Mengenali Kontraksi Asli dan Kontraksi Palsu

Kontraksi Asli atau Kontraksi Palsu
Menjelang masa-masa persalinan, para ibu hamil tentu merasa bahagia. Namun kebahagiaan ini biasanya bercampur dengan kecemasan menghadapi persalinan. Semakin dekat dengan waktu bersalin, ibu akan merasakan gerakan bayi yang semakin aktif. Selain itu, ibu hamil juga mulai merasakan nyeri dan ketidaknyamanan. Kondisi ini seringkali disimpulkan sebagai kontraksi menjelang kelahiran. Padahal kondisi tersebut hanyalah kontraksi palsu yang tidak perlu dikuatirkan.

Mengenali Kontraksi Asli

Mulas yang menandai waktu persalinan dan mulas palsu sesungguhnya memiliki beberapa perbedaan. Para ibu hamil terutama pada kehamilan yang pertama perlu mengetahui tanda-tanda kontraksi asli atau yang sebenarnya. Untuk itu simak penjelasan berikut ini.

• Kontraksi sesungguhnya yang menimbulkan rasa mulas terjadi pada usia kehamilan 37 minggu hingga 40 minggu. Hal ini pun bergantung pada tumbuh kembang janin dan kesiapan janin untuk dilahirkan.

• Kontraksi yang menandai waktu persalinan sudah dekat biasanya muncul 2x dalam kurun waktu 10 menit. Frekuensi rasa mulas ini menjadi semakin sering yakni 3 kali sampai 4 kali dalam kurun waktu 10 menit. Kondisi ini dilanjutkan dengan terjadinya pembukaan.

• Rasa mulas yang dipicu kontraksi semakin lama terjadi dalam durasi yang lebih panjang. Jika awalnya hanya dirasakan selama 30 detik hingga 60 detik saja, selanjutnya ibu hamil akan merasakan mulas selama 60 detik sampai 90 detik.

• Rasa mulas yang menandai waktu persalinan dirasakan di bagian atas perut dan menjalar hingga ke bagian pinggang. Atau bisa juga terasa di bagian pinggang dan menjalar ke bagian atas perut.

• Rasa mulas sebagai kontraksi bersalin biasanya dirasakan sangat kuat dan hebat hingga ibu hamil tak mampu berjalan atau bahkan berbicara.

• Berbeda dengan kontraksi palsu, mulas akibat kontraksi diikuti pula dengan keluarnya lendir yang bercampur dengan darah. Kondisi ini menandai bayi yang sudah siap untuk dilahirkan.

Kontraksi asli memang merupakan pertanda alami kondisi bayi yang siap dilahirkan. Namun kondisi ini juga bisa terjadi jika ibu hamil terpapar sperma. Karena itulah sebelum usia kehamilan 37 minggu, sebaiknya ibu hamil tidak terkena sperma agar tidak terjadi kontraksi yang terlalu cepat terjadi.

Sperma bisa mengakibatkan peningkatan kadar oksitoksin dalam tubuh yang memicu terjadinya kontraksi. Bila hal ini terjadi sebelum cukup bulan kehamilan, maka resiko bayi terlahir prematur bisa terjadi. Karena itu hubungan intim yang dilakukan sebaiknya menggunakan kondom atau ejakulasi luar. Setelah usia kehamilan 37 minggu, hubungan intim yang dilakukan akan berfungsi sebagai induksi persalinan alami agar rahim melakukan kontraksi sehingga persalinan mudah terjadi.

Kontraksi yang Menipu

Itulah beberapa tanda-tanda kontraksi asli yang sebaiknya dikenali ibu hamil. Tanda-tanda kontraksi yang sesungguhnya inilah yang merupakan tanda waktu persalinan yang sudah semakin dekat. Lantas bagaimana dengan kontraksi yang tidak sebenarnya?

Kontraksi yang menipu biasanya terjadi ketika ibu hamil berada dalam kondisi yang terlalu lelah. Karena itu sebaiknya ibu hamil segera menghentikan aktivitasnya dan beristirahat. Kontraksi yang tidak sesungguhnya juga bisa dirasakan saat bayi dalam kandungan bergerak dengan sangat kuat sehingga ibu pun mengalami mulas dan menyangka waktu bersalinan sudah tiba.

Berbeda dengan kontraksi asli yang dirasakan pada bagian bawah perut atau puncak rahim, kontraksi yang menipu biasanya terjadi di bagian tengah perut. Frekuensi rasa mulas pun berlangsung tidak beraturan. Kontraksi yang tidak sesungguhnya ini memang tidak perlu dikuatirkan oleh para ibu hamil. Namun jika kontraksi palsu ini berlangsung semakin sering, maka sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter.

Cara merangsang kontraksi saat persalinan


1.  Olahraga ringan

Cara pertama yang bisa anda lakukan untuk merangsang kontraksi saat hamil tua adalah dengan berolahraga ringan, misalnya saja jalan-jalan di sekitar rumah atau naik-turun tangga. Apabila cara ini masih tidak memberikan efek apapun, setidaknya tubuh jadi lebih bugar dan juga stres berkurang.

2.  Cobalah menyapu lantai

Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, wanita hamil tua yang kesulitan kontraksi disarankan untuk bersih-bersih rumah, semisal menyapu atau mengepel lantai. Konon katanya, aktivitas seperti demikian bisa membantu proses kontraksi. Tapi perlu diingat, lakukan kegiatan ini jika fisik anda fit dan memungkinkan.

3.  Periksa ke bidan atau ahli kandungan

Cara teraman yang dapat anda lakukan saat kontraksi tak kunjung datang adalah memeriksakan diri ke ahli kandungan atau bidan. Mintalah saran kepada para dokter, serta tips-tips yang bisa dilakukan untuk mempermudah kontraksi menjelang persalinan.

4.  Akupuntur

Akupuntur merupakan metode asal China, yang ditujukan untuk merangsang pelepasan oksitosin di dalam tubuh manusia. Dalam Journal of Perinatal Medicine dijelaskan bahwa akupunktur yang diberikan kepada ibu mengandung bisa membantu proses pengupasan membran, serta membantu agar waktu persalinan sesuai taksiran tanggal kelahiran.

5.  Konsumsi teh Daun Raspberry Merah

Para bidan di Amerika Serikat sering merekomendasikan teh daun rasberry merah untuk diminum wanita hamil tua, tujuan merangsang kontraksi sehingga persalinan berjalan tepat waktu.

6.  Stimulasi pada puting payudara

Stimulasi puting payudara merupakan cara efektif untuk memudahkan kontraksi menjelang persalinan. Proses ini membantu pelepasan oksitosin yang bisa merangsang rahim berkontraksi. Lakukan kegiatan ini fokus pada salah satu payudara terlebih dahulu sekitar lima menit. Tapi anda juga perlu berhati-hati, jangan melakukan stimulasi terlalu berlebihan karena bisa memicu kontraksi yang terlalu panjang serta menganggu aliran darah pada janin.

7.  Birthing balls

Kegiatan birthing balls ini dilakukan dengan cara duduk pada bola yang lentur sambil anda menggerak-gerakan tubuh. Gerakan ini bisa membantu bayi bergerak dan mendorong bayi beralih ke posisi yang benar.

8.  Mengikuti senam hamil

Senam hamil ini sangat direkomendasikan bagi wanita hamil dan mempunyai banyak manfaat, diantaranya melemaskan daerah jalan lahir bayi, membantu kontraksi rahim dan memudahkan proses persalinan menjadi lebih lancar. Lakukan senam hamil secara rutin dengan dipandu oleh instruktur yang ahli.

9.  Pijat refleksi

Pijat refleksi memiliki banyak kegunaan, selain merilekskan pikiran dan menyeimbangkan sistem dalam tubuh, kegiatan ini juga merangsang kontraksi untuk memudahkan persalinan. Namun perlu diperhatikan, lakukan proses ini pada seorang profesional yang mengetahui teknik pijat refleksi dengan baik. Selain itu, ada baiknya jika diawasi oleh dokter pribadi anda.

10.  Hilangkan perasaan cemas dan gelisah dalam diri

Munculnya rasa cemas menjelang persalinan adalah hal wajar yang dialami hampir sebagian besar ibu hamil. Meski demikian, sebaiknya kurangi perasaan cemas dan gelisah di hati anda. Apabila anda takut, maka berbagilah dan ceritakan kepada suami atau dokter agar lebih rileks.

tips sehat anak bayi dan balita