Ciri ciri Krim Pemutih yang Wajib Anda Hindari

Ciri ciri krim pemutih palsu
Gencarnya iklan kosmetik pemutih kulit menciptakan pola pikir bagi masyarakat bahwa cantik itu harus berkulit putih. Demi mewujudkan impian tersebut, sebagian besar wanita rela mengeluarkan biaya mahal dan melakukan apapun untuk memperoleh hasil yang optimal. Bahkan, seringkali mereka tidak memperhatikan efek samping dari produk tersebut.

Tingginya permintaan konsumen akan krim pemutih, membuat usaha para produsen kosmetik tumbuh pesat. Berbagai jenis produk krim pemutih pun dipasarkan di masyarakat, tentunya dengan iming-iming yang tampak meyakinkan.

Sayangnya, kondisi ini sering dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Mereka memproduksi produk kosmetik hanya untuk kepentingan komersial, tanpa memperhatikan standart keamanan. Tentu saja perbuatan mereka sangat merugikan konsumen.

Nah, oleh karena itu kita dituntut untuk menjadi konsumen yang teliti dan cerdas. Yang jelas, kita juga harus bisa membedakan antara produk pemutih yang aman dengan yang berbahaya. Pada umumnya, krim pemutih yang berbahaya mengandung merkuri dan hydroquinon.


Berikut  ciri-ciri krim pemutih yang berbahaya:


1. Terasa perih dan panas saat digunakan

Bahan-bahan kimia yang berbahaya pada krim pemutih dapat merusak jaringan kulit. Selain itu, lapisan kulit juga akan semakin menipis. Kondisi ini menyebabkan kulit menjadi memerah jika terpapar sinar matahari.
Apabila anda menggunakan krim pemutih yang menimbulkan rasa perih dan panas di kulit, maka berhati-hatilah. Bisa jadi krim anda berbahaya. Biasanya krim yang berbahaya menyebabkan kemerahan dan gatal. Segera hentikan pemakaian jika menunjukkan gejala tersebut dan berkonsultasilah dengan dokter.

2. Warna krim terlihat mengkilap

Pada umumnya, krim pemutih yang mengandung zat pewarna berbahaya akan terlihat mengkilap dan mencolok, seperti mutiara. Jadi  berhati-hatilah jika kamu membeli krim pemutih dengan warna mengkilap.

3. Memiliki bau yang menyengat

Selain dari tekstur, jenis krim pemutih yang berbahaya juga dapat dideteksi dari baunya. Pada umumnya, krim pemutih yang berbahaya cenderung memiliki bau logam karena menggunakan campuran merkuri. Terkadang, produsen juga menambahkan parfum yang berbau tajam untuk menutupi bau dari logam merkuri.

4. Terasa lengket dan tidak tercampur rata

Biasanya krim pemutih yang berbahaya menggunakan bedak sebagai campuran dalam proses pembuatannya. Hal ini menyebabkan tekstur krim pemutih menjadi lengket. Bahkan, apabila krim didiamkan dalam jangka waku yang cukup lama, maka akan terbentuk 2 lapisan yang terpisah, yaitu lapisan padat dan minyak.

5. Kulit tampak putih pucat

Kulit putih yang dihasilkan dari pemakaian krim berbahaya adalah putih pucat, bukan putih merona. Bahkan, saking pucatnya warna kulit cenderung keabu-abuan karena tipisnya jaringan kulit.

6. Hasil yang cepat

Produk krim pemutih yang berbahaya cenderung menghasilkan kulit putih dalam waktu yang singkat, yaitu sekitar 1 minggu atau kurang dari itu. Hal inii dikarenakan kandungan merkuri dan hydroquinon yang mengikis pigmen. Kendati demikian, efeknya snagat berbahaya.. Kulit akan cenderung berjerawat, pori-pori membesar, dan kulit semakin menipis serta tampak merah.

7. Tidak memiliki izin dari BPOM

Ini yang terakhir yang sangat penting. BPOM adalah salah satu badan pengawas produk kosmetik yang bertugas memberikan izin resmi dari pemerintah. Apabila krim pemutih memiiliki izin dari BPOM, maka dapat dipastikan produk tersebut telah teruji secara klinis dan bersifat aman.
Namun anda juga jangan mudah tertipu oleh nomor BPOM yang tercantum pada produk tersebut. Saat ini banyak produk pemutih abal-abal yang menempelkan nomor BPOM palsu.
Untuk mengetahui apakah izin tersebut asli atau palsu, anda dapat menngeceknya secara langsung di situs resmi BPOM. Pastikan bahwa merk produk yang anda beli terdaftar di website BPOM.


Nah, itulah beberapa ciri krim pemutih yang berbahaya. Cintai kulit anda dan bijaklah dalam memilih produk kosmetik.

tips sehat anak bayi dan balita