Perlukah Mengkonsumsi Obat Pelancar Haid dan Obat Anti Nyeri?

Perlukah Mengkonsumsi Obat Pelancar Haid dan Obat Anti Nyeri?
Sebagian wanita mengalami masalah-masalah dengan siklus haid. Dua masalah yang paling sering dirasakan oleh kaum wanita adalah haid yang dirasakan tidak lancar dan munculnya rasa nyeri saat sedang haid. Ketika haid dirasakan tidak lancar dan terasa nyeri, maka obat pelancar haid dan obat anti nyeri pun lantas menjadi pilihan. Nah, sebenarnya perlukah mengkonsumsi obat-obatan untuk mengatasi masalah-masalah haid setiap kali?

Melancarkan Haid Secara Alami

Siklus haid setiap wanita memang berbeda-beda. Ada wanita yang mengalami siklus haid yang pendek antara 21 hari sampai dengan 24 hari. Ada pula wanita yang mengalami siklus haid normal sekitar 28 hari atau 30 hari. Tubuh setiap wanita secara alami sesungguhnya sudah memiliki kemampuan untuk mengatur proses pematangan sel-sel telur dan juga proses pengeluaran sel telur yang tak dibuahi. Karena itulah sebenarnya tubuh tidak membutuhkan bantuan berupa obat-obatan atau jamu untuk memperlancar haid.

Munculnya gangguan haid bisa dihindari dengan menjaga asupan gizi. Seringkali gangguan haid terjadi ketika seorang wanita melakukan diet ketat yang tidak sehat sehingga tubuh kekurangan nutrisi. Selain dengan menjaga asupan nutrisi, kaum wanita yang ingin mengalami siklus haid yang lancar juga harus mengurangi stress, mengatur agar memiliki waktu istirahat yang cukup, melakukan olahraga secara teratur dan menjaga berat badan tetap ideal. Tubuh yang terlalu gemuk ataupun terlalu kurus bisa menjadi pemicu haid yang tidak lancar.

Intinya, siklus menstruasi yang terjadi pada setiap wanita bergantung pada keseimbangan hormon-hormon di dalam tubuhnya. Jika hormon-hormon terganggu, maka siklus haid pun menjadi tidak lancar dan muncul masalah-masalah lainnya. Hidup yang seimbang akan membuat hormon-hormon menjadi lebih stabil sehingga siklus haid pun menjadi lebih lancar tanpa harus mengkonsumsi obat pelancar haid.

Mengurangi Nyeri Haid Secara Alami

Haid yang dirasakan tidak lancar seringkali diikuti dengan rasa nyeri yang membuat tak nyaman. Seperti halnya haid yang tak lancar, nyeri haid sesungguhnya tak memerlukan obat-obatan untuk mengatasinya. Rasa nyeri bisa diringankan dengan melakukan olahraga yang ringan. Misalnya saja senam, yoga, jalan pagi dan olahraga sejenis lainnya. Hindari melakukan olahraga berat karena selama haid kondisi tubuh cenderung menurun.

Selain itu, cobalah untuk memberikan kompres hangat pada bagian perut ataupun pinggang. Tindakan ini akan mengurangi rasa nyeri dan membuat tubuh terasa lebih nyaman. Ambillah waktu untuk beristirahat dan lakukan relaksasi misalnya saja dengan menggunakan aromaterapi. Perhatikan pula mengenai asupan makanan. Sebaiknya kurangi mengkonsumsi makanan yang pedas dan makanan yang asin. Perbanyaklah mengkonsumsi jus buah-buahan segar.

Penggunaan obat untuk mengurangi nyeri haid sesungguhnya hanya bisa dilakukan dengan pemantauan oleh dokter. Sebab mengkonsumsi obat anti nyeri secara terus menerus tanpa dosis yang tepat dan resep dokter bisa membahayakan organ-organ penting seperti hati, lambung dan ginjal.

Sebagian wanita ada yang merasakan nyeri hebat saat sedang mengalami haid. Jika rasa nyeri sudah mengganggu aktivitas sehari-hari atau rasa nyeri menyebabkan pingsan, maka sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Sebab biasanya hal ini terjadi bukan lagi dikarenakan masalah hormon semata tetapi bisa juga dikarenakan adanya kelainan dalam organ reproduksi.

Nah, setelah mengetahui mengenai informasi ini diharapkan kaum wanita menyadari bahwa obat pelancar haid dan obat anti nyeri tidaklah dibutuhkan. Perbaiki pola hidup dengan mengikuti pola hidup sehat agar siklus haid menjadi lebih lancar dan tidak lagi muncul rasa nyeri yang berlebihan.

Baca juga:
Haid lancar dengan ramuan alami


tips sehat anak bayi dan balita

tips cepat hamil
infoTipshamil.com
cara cepat hamil