Cara Mengetahui Usia Janin Melalui Kalkulator Kehamilan dan Alternatif Lainnya

Cara Mengetahui Usia Janin dengan kalkulator kehamilan
Menghitung usia kehamilan sangat penting dilakukan untuk mengetahui waktu kelahiran bayi. Ada banyak cara yang dilakukan untuk mengetahui usia janin, salah satunya dengan menggunakan kalkulator kehamilan.  Kalkulator yang dirancang secara khusus ini bisa ditemukan di beberapa situs. Namun jika Anda kesulitan menemukan kalkulator seperti ini, maka masih ada cara lain yang bisa ditempuh untuk mengetahui usia janin.

Manfaat Menghitung Usia Kehamilan

Sesungguhnya tanggal tepat kelahiran bayi tidak bisa diperoleh dengan pasti. Apapun alat bantu yang digunakan, tanggal kelahiran bayi bersifat perkiraan. Ada kelahiran yang terjadi sesuai dengan prediksi namun lebih banyak waktu kelahiran yang terjadi sebelum atau sesudah tanggal perkiraan. Kondisi ini terjadi tak lain karena masa kehamilan yang normal berlangsung antara 38 minggu sampai dengan 42 minggu. Dalam rentang waktu ini, kelahiran dapat saja terjadi.

Namun bukan berarti menghitung usia kehamilan dengan menggunakan kalkulator kehamilan atau metode lainnya tidak diperlukan. Penghitungan seperti ini dibutuhkan agar ibu hamil dan orang-orang yang berada di sekitarnya bisa mempersiapkan diri untuk kelahiran bayi. Ibu hamil bisa menyiapkan perlengkapan yang hendak dibawa ke rumah bersalin, mempersiapkan transportasi yang diperlukan jika waktunya tiba dan membantu para suami untuk bersiap siaga mendampingi.

Penghitungan usia kehamilan juga membantu ibu hamil mencukupi kebutuhan nutrisi janin dengan mengkonsumsi makanan yang bernutrisi. Dengan mengetahui usia kehamilan ini pula, ibu hamil bisa menentukan waktu yang tepat untuk mengikuti senam hamil. Seperti diketahui, senam hamil terbagi dalam 4 fase yang dibedakan berdasarkan usia kehamilan. Fase pertama dilakukan ketika usia kehamilan memasuki usia 22 minggu sampai 25 minggu. Fase kedua dilakukan di minggu ke 26 sampai ke 30. Fase ketiga di minggu ke 31 sampai minggu ke 35. Dan fase keempat pada usia kehamilan 36 minggu sampai sebelum melahirkan.

Alternatif Selain Kalkulator Untuk Penghitungan Kehamilan

Selain menggunakan kalkulator yang dirancang secara khusus untuk mengetahui usia kehamilan, usia kehamilan dan perkiraan kelahiran bisa diketahui dengan beberapa cara berikut ini.

•    Bagi kaum wanita yang memiliki siklus menstruasi normal setiap 28 hari, besar kemungkinan tanggal kelahiran bisa ditentukan berdasarkan penghitungan kalender. Caranya catat hari pertama masa menstruasi yang terakhir, lalu tambahkan dengan angka 7. Kemudian hitung mundur 3 bulan untuk mendapatkan tanggal perkiraan kelahiran.

•    Bagi kaum wanita yang mempunyai siklus menstruasi tidak teratur, maka ada beberapa kondisi yang bisa diamati untuk mengetahui usia kehamilan. Kondisi ini bisa diketahui melalui pemeriksaan kehamilan yang wajib dilakukan oleh ibu hamil secara berkala. Ketika detak jantung janin terdengar, maka diperkirakan usia kehamilan adalah 20 minggu hingga 22 minggu untuk kehamilan bayi pertama dan usia kehamilan 16 minggu hingga 18 minggu untuk kehamilan berikutnya.

•    Pemeriksaan sonogram juga bisa dilakukan untuk mengetahui tanggal kelahiran bayi. Pemeriksaan sonogram ini akan dilakukan secara rutin sehingga dokter bisa mengetahui tanggal kelahiran bayi dengan akurat.

Nah, itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui usia kehamilan dan juga memprediksi tanggal kelahiran bayi  baik dengan kalkulator kehamilan ataupun beberapa cara lainnya. Semakin dekat dengan masa kelahiran, ibu hamil juga akan merasakan tanda-tanda yang lebih spesifik yang menandai kelahiran seperti kontraksi yang lebih sering terjadi, janin turun ke rongga panggul, ataupun leher rahim yang memendek. Apapun tanda-tanda yang berusaha ditangkap oleh manusia semata-mata hanyalah prediksi untuk kelahiran bayi. Bayi sendiri yang menentukan waktu kelahirannya.
tips sehat anak bayi dan balita