Awas, bahaya terlalu lama berada di ruangan ber-AC

Bahaya terlalu lama berada di dalam ruangan ber-AC
Semakin bertambahnya tahun, efek global warming semakin terasa. Cuaca di bumi pun menjadi semakin panas dan gerah, sehingga membuat kita jadi malas keluar. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak orang yang lebih memilih menghabiskan waktu di dalam ruangan ber-AC.

Nyatanya, keberadaan AC ini hampir tidak bisa kita hindari. Mulai dari sekolah, pusat perbelanjaan, kantor, hingga di rumah-rumah pun semuanya menggunakan AC untuk menyejukkan ruangan. Namun tahukah anda, di balik rasa sejuk yang kamu rasakan  dari AC, ada bahaya yang mengancam kesehatan.

Yup, beberapa studi menemukan bahwa kebiasaan berlama-lama di ruangan ber-AC dapat memberikan efek buruk bagi kesehatan. Kira-kira apa sajakah efek negatif dari AC?

Berikut 9 alasan mengapa ruangan ber-AC tidak baik untuk kesehatan:


1.    Mengganggu kesehatan paru-paru

Keberadaan AC menyebabkan kelembaban dan suhu mengalami perubahan secara signifikan. Perubahan suhu yang terlalu dingin ini mempengaruhi kesehatan sistem pernafasan, terutama di bagian paru-paru.

2.   Kulit menjadi kering

Bagi para wanita, sebaiknya jangan terlalu lama berada di ruangan ber-AC. Suhu yang terlalu dingin menyebabkan berkurangnya selaput lendir pada kulit. Akibatnya, tekstur kulit pun menjadi kering.

3.   Sakit kepala atau pusing

Berada di ruangan ber AC terlalu lama juga memicu rasa pusing dan sakit kepala. Biasanya, beberapa jenis merk AC ada yang mengeluarkan bunyi cukup keras, sehingga membuat kepala menjadi pusing dan pening.

4.   Mempermudah penularan penyakit

Hati-hati nih, bagi kalian yang gemar berada di ruangan ber-AC pastikan tidak satu ruangan dengan orang yang sedang sakit. Kondisi ruangan yang tertutup dan minimnya sirkulasi udara mempermudah kuman, virus, atau bakteri berpindah dari satu orang ke orang lainnya.

5.    Meningkatnya risiko penyakit mata

Beberapa studi menunjukkan bahwa terlalu lama di ruangan ber AC bisa meningkatkan risiko penyakit mata, yaitu blepharitis dan konjungivitas.

6.   Mudah lelah

Berada di ruangan tertutup terlalu lama cenderung membuat tubuh menjadi mudah lelah. Hal ini dikarenakan kurangnya asupan udara segar. Apabila rasa lelah ini tidak segera diatasi, maka bisa memicu komplikasi yang lebih parah seperti sakit kepala, mual, depresi, dan gangguan saraf.

7.   Gangguan pernafasan

Seperti yang telah dijelaskan di poin pertama, AC dapat mengganggu kesehatan paru-paru. Selain berefek pada paru-paru, kandungan kimia pada AC seperti formaldehida dan p-dichlorobenzene juga memicu berbagai penyakit pernafasan lainnya.

8.   Gangguan kehamilan dan reproduksi

Bagi ibu hamil tidak disarankan berada di ruangan ber AC terlalu lama. Di dalam AC terkandung zat kimia phthalates yang bisa meningkatkan risiko kecacatan pada janin. Selain itu, kandungan senyawa tersebut juga menyebabkan masalah reproduksi.

9.   Ketidakseimbangan hormon

Senyawa phthalates tidak hanya memicu gangguan reproduksi dan cacat janin, tetapi juga menyebabkan ketidakseimbangan hormon. Oleh karena itu, sebaiknya hindari terlalu lama berada di ruangan ber-AC.

Nah, bagi kalian yang memang tidak bisa menghindari ruangan ber-AC, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memperkecil dampak negatif dari AC. Yaitu:

1.       Perbanyak konsumsi air putih

Agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik, sebaiknya perbanyak konsumsi air putih. Meskipun anda tidak haus, usahakan tetap mengonsumsi air putih, minimal 7-8 gelas perhari.

2.       Kenakan pakaian hangat

Untuk mengurangi efek dingin dari AC, anda bisa mengenakan pakaian hangat yang berbahan tebal, seperti jaket atau pakaian lengan panjang. Dengan demikian tubuh bisa lebih hangat.

3.       Jangan gunakan suhu terlalu rendah

Perubahan suhu yang terlalu rendah dan berbeda dengan lingkungan luar bisa memicu gangguan sendi. Jadi, pastikan mengatur suhu AC sewajarnya saja tidak terlalu dingin.

Demikian bahaya dan tips mengurangi dampak negatif dari AC. Semoga ulasan ini dapat bermanfaat.

**

tips sehat anak bayi dan balita