Tanda Tanda Kehamilan Minggu Pertama

Tanda Tanda Kehamilan Minggu Pertama
Tak sedikit kaum wanita yang tidak mengenali tanda tanda kehamilan minggu pertama. Kehamilan baru diketahui setelah minggu kedua atau bahkan ketika kehamilan hampir berusia satu bulan. Hal ini sebenarnya kurang baik karena wanita yang sedang hamil telah sedikit terlambat untuk memperhatikan kesehatan janin dan dirinya. 

Padahal masa-masa awal pertumbuhan janin sangat membutuhkan dukungan, misalnya saja dalam hal nutrisi. Nah, untuk itu sebaiknya simak beberapa tanda-tanda penting yang dapat dideteksi pada minggu pertama kehamilan.

1.      Bercak darah

Kaum wanita biasanya menandai munculnya bercak darah sebagai pertanda awal menstruasi. Padahal bercak darah juga bisa menjadi tanda awal terjadinya kehamilan. Bercak darah ini bisa jadi merupakan pertanda penempelan embrio pada dinding rahim atau disebut dengan istilah implantasi. Bercak ini muncul lebih sering dan dalam periode yang singkat. Kemunculan bercak ini juga disertai dengan rasa nyeri pada perut, kram perut dan perut yang terasa kurang nyaman. Berbeda dengan darah menstruasi, bercak darah implantasi ini memiliki warna yang lebih terang.

2.      Perubahan pada payudara

Saat terjadi kehamilan, payudara akan mengalami perubahan. Kaum wanita akan merasakan bahwa payudara terasa sakit dan tegang. Selain itu, puting payudara juga akan tampak lebih gelap. Hal ini tak lain dikarenakan adanya perubahan hormon pada tubuh wanita yang sedang hamil. Warna puting payudara ini akan semakin gelap seiring berjalannya usia kehamilan hingga mencapai 10 minggu usia kehamilan atau lebih.

3.      Rasa lelah

Tanda tanda kehamilan minggu pertama yang berikutnya adalah munculnya rasa lelah, letih dan enggan untuk beraktivitas. Energi yang terkuras ini tak lain dikarenakan janin yang sudah terbentuk menyerap kalori dari tubuh sang ibu sehingga membuat tenaga seperti selalu terkuras.

4.      Suhu basal tubuh meningkat

Kaum wanita yang sedang merencanakan kehamilan, biasanya melakukan pengukuran suhu basal tubuh setiap hari. Pengukuran suhu basal tubuh ini dilakukan saat pertama kali bangun pagi sebelum mulai beraktivitas. Melalui pengukuran suhu basal ini dapat diketahui masa ovulasi yang ditandai dengan meningkatnya suhu basal tubuh. Jika setelah masa ovulasi suhu basal tetap tinggi atau lebih tinggi, maka besar kemungkinan telah terjadi kehamilan.

5.      Perubahan mood

Orang-orang yang berada di sekeliling wanita yang sedang hamil tentu akan merasakan perubahan mood ini. Di masa-masa awal kehamilan dengan segala perubahan yang terjadi di dalam tubuh, kaum wanita akan sangat sulit mengendalikan mood dirinya. Dalam satu kesempatan wanita hamil akan merasa sangat senang, lalu dengan cepat menjadi sedih atau marah. Keadaan ini tak lain dipicu adanya perubahan kadar hormon hCG di dalam tubuh.

6.      Peningkatan intensitas buang air kecil

Memasuki masa-masa awal kehamilan, kaum wanita akan semakin sering buang air kecil. Keadaan ini terjadi karena rahim yang mulai membesar untuk menampung pertumbuhan janin. Pembesaran rahim ini membuat kandung kemih tertekan sehingga muncul dorongan untuk buang air kecil.

7.      Sembelit dan buang gas

Sembelit atau susah buang air besar dan meningkatnya intensitas buang gas tak lain disebabkan bertambahkan kadar hormon progesteron. Peningkatan hormon tersebut membuat pencernaan berjalan dengan lambat. Untuk mengatasi keadaan ini, sebaiknya wanita hamil memperbanyak mengkonsumsi makanan berserat seperti sayur dan buah-buahan. 

Nah, itulah ketujuh tanda tanda kehamilan minggu pertama yang perlu diketahui oleh kaum wanita yang sedang menanti-nantikan kehamilan. Tentunya untuk memastikan tanda-tanda tersebut masih perlu dilakukan tes kehamilan.

Baca juga:
Mengenali tanda awal kehamilan

tips sehat anak bayi dan balita