Kebutuhan Nutrisi dan Perkembangan Kehamilan 5 Bulan

Perkembangan Kehamilan 5 lima   Bulan
Apa yang terjadi saat seorang ibu hamil memasuki kehamilan 5 bulan? Memasuki 5 bulan kehamilan atau minggu ke-22 sampai dengan minggu ke-25 ini semakin banyak perkembangan yang terjadi pada janin di dalam kandungan. Umumnya janin sudah memiliki berat sekitar 430 gram dan panjangnya kurang lebih 27 cm. Janin sudah tampak semakin mirip dengan bayi yang baru lahir meskipun lebih kurus karena lemak tubuh belum terbentuk.

Tak hanya janin saja yang mengalami kenaikan berat badan, ibu hamil pun mengalaminya. Memasuki bulan kelima ini, kenaikan berat badan terjadi kurang lebih sebesar 5,4 Kg sampai dengan 6,8 Kg. Jika penambahan berat badan sangat sedikit atau kurang dari 5,4 Kg, maka hal ini bisa dicurigai sebagai pertanda bahwa terjadi kondisi gizi buruk pada ibu hamil atau pertumbuhan janin yang mengalami hambatan.

Selain kenaikan berat badan, ibu hamil mungkin juga akan mengalami bagian pusar yang menyembul ke arah luar, gusi yang mudah berdarah dan gravitasi tubuh yang beralih ke bagian perut yang semakin membesar. Kegiatan ibu hamil pun mulai terbatasi dengan kondisi tersebut. Ibu hamil perlu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan yang terjadi.

Nutrisi Pada Usia 5 Bulan Kehamilan


Pada usia kehamilan ini, ibu hamil perlu memperhatikan asupan vitamin A, kalsium dan juga omega 3. Kalsium dibutuhkan untuk mendukung perkembangan tulang bayi dan cikal bakal gigi yang sedang terbentuk di bawah gusi. Salah satu makanan yang mengandung kalsium adalah susu. Namun sebaiknya ibu hamil memilih jenis susu yang sudah dipasteurisasi agar aman untuk perkembangan janin.

Sedangkan omega 3 diperlukan untuk mendukung perkembangan otak bayi. Omega 3 bisa didapat dalam sayuran yang berwarna hijau, kedelai, wijen, tahu, ikan makarel, ikan sardoin, ikan salmon, sus dan juga keju. Selain melalui makanan-makanan tersebut, asupan omega 3 juga bisa diperoleh dari suplemen. Omega 3 ini tidak hanya dibutuhkan pada usia kehamilan 5 bulan saja tetapi terus berlanjut hingga masa menyusui.

Sementara itu asupan vitamin A pada bulan kehamilan ini tidak hanya dibutuhkan oleh bayi saja tetapi juga untuk ibu hamil. Sebab pada bulan kehamilan ini, ibu hamil akan mengalami kondisi mata kering. Untuk itulah vitamin A diperlukan dalam jumlah yang cukup. Gunakan pula obat tetes mata untuk mengurangi kondisi mata kering tersebut.

Memantau Perkembangan Janin


Selain memperhatikan asupan nutrisi, memasuki usia 5 bulan kehamilan ini ibu hamil sebaiknya memantau perkembangan bayi. Pemantauan bisa dilakukan dengan merasakan dan memperhatikan gerakan-gerakan janin. Pada usia kehamilan ini, diharapkan janin melakukan gerakan yang bisa dirasakan oleh ibu hamil sebanyak tiga kali dalam setiap jamnya. Jika gerakan-gerakan tersebut tidak dirasakan atau hanya sesekali dirasakan, maka sebaiknya segera lakukan konsultasi ke dokter.

Ibu hamil juga perlu mewaspadai jika terjadi pendarahan. Pada usia kehamilan empat bulan sampai dengan sembilan bulan, pendarahan yang terjadi bisa menunjukkan bahwa letak plasenta yang rendah  di dalam rahim sehingga bisa menghalangi jalan kelahiran. Untuk itu jangan ragu-ragu lagi untuk memeriksakan diri dan berkonsultasi dengan dokter.

Pemantauan janin di usia kehamilan ini tentu tak hanya dilakukan oleh ibu hamil saja. Pemantauan yang lebih teliti wajib dilaukan dengan memeriksakan diri secara rutin ke dokter kandungan ataupun bidan. Dengan melakukan pemeriksaan rutin pada usia kehamilan 5 bulan ini, ibu hamil bisa melakukan langkah yang tepat jika terjadi permasalahan.
tips sehat anak bayi dan balita