Begini Aturan Menyusui Bayi yang Benar Agar Bayi Tumbuh Sehat

Cara Menyusui Bayi yang Benar Agar Bayi Tumbuh Sehat
Informasi seputar menyusui sangat dibutuhkan oleh para ibu muda yang baru pertama kali memiliki anak. Berbekal informasi tentang cara menyusui bayi yang benar ini, bayi akan mendapatkan ASI yang cukup dan waktu yang berkualitas dengan sang ibu. Dengan informasi ini pula, ibu bisa menjadi lebih tenang menghadapi waktu menyusui begitu persalinan terjadi. Informasi ini cocok bagi para ibu yang sedang hamil dan sedang mempersiapkan persalinan.

Menyusui Untuk Pertama Kalinya

Masa-masa awal kelahiran bayi menjadi waktu yang membahagiakan bagi para ibu sekaligus waktu yang padat dengan aktivitas baru. Salah satunya aktivitas menyusui. Ada bayi yang cenderung menyusui di pagi hari dan ada pula bayi yang cenderung menyusui di malam hari. Tetapi ada pula sebagian bayi yang ingin menyusu setiap dua jam atau satu jam sekali. Bayi biasanya akan diberi ASI sebanyak 8 kali hingga 12 kali dalam kurun waktu 24 jam.

Tidak ada patokan khusus yang harus diikuti oleh ibu menyusui dalam hal ini. Berikan kapan saja bayi menginginkan ASI. Karena itu para ibu perlu mengamati ciri-ciri bayi yang sedang lapar atau haus yakni menjulur-julurkan lidah, memasukkan tangan ke mulut, menengok ke kanan dan ke kiri sebagai usahanya untuk menemukan payudara ibu. Sedangkan jika sudah merasa kenyang, bayi akan melepaskan puting payudara ibu dengan sendirinya.

Menyusui tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan nutrisi bayi saja tetapi ada manfaat yang lebih dari itu. Kegiatan menyusui akan membantu bayi merasa lebih nyaman dan menjalin kedekatan antara ibu dan bayinya. Karena itulah untuk kegiatan menyusui ini sebaiknya para ibu memilih tempat dan posisi menyusui yang nyaman.

Tanda Bayi Cukup ASI

Kegiatan menyusui bayi yang benar akan membuat bayi tumbuh dengan sehat. Bayi yang cukup ASI akan mengalami pertambahan berat badan, terlihat ceria dan tidak lesu, dan tidak tampak mengantuk atau segar. Jika berat badan bayi tidak bertambah, sering mengantuk dan lesu, maka atur agar bayi bisa menyusui lebih sering. Perbaiki pula posisi menyusui agar bayi menjadi lebih nyaman.

Selain itu, bayi yang sudah mendapatkan cukup ASI akan BAB beberapa kali dalam sehari. Hal ini wajar terjadi dan bukanlah diare. Feses bayi yang cukup ASI akan tampak sangat cair dengan warna yang berubah-ubah antara lain kehitaman, kuning cenderung orange hingga hijau kehitaman.

Pemberian ASI yang cukup untuk bayi tak bisa lepas dari kesabaran sang ibu yang menyusuinya. Sebab pada masa-masa awal menyusui dibutuhkan proses menyusui yang terbilang lama. Pada masa ini, bayi sedang belajar mengenali aktivitas menyusui begitu pula dengan sang ibu. Nantinya seiring berjalannya waktu, maka proses menyusui akan berlangsung semakin cepat.

Ibu tak perlu kuatir akan kehabisan ASI jika bayi bersemangat menyusui. Sebab semakin banyak ASI yag keluar, maka produksi ASI pun akan semakin meningkat. Saat kantung-kantung pada payudara mulai kosong, maka tubuh secara otomatis akan memproduksi ASI untuk mengisi kantung-kantung tersebut.

Untuk ibu yang bekerja, menyusui bayi yang benar bisa dilakukan saat berada di rumah. Manfatkan waktu yang ada untuk melakukan kegiatan menyusui. Sedangkan jika ditinggal bekerja, ASI tetap bisa diberikan dengan cara dipompa atau diperah lantas disimpan dalam botol untuk kemudian diberikan pada bayi. Dengan cara ini kebutuhan ASI untuk bayi bisa terpenuhi setiap saat dan bayi pun akan tumbuh sehat.
tips sehat anak bayi dan balita