Kebiasaan Mendengkur Bikin Malu? Coba Atasi Dengan 7 Cara Ini

5 tips untuk mengatasi kebiasaan mendengkur
Salah satu masalah tidur yang sering dialami oleh sebagian besar orang adalah mendengkur. Ya, mendengkur tidak hanya mengurangi kualitas tidur, tetapi juga membuat penderitanya malu ketika harus tidur dengan orang lain. Mirisnya lagi, kebiasaan mendengkur ini memang cukup sulit dihilangkan.

Ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang mendengkur, seperti usia, gaya hidup, posisi tidur, gangguan pada saluran pernafasan, dan berat badan. Di samping itu, mendengkur juga bisa menjadi pertanda adanya penyakit tertentu.

Nah, berdasarkan hasil beberapa studi, berikut 5 tips untuk mengatasi kebiasaan mendengkur:


1.    Usahakan jangan tidur dengan posisi telentang

Posisi tidur telentang menjadi salah satu faktor pemicu seseorang mendengkur. Pada saat telentang, lidah dan langit-langit mulut akan bergerak ke dinding belakang tenggorokan,, sehingga memicu munculnya suara dengkuran. Nah, untuk menghindari munculnya suara dengkuran, anda dapat mencoba tidur dengan posisi menyamping.

Anda dapat menempatkan bantal di punggung untuk menahan tubuh agar tidak kembali ke posisi telentang. Cara lain, anda bisa meletakkan boneka atau benda lainnya di dalam pakaian. Letakkan boneka ini bagian belakang badan, tujuannya agar anda merasa tidak nyaman saat mencoba posisi telentang. Dengan demikian, anda akan kembali ke posisi menyamping.

2.   Jika anda menderita obesitas, maka cobalah untuk diet

Faktor lain yang menjadi penyebab seseorang mendengkur adalah berat badan yang berlebihan (obesitas). Pada penderita obesitas, tumpukan lemak di daerah tenggorokan dapat mengganggu jalannya pernafasan. Sehingga memicu munculnya suara dengkuran saat seseorang tertidur.

Oleh karena itu, jika anda seorang pendengkur yang mengidap obesitas, maka cobalah untuk melakukan diet. Caranya, mengurangi konsumsi makanan cepat saji dan memperbanyak konsumsi buah dan sayuran.

3.   Gunakan alat pelembab udara (humidifier)

Apabila kebiasaan mendengkur anda cukup parah, anda dapat mencoba memasang alat pelembab udara (humidifier) di kamar. Humidifier berguna untuk meningkatkan kelembaban di dalam ruangan. Hal ini akan membantu membuka saluran udara dan mengatasi hidung yang tersumbat, sehingga mengurangi kemungkinan seseorang untuk mendengkur.

4.   Stop konsumsi alkohol dan rokok

Kebiasaan mengonsumsi alkohol secara berlebihan, terutama pada waktu sebelum tidur dapat memicu relaksasi otot-otot tenggorokan. Sehingga menyebabkan seseorang lebih mudah mendengkur.
Sedangkan kebiasaan merokok menyebabkan peradangan pada selaput lendir hidung, sehingga menurunkan aliran udara ketika seseorang bernafas. Apabila hal ini terjadi, maka pada saat tidur malam, saluran pernafasan akan menghasilkan suara-suara getaran tak lazim yang merupakan suara dengkuran.

Nah.. oleh karena itu, sebaiknya hindari kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol. Selain memicu dengkuran, kebiasaan-kebiasaan tersebut juga menyebabkan gangguan kesehatan lainnya.

5.   Jangan mengonsumsi makanan berat 3-4 jam sebelum tidur

Mengonsumsi makanan berat, seperti karbohidrat  serta minuman berkafein dapat menyebabkan seseorang mengalami insomnia dan memicu terjadinya dengkuran. Tidak hanya itu, kebiasaan mengonsumsi makanan berat sebelum tidur malam juga mengganggu sistem metabolisme tubuh. Para ahli dari The National Sleep Foundation menyarankan agar seseorang menghindari konsumsi makanan berat 3-4 jam sebelum tidur.

6.   Perbanyak konsumsi air putih

Kebiasaan mendengkur bisa disebabkan oleh adanya penyumbatan di hidung. Nah, untuk mengatasi hal ini, cobalah untuk memperbanyak konsumsi air putih. Air putih dapat membantu sekresi hidung menjadi lebih mudah, dan membersihkan kotoran-kotoran di dalam saluran pernafasan. Asupan air yang disarankan oleh para ahli adalah sekitar 8  gelas perhari.

7.   Pastikan untuk mengganti seprei bantal secara teratur

Sprei bantal yang jarang dicuci dapat menjadi sarang kuman dan bakteri. Nah, hal ini dapat menyebabkan alergi dan memicu munculnya dengkuran. Oleh karena itu, usahakan mengganti dan membersihkan seprei bantal secara teratur. Setidaknya 1 kali dalam seminggu.

Selain cara-cara di atas, anda dapat mencoba beberapa metode lainnya untuk mengatasi dengkuran, seperti:

·         Mengonsumsi madu sebelum tidur
·         Berkumur dengan minyak peppermint (caranya, tambahkan 1-2 tetes minyak peppermint pada segelas air)
·         Tidur dengan posisi kepala lebih tinggi, misalnya diganjal 2 bantal
·         Mengatur jadwal tidur menjadi lebih rutin 

Demikianlah tips mengatasi dengkuran. Semoga bermanfaat.

**

tips sehat anak bayi dan balita