Nutrisi dan Dukungan Pada Usia Kehamilan 6 Bulan

Dukungan Pada Usia Kehamilan 6 Bulan
Dari bulan ke bulan usia kehamilan, perkembangan terus saja terjadi. Memasuki usia kehamilan 6 bulan, janin di dalam kandungan akan memberikan sensasi yang lebih mengejutkan yakni gerakan janin yang lebih dapat dirasakan sang ibu. Pada usia kehamilan ini janin mencapai berat kurang lebih 570 gram dengan panjang sekitar 33 Cm.

Dengan berat dan ukuran yang semakin bertambah, janin sudah tidak bisa bergerak bebas. Janin berada dalam posisi meringkuk. Kedua kakinya berada di bagian depan dada. Sedangkan kedua tangannya berada di depan dagu. Dalam usia ini janin bisa mendengarkan suara-suara di luar kandungan dan merasakan emosi sang ibu. Jadi, jika sang ibu merasa sedih atau bahagia maka janin pun merasakan hal yang sama.

Nutrisi Usia 6 Bulan Kehamilan

Nutrisi yang dibutuhkan ibu hamil memasuki enam bulan usia kehamilan ini sesungguhnya tidak jauh berbeda dengan nutrisi ibu hamil 5 bulan. Nutrisi penting yang diperlukan meliputi vitamin A, omega 3 dan juga kalsium. Kalsium dan omega 3 dibutuhkan untuk mendukung perkembangan tulang pada bayi. Sedangkan vitamin A berfungsi untuk membantu pembentukan sel darah merah dan juga kulit. Vitamin A dalam jumlah yang cukup akan membantu mengatasi kondisi mata kering pada ibu hamil.

Vitamin A yang dibutuhkan ibu hamil salah satunya bisa diperoleh dari ubi jalar. Ubi jalar yang dikukus bisa dikonsumsi sebagai makanan pengganti nasi. Selain kaya akan vitamin A, ubi jalar juga mengandung vitamin C dan asam folat yang dibutuhkan selama kehamilan. Sedangkan kalsium bisa diperoleh dari susu yakni susu pasteurisasi yang aman dikonsumsi ibu hamil. Sementara omega 3 bisa didapatkan dari kuaci labu, kacang kedelai dan olahan kedelai, telur dan juga keju.

Dukungan untuk Usia 6 Bulan Kehamilan

Selain memperhatikan nutrisi untuk perkembangan janin, memasuki usia kehamilan 6 bulan ini ibu hamil harus memberikan dukungan-dukungan lainnya. Contohnya saja, dengan melakukan olahraga jalan kaki. Lakukan jalan-jalan pagi ini selama sekitar 20 menit hingga 30 menit. Olahraga jalan kaki ini bertujuan untuk meredakan stress yang dirasakan ibu hamil dan juga merangsang perkembangan otak bayi.

Selain berjalan kaki di pagi hari, ibu hamil sebaiknya berendam dalam air hangat. Tindakan ini dilakukan untuk membuat ibu hamil menjadi lebih santai, membantu memperlancar peredaran darah dan juga meringankan kaki yang bengkak. Selama berendam, ibu hamil bisa melakukan latihan bernafas dalam-dalam dengan posisi berbaring di dalam bak mandi. Latihan pernafasan ini kelak dibutuhkan saat waktu persalinan tiba.

Pada masa ini pula biasanya ibu hamil akan menginginkan sesuatu atau sering disebut dengan istilah ngidam. Misalnya saja makanan atau minuman tertentu. Memang tidak ada keharusan untuk selalu menuruti keinginan ini. Secara medis juga belum terbukti efek negatif yang timbul jika keinginan tersebut tidak terpenuhi. Hanya saja sebagai bentuk dukungan moral, ada baiknya bila para suami atau orang-orang di sekeliling ibu hamil mengusahakan hal-hal yang diinginkan oleh ibu hamil.

Memasuki usia kehamilan 6 bulan ini pula sebaiknya sang ibu mulai mengajak bayi berbicara, mendongeng atau membacakan dongeng, dan memperdengarkan musik klasik. Hal-hal ini akan membantu merangsang perkembangan bayi terutama perkembangan otaknya. Ibu hamil sebaiknya semaki berhati-hati menjaga emosinya, menghindari stress dan gejolak emosi yang berlebihan. Tentunya dukungan dari pasangan dan orang-orang di sekeliling sangat diperlukan.
tips sehat anak bayi dan balita