur normal dengan orang yang sering begadang.
Hasilnya, orang yang tidur malam kurang dari 6 jam memiliki risiko 12%  meninggal sebelum 65 tahun jika dibandingkan mereka yang tidur 7 - 8 jam setiap hari.

Nah, sekarang kalian sudah mengetahui bahaya dari kebiasaan begadang, kan?
Kegiatan seperti lembur, nonton televisi, atau internetan hingga larut malam dapat membuatmu kurang tidur. Selain itu pikiran yang tidak tenang dan gelisah juga bisa memicu isomnia.  Sebaiknya hindari hal-hal tersebut, agar kamu dapat tidur lebih nyenyak dan optimal. Apabila waktu tidurmu cukup, maka badan juga lebih fit dan bersemangat. Jadi cobalah atur jadwalmu lebih baik lagi, ya?

**
tips sehat anak bayi dan balita