Sering Merasa Pusing? Yuk, Kenali 10 Hal Pemicu Sakit Kepala

Yuk, Kenali 10 Hal Pemicu Pusing dan Sakit Kepala
Sakit kepala adalah salah satu masalah universal yang pasti pernah dialami oleh sebagian besar orang. Secara medis, sakit kepala dikenal sebagai cephalalgia, yaitu suatu keadaan nyeri di beberapa bagian kepala dan leher yang disebabkan hal tertentu.

Terkadang, rasa pusing atau sakit kepala ini muncul karena kelelahan dan stres. Namun sakit kepala juga bisa menjadi pertanda adanya penyakit serius yang mengancam jiwa. Biasanya rasa sakit kepala disebabkan oleh peradangan, penarikan, perpindahan, atau distensi dari berbagai struktur kepala atau leher.

Cara efektif yang dapat dilakukan untuk mengatasi sakit kepala adalah dengan mengetahui faktor pemicuya. Dengan mengetahui pemicunya, maka anda juga bisa memperkecil risiko terjadinya sakit kepala di kemudian hari.

Nah, berikut 10 hal pemicu sakit kepala:


1. Makanan

Mungkin selama ini anda kurang memperhatikan. Namun tahukah anda, ternyata makanan tertentu dapat memicu sakit kepala. Beberapa makanan yang dipercaya sebagai pemicu sakit kepala adalah makanan yang mengandung MSG, alkohol, es krim, coklat, keju, daging yang diawetkan, dan buah-buahan asam.

2. Tekanan mental

Stres, despresi, dan kondisi terlalu jenuh juga menjadi pemicu sakit kepala. Selain itu, terlalu lama duduk di depan komputer dan jarang berolahraga dapat menyebabkan kekakuan pada otot kepala, leher, dan bahu. Sehingga lama-kelamaan menimbulkan sakit kepala. Nah, oleh karena itu sesekali lakukan relaksasi atau berwisata untuk menenangkan pikiran.

3. Kurang tidur

Beberapa studi melaporkan bahwa waktu tidur malam yang baik adalah 6,5-8 jam. Apabila seseorang memiliki kebiasaan tidur yang singkat atau mungkin gemar begadang, maka hal ini dapat memicu sakit kepala. Sejatinya, otak membutuhkan waktu untuk beristirahat setelah seharian digunakan. Jadi, perhatikanlah waktu tidur anda dengan baik!

4. Kebiasaan yang salah

Terkadang kita melakukan suatu kebiasaan dengan gerakan tubuh yang salah, namun kita tak menyadarinya. Bahkan, beberapa kebiasaan ini dapat menyebabkan sakit kepala.
Beberapa kebiasaan yang dapat memicu sakit kepala seperti duduk tanpa peyangga punggung, memandang layar televisi/ komputer terlalu dekat, menjepit telepon diantara telinga dan pundak, serta posisi tidur yang salah.

5. Makan tidak teratur

Makan tidak teratur bukan hanya menyebabkan sakit maag, tetapi juga memicu sakit kepala. Apabila seseorang melewatkan waktu makan, maka kadar gula darah akan menurun. Sehingga akan muncul rasa pusing. Oleh kearena itu, atur jadwal makan anda dengan baik dan jangan sampai menahan rasa lapar.

6. Olahraga berlebihan

Kita semua tahu bahwa olahraga sangat baik untuk menjaga kesehatan. Namun berolahraga secara berlebihan ternyata dapat menyebabkan sakit kepala. Olahraga dapat meningkatkan sirkulasi darah. Apabila hal ini dilakukan secara berlebihan, maka pembuluh darah di leher dan kepala pun akan membesar sehingga menyebabkan sakit kepala. Lakukan olahraga secara wajar dan jangan memaksakan diri.

7. Menstruasi

Pada saat menstruasi, produksi hormon estrogen akan menurun sehingga memicu sakit kepala. Biasanya kondisi ini disertai dengan rasa nyeri di perut dan mual.

8. Kurang minum

Kekurangan air putih dapat menyebabkan dehidrasi dan mempengaruhi keseimbangan sel. Apabila kondisi ini berlangsung secara terus-menerus, maka dapat memicu sakit kepala. Konsumsilah air putih setidaknya 8 gelas perhari untuk menghindari dehidrasi.

9. Terlalu banyak konsumsi kafein

Mengonsumsi teh, kopi secara berlebihan dapat memicu sakit kepala. Sebaiknya batasi minuman berkafein dan imbangi dengan konsumsi air putih.

10. Cuaca

Perubahan cuaca yang ekstrim, misalnya dari dingin ke panas dapat menjadi salah satu penyebab sakit kepala. Saat suhu udara naik, maka perubahan tekanan udara akan mempengaruhi zat-zat kimiawi di dalam otak, sehingga memicu sakit kepala.

Nah, setelah anda mengetahui faktor-faktor pemicu sakit kepala, kini anda dapat lebih berhati-hati dan menghindari hal-hal yang menyebabkan sakit kepala. Semoga ulasan ini dapat bermanfaat.

tips sehat anak bayi dan balita