8 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Saat Merencanakan Kehamilan

Impian setiap pasangan suami istri yang baru menikah adalah terjadinya kehamilan. Tentunya setiap orang pasti mengharapkan memiliki momongan untuk menjadi penerus keturunan. Sayanganya, tidak semua orang bisa mendapatkan karunia tersebut dengan mudah.

Ada beberapa pasangan yang harus berusaha keras untuk memperoleh kehamilan.

Dalam merencanakan kehamilan ini, ada beberapa hal yang harus diperhatikan pasangan suami-istri. Misalnya, pola makan. Untuk meningkatkan kesuburan, biasanya pasangan suami istri disarankan mengonsumsi makanan yang sehat dan seimbang.

Kendati demikian, ada juga beberapa jenis makanan yang harus dihindari saat merencanakan kehamilan.

Nah, berikut 8 jenis makanan yang harus dihindari saat merencanakan kehamilan:


Makanan kaleng

Pada umumnya makanan kaleng mengandung bahan-bahan kimia sintesis, seperti zat pengawet, zat perasa, dan sebagainya. Kandungan zat-zat kimia tersebut tidak baik jika dikonsumsi secara terus-menerus, bahkan dapat menurunkan kesuburan. Salah satu contoh makanan kaleng adalah sarden.

Makanan olahan

Makanan olahan, seperti burger, pizza, kentang goreng, dan sejenisnya juga harus dihindari pada saat merencanakan kehamilan. Hal ini dikarenakan makanan olahan mengandung tinggi kolesterol dan lemak jenuh yang dapat menurunkan tingkat kesuburan.
Selain itu, makanan yang digoreng dengan mentega atau minyak goreng juga mengandung jenis lemak jenuh. Jadi batasilah konsumsi gorengan saat merencanakan kehamilan.

Minuman berkafein

Minuman berkafein, seperti kopi dan teh ternyata juga dapat menurunkan tingkat kesuburan suami-istri. Hal ini dikarenakan kafein berperan menghambat penyerapan kalsium dan zat besi, padahal kedua zat tersebut (zat besi dan kalsium) sangat dibutuhkan untuk perkembangan janin di dalam rahim.

Daging merah

Selama ini anda mungkin mengetahui bahwa daging merah kaya akan zat besi yang bermanfaat untuk tubuh. Yup, hal itu tidak salah. Nutrisi dari daging merah memang dibutuhkan oleh tubuh. Namun menurut beberapa penelitian, zat besi terbaik justru terdapat pada tumbuh-tumbuhan.
Mengonsumsi daging merah secara berlebihan dapat mengakibatkan masalah kesuburan, seperti tumbuhnya daging di dalam saluran reproduksi wanita atau yang dikenal “endometriosis”.

Makanan berkadar gula tinggi

Makanan berkadar gula tinggi ini biasanya ditemukan pada jenis karbohidrat sederhana, seperti nasi putih, gula pasir, pasta putih, dan tepung terigu. Mengonsumsi makanan karbohidrat dan makanan manis berlebihan dapat memicu diabetes dan obesitas. Kondisi kegemukan (obesitas) ini dapat menghambat kesuburan.

Olahan kedelai

Beberapa olahan kedelai seperti tempe, tahu, susu kedelai, dan sejenisnya ternyata juga dapat menurunkan tingkat kesuburan. Hal ini dikarenakan kedelai mengandung zat genistein yang menurunkan kualitas sperma.

Apabila wanita mengonsumsi produk olahan kedelai secara berlebihan pada masa ovulasi, maka kondisi ini juga bisa mematikan sperma yang sedang mencoba mendekati sel telur. Oleh karena itu, pasangan suami istri yang merencanakan kehamilah sebaiknya membatasi konsumsi olahan kedelai.

Makanan yang mengandung merkuri

Makanan yang mengandung merkuri tidak hanya menurunkan masa tingkat kesuburan, tetapi juga meningkatkan risiko bayi lahir cacat dan autis. Oleh karena itu, sebaiknya hindari makanan yang mengandung merkuri. Umumnya makanan yang mengandung merkuri ditemukan pada jenis ikan berukuran besar, seperti ikan marlin, hiu, dan mackerel.

Rokok dan alkohol

Kebiasaan merokok dan mengonsumsi minuman berakohol dapat menurunkan kualitas sperma. Apabila kualitas sperma menurun, maka kinerja sperma tidak akan optimal dan terganggu untuk mencapai sel telur.

Itulah 8 makanan yang sebaiknya dihindari pada saat merencanakan kehamilah. Yang terpenting, jangan lupa untuk selalu berdoa kepada tuhan ya? Semoga bermanfaat.
tips sehat anak bayi dan balita