Tips Mencegah Terjadinya Keputihan Sejak Dini

tips mencegah dan mengatasi keputihan
Bagi para wanita, pernahkah anda merasakan gatal yang disertai keluarnya cairan putih dari daerah organ intim (vagina) anda? Jika anda memang sering mengalaminya, dapat dipastikan bahwa anda sedang mengalami Flour Albus atau yang dikenal secara umum sebagai “keputihan”. Ya, keputihan merupakan kondisi yang sering diderita oleh wanita, dimana vagina mengeluarkan cairan berwarna putih kental ataupun encer.

Dalam kondisi tertentu, cairan tersebut berwarna putih kekuningan atau putih keabu-abuan dan disertai dengan rasa gatal serta bau yang tidak sedap. Jika sudah seperti itu, maka dapat dipastikan jika keputihan tersebut dikarenakan adanya jamur dan dapat mengganggu kesuburan. Beberapa penyebab dari keputihan adalah virus, jamur, bakteri, dan parasit. Secara normal, keputihan akan terjadi ketika ada rangsangan seksual, masa subur (sebelum dan sesudah menstruasi), atau di saat hamil.

Apabila keputihan terjadi secara terus-menerus dan tidak segera diatasi, maka dapat menyebabkan peradangan pada saluran kencing dan tumor. Bahkan apabila kuman penyebab keputihan ini menyerang serviks, maka dapat menimbulkan kanker serviks.
Oleh karena itu, untuk menghindari bahaya yang ditimbulkan dari keputihan maka sebaiknya lakukan pencegahan sejak dini. Beberapa tips untuk mencegah terjadinya keputihan sejak dini, antara lain adalah:

1.        Pola Makan yang Sehat

Terjadinya keputihan juga dapat disebabkan oleh makanan tertentu. Beberapa makanan yang memicu terjadinya keputihan diantaranya adalah:

·         Makanan yang mengandung kadar gula tinggi

Beberapa studi menyebutkan bahwa pengonsumsian gula secara berlebihan dapat memicu perkembangan jamur Candida albicans di dalam vagina seseorang. Makanan yang mengandung kadar gula tinggi, seperti permen, donat, anggur, serta soda.

·         Makanan fermentasi

Makanan berfermentasi diduga dapat memicu pertumbuhan jamur pada organ kewanitaan (vagina),  sehingga menyebabkan  keluarnya lendir dari organ tersebut. Beberapa makanan yang difermentasikan seperti tape, keju, ragi, dan pasta tomat.

·         Buah-buah yang dikalengkan (Buah-buahan kering)

Buah-buahan yang dikalengkan biasanya merupakan jenis buah-buahan yang telah dikeringkan. Buah-buahan kering ini mengandung kadar gula fruktosa yang tinggi, sehingga dipercaya menimbulkan pertumbuhan jamur penyebab keputihan.
Bagi anda yang sering mengalami keputihan, sebaiknya batasi pengonsumsian makanan-makanan diatas. Sedangkan makanan sehat yang dianjurkan untuk mengatasi keputihan adalah air putih, yogurt, sayuran hijau, bawang putih.

2.       Jaga Kebersihan Organ Kewanitaan (Vagina)

Menjaga kebersihan organ kewanitaan (vagina) dapat mengindari terjadinya keputihan. Usahakan untuk membersihkan organ kewanitaan anda secara teratur. Apabila hendak membasuh miss V, maka basuhlah dengan air dari depan (vulva) ke belakang (anus). Hal ini bertujuan menghindari adanya kuman dari anus yang memungkinkan menempel ke miss V.

3.       Gunakan Pembalut yang Higenis dan Aman

Dewasa kini, banyak sekali beredar pembalut-pembalut bekas yang didaur ulang sehingga sangat memicu timbulnya keputihan bahkan kanker. Oleh karena itu, anda harus benar-benar teliti dan waspada dalam memilih pembalut yang aman bagi organ kewanitaan (vagina).
Sebaiknya pilihlah pembalut yang tidak mengandung zat pemutih dan pewangi. Selain itu, juga jangan menggunakan pembalut berbahan dioxin ataupun mengandung Florensen.
Gunakan pembalut yang terbuat dari kapas (cotton), mempunyai daya serap tinggi agar permukaan tetap kering, serta usahakan memilih pembalut yang dapat berperan sebagai antiseptik.

4.      Basuh Organ Kewanitaan (Vagina) dengan Daun Sirih

Daun sirih mengandung senyawa minyak atsiri, fenil, cyneole, cadinene, tannin, propane, estragol, kavicol, hidrosikavicol, kavibetol, caryophyllene, allylpyrokatekol, diastase, pati, terpennena, seskuiterpena, dan eugenol. Kandungan – kandungan pada daun sirih berperan sebagai anti kuman, anti jamur, dan antioksidan.  Oleh karena itu, daun sirih telah digunakan secara turun-menurun untuk mengatasi keputihan.
Caranya: dengan mengambil sekitar 8-10 lembar daun sirih, kemudian merebusnya dalam 2 liter air. Setelah direbus, dinginkan beberapa saat lalu basuhkan ke daerah miss V.

*Perhatian: Jangan gunakan air rebusan daun sirih ini untuk membasuh organ kewanitaan (vagina) terlalu sering. Hal ini dikarenakan kandungan anti kuman pada daun sirih dapat membunuh semua kuman (kuman baik dan kuman jahat) di dalam organ intim kewanitaan (vagina). Padahal kuman baik juga bermanfaat untuk organ tersebut.

5.       Hindari Kondisi yang Lembab

Usahakan agar miss V tidak berada di dalam kondisi lembab dalam jangka waktu lama. Kondisi lembab dapat memicu pertumbuhan jamur. Oleh karena itu, jangan menggunakan celana ketat dari bahan yang tidak menyerap keringat. Selain itu, gantilah celana anda apabila sudah berkeringat dan lembab.
***

Sebenarnya keputihan adalah hal yang wajar bagi wanita karena merupakan mekanisme tubuh untuk melindungi vagina dari infeksi. Namun jika keputihan tersebut berwarna putih kekuningan, berbau dan menimbulkan rasa gatal, maka dapat menjadi tanda adanya jamur, sehingga harus segera diobati. Namun bagaimanapun juga “mencegah akan lebih baik daripada mengobati”. Oleh karena itu, sebaiknya cegahlah keputihan sejak dini! 

Baca juga:
5 Penyebab Siklus Menstruasi Tidak Teratur
tips sehat anak bayi dan balita

tips cepat hamil
infoTipshamil.com
cara cepat hamil