Manfaat Asam Folat, Efek Samping dan Makanan Sumber Alaminya

asam folat, manfaat, efek samping dan sumber makanannya
Asam folat, salah satu nutrisi penting yang dibutuhkan ibu hamil. Nama lain dari folic acid atau vitamin B9 ini  memiliki sifat larut dalam air, sangat dibutuhkan pada proses pembelahan sel dan juga pertumbuhan sel-sel. Selain itu, vitamin B9 ini berfungsi mencegah terjadinya anemia dan mendukung produksi sel darah merah pada orang dewasa dan anak-anak. Berdasarkan ketentuan dari WHO (World Health Organization), folic acid dimasukkan dalam kategori A yakni sebagai vitamin yang wajib dikonsumsi.

Manfaatnya Bagi Ibu Hamil

Apa manfaat asam folat bagi kaum wanita? Folic acid sangat dianjurkan untuk dikonsumsi dalam jumlah yang cukup paling tidak empat bulan sebelum kehamilan. Karena itulah, pasangan suami istri yang sedang merencanakan kehamilan atau mengikuti program kehamilan selalu diwajibkan untuk mengkonsumsi folic acid ini. Sejumlah literatur medis menyebutkan jika folic acid dikonsumsi terus menerus selama satu tahun, maka peluang kehamilan bisa meningkat sampai dengan 50%. Konsumsi folic acid tersebut terus dilanjutkan selama masa kehamilan.

Keharusan untuk mengkonsumsi folic acid ini bukanlah tanpa alasan. Kekurangan folic acid atau vitamin B9 selama kehamilan dapat menyebabkan terjadinya kecacatan tabung saraf atau dikenal dengan istilah medis NTDs (Neural Tube Defects). NTDs merupakan kelainan yang terdapat di tulang belakang atau spina bifida dan kelainan otak berupa otak yang tidak terbentuk atau disebut dengan istilah medis Anencephaly.

Tak hanya mencegah NTDs pada bayi, asupan folic acid dalam jumlah cukup juga mencegah terjadinya kelahiran bayi dengan bibir sumbing, kelahiran bayi dengan berat badan rendah, mencegah keguguran dan mencegah down syndrome. Tak hanya bermanfaat untuk janin dalam kandungan saja, folic acid dalam jumlah yang cukup juga mencegah ibu hamil mengalami anemia.

Selama kehamilan, ibu hamil disarankan untuk mengkonsumsi folic acid sebanyak 600 mcg. Asupan asam folic dalam jumlah yang cukup, mampu menekan resiko terjadinya NTDs sampai dengann 80%. Jumlah folic acid untuk ibu hamil lebih tinggi daripada jumlah folic acid yang dibutuhkan oleh wanita dewasa dan ibu yang sedang menyusui. Wanita dewasa cukup mengkonsumsi folic acid sebanyak 400 mcg, sedangkan ibu menyusui sebaiknya mengkonsumsi folic acid hingga 500 mcg dalam sehari.

Efek Samping Konsumsi Berlebihan

Folic acid atau vitamin B9 ini memang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Namun bukan berarti folic acid boleh dikonsumsi berlebihan. Dosis folic acid yang disarankan berdasarkan buku MIMS (Monthly Index of Medical Specialities) petunjuk konsultasi Indonesia adalah antara 0,1 mg hingga 1 mg atau 1000 ug per hari. Lantas apa yang akan terjadi jika seseorang mengkonsumsi folic acid dalam jumlah yang berlebihan?

Dengan sifatnya yang larut dalam air, jumlah folic acid yang berlebihan dalam tubuh akan dikeluarkan oleh tubuh melalui urine dan feses secara otomatis. Walaupun demikian, jumlah folic acid yang berlebihan di dalam tubuh bisa menimbulkan gangguan kesehatan. Beberapa gangguan yang dirasakan antara lain insomnia atau gangguan tidur, nafsu makan terlampau tinggi atau terlalu rendah, depresi, mudah emosi, mudah lelah, hipertensi, gangguan konsentrasi, munculnya ruam pada kulit dan beberapa gangguan lainnya.

7 Makanan Sumber Folic Acid Alami

Folic acid atau asam folat atau vitamin B9 tersedia dalam bentuk tablet. Seringkali tablet folic acid menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan tubuh terhadap vitamin yang satu ini karena dianggap lebih praktis. Sesungguhnya mengkonsumsi folic acid dalam bentuk tablet tidaklah mutlak dilakukan. Sebab folic acid juga terkandung dalam berbagai makanan yang bisa dengan mudah didapatkan. Berikut ini beberapa sumber makanan yang mengandung asam folat:

1. Bayam

Bayam berada diurutan atas dalam daftar makanan dengan kandungan folic acid tinggi. Dalam setengah cangkir bayam, terdapat folic acid sebanyak 100 mcg. Tak hanya itu saja,bayam juga kaya akan zat besi yang dibutuhkan ibu hamil. Bayam mudah didapatkan di sekitar kita dan pengolahannya pun tidak rumit.
Namun perlu diperhatikan bahwa bayam yang sudah diolah sebaiknya tidak dipanaskan ulang. Bayam yang sudah diolah hanya mampu bertahan selama 4 jam hingga 5 jam saja. Jika lebih dari waktu tersebut, sebaiknya bayam olahan tidak lagi dikonsumsi. Sebab bayam yang dipanaskan ulang atau bayam olahan yang dibiarkan terlalu lama bisa berbahaya bagi tubuh dan bersifat racun.

2. Brokoli

Brokoli sebagai salah satu sayur berwarna hijau gelap menjadi pilihan sumber folic acid lainnya. Dengan mengkonsumsi satu cangkir brokoli saja, maka kebutuhan tubuh terhadap folic acid sudah bisa terpenuhi hingga 24%. Brokoli juga baik dikonsumsi untuk membersihkan racun-racun dari dalam tubuh karena sayuran ini bersifat sebagai detoks alami.

3. Pepaya

Buah pepaya bisa menjadi pilihan buah yang wajib dikonsumsi oleh ibu hamil. Kandungan serat yang tinggi akan membantu mencegah ibu hamil dari sembelit. Dan sebagai sumber alami folic acid, terdapat sekitar 115 mcg folic acid dalam satu buah pepaya yang berukuran sedang.

4. Kacang-kacangan

Seperti halnya bayam, kacang-kacangan memiliki kandungan folic acid yang tinggi. Ada beberapa jenis kacang-kacangan yang direkomendasikan yakni kacang merah, kacang hitam dan buncis. Dalam setengah cangkir kacang merah saja telah terkandung folic acid sebanyak 115 mcg. Sedangkan dalam setengah cangkir kacang hitam terkandungan folic acid sebanyak 128 mcg. Sementara dalam setengah cangkir buncir terkandung 141 mcg folic acid.

5. Biji-bijian

Jika termasuk orang yang suka ngemil, maka cobalah untuk mengkonsumsi biji bunga matahari. Sebab di dalam setengah cangkir biji bunga matahari yang diolah dengan cara dipanggang ini ternyata terkandung folic acid sebanyak 152 mcg. Kandungan ini tentunya bisa menyumbang cukup banyak folic acid untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Selain biji bunga matahari, setengah cangkir pasta gandum yang terbuat dari biji gandum juga bisa menjadi pilihan. Di dalamnya terkandung sekitar 92 mcg folic acid.

6. Sereal

Sereal yang dikonsumsi sebagai menu sarapan pagi juga mampu memenuhi kebutuhan akan folic acid secara penuh. Sebab di dalam semangkuk sereal terkandung 100 mcg sampai dengan 400 mcg folic acid. Pilihlah sereal yang diperkaya dengan folic acid sehingga kebutuhan tubuh akan folic acid dapat terpenuhi.

7. Jeruk

Buah jeruk bisa dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan tubuh terhadap vitamin C. Selain itu, di dalam buah yang satu ini juga terkandung folic acid. Di dalam satu buah jeruk ukuran sedang, terkandung folic acid sebanyak 50 mcg. Sesuai dengan kebutuhan tubuh akan folic acid secara keseluruhan, konsumsilah beberapa buah jeruk dalam sehari.

Nah, itulah informasi penting mengenai asam folat, folic acid atau vitamin B9 yang perlu diketahui oleh ibu hamil dan juga kaum wanita yang sedang merencanakan kehamilan. Berbekal informasi ini diharapkan para wanita menjadi lebih peduli untuk memenuhi kebutuhan tubuhnya akan folic acid.
tips sehat anak bayi dan balita