Tips Melahirkan Tanpa Operasi Caesar

Tips Melahirkan Normal Tanpa Operasi Caesar
Semua wanita tentunya ingin melahirkan secara normal. Sayangnya, tak semua wanita beruntung bisa menjalani persalinan normal yang mudah dan lancar. Seringkali ibu hamil dihadapkan pada kondisi yang sulit sehingga harus menjalani persalinan dengan operasi caesar. Nah, apakah sebenarnya yang harus dilakukan ibu hamil untuk mengurangi resiko persalinan dengan operasi caesar? Ada beberapa hal yang bisa dilakukan para ibu hamil untuk memperbesar peluang melahirkan tanpa operasi caesar. Simak baik-baik beberapa tipsnya berikut ini.

Pemeriksaan Kehamilan Secara Teratur

Pemeriksaan kehamilan memegang peranan penting bagi ibu hamil yang ingin menjalani persalinan normal. Selama masa kehamilan, lakukan pemeriksaan secara teratur paling tidak satu kali pemeriksaan di trimester pertama, satu kali pemeriksaan di trimestes kedua, dan dua kali pemeriksaan di trimester ketiga.

Pemeriksaan kehamilan yang dilakukan secara teratur akan membantu untuk mengetahui kondisi janin seperti detak jantung janin, posisi janin, dan berat badan janin. Pemeriksaan rutin ini juga untuk mengetahui kesiapan ibu misalnya saja berkaitan dengan ukuran panggul ibu. Dengan pemeriksaan rutin ini pula, pengawasan berat badan badan janin bisa dilakukan agar janin tidak terlampu besar sehingga sesuai dengan ukuran panggul sang ibu.

Pemeriksaan Kesehatan Ibu Hamil

Ibu hamil perlu memperhatikan kesehatannya sejak awal kehamilan. Konsultasikan jika ada gangguan-gangguan kesehatan yang dirasakan. Tujuannya tak lain agar gangguan kesehatan tersebut bisa segera dipulihkan supaya persalinan bisa berjalan dengan lancar. Ibu hamil perlu mewaspadai penyakit-penyakit yang bisa mempersulit proses kehamilan dan persalinan seperti penyakit jantung, preeklampsia kategori berat dan beberapa gangguan kesehatan lainnya.

Pemeriksaan Jalan Lahir

Jalan lahir untuk janin memegang peranan penting untuk ibu hamil yang ingin melahirkan tanpa operasi caesar.  Pemeriksaan jalan lahir ini untuk memastikan bahwa tidak ada gangguan pada jalan lahir. Gangguan-gangguan yang mungkin ditemukan antara lain adanya tumor, penyakit kelamin yang bisa membahayakan janin, plasenta yang menghalangi jalan lahir dan beberapa kondisi lainnya.

Memperhatikan Asupan Nutrisi

Sejak awal kehamilan, ibu hamil harus memperhatikan asupan nutrisinya agar benar-benar seimbang yang meliputi vitamin, lemak, protein, mineral dan kalori. Jauhi makanan-makanan yang tidak mengandung nutrisi seperti makanan siap saji. Hindari pula mengkonsumsi alkohol, merokok dan menggunakan obat-obatan terlarang.

Mempersiapkan Kondisi Fisik

Tak bisa dipungkiri jika melahirkan secara normal membutuhkan energi yang besar. Dalam teori persalinan disebutkan bahwa proses persalinan normal terutama untuk kelahiran anak pertama membutuhkan waktu sampai dengan 12 jam dimulai sejak pembukaan satu. Lamanya waktu persalinan inilah yang tentunya membutuhkan ketahanan fisik. Untuk itu ibu hamil perlu melakukan persiapan fisik dengan mengikuti senam hamil, latihan yoga khusus untuk ibu hamil, latihan pernafasan, latihan tehnik-tehnik relaksasi dan latihan-latihan untuk persiapan fisik lainnya.

Berpikir Positif

Berpikir positif bisa dibilang menjadi hal yang paling penting untuk mengurangi resiko persalinan dengan operasi caesar. Ibu hamil perlu mengusahakan untuk berpikir positif sejak awal kehamilan. Singkirkan rasa takut dan cemas mengenai kehamilan dan  persalinan untuk menghadirkan ketenangan. Berkumpul dan berbagi pengalaman dengan sesama ibu hamil yang pernah melahirkan secara normal bisa menjadi salah satu cara untuk menghadirkan pikiran-pikiran positif.

Nah, itulah beberapa hal yang bisa dilakukan ibu hamil untuk memperbesar peluang melahirkan tanpa operasi caesar. Melahirkan secara normal memang menjadi dambaan karena proses pemulihan yang lebih cepat, minim penggunaan obat-obatan kimia, dan terutama kepuasan secara psikologis yang dirasakan sang ibu sehingga meningkatkan rasa percaya diri seorang ibu.
tips sehat anak bayi dan balita