5 Penyebab Siklus Menstruasi Tidak Teratur

penyebab siklus menstruasi terlambat atau tidak teratur
Menstruasi atau datang bulan atau haid merupakan proses peluruhan dinding rahim bagian dalam (endometrium) yang ditandai dengan keluarnya darah dari organ reproduksi wanita. Pada umumnya, siklus haid agak berhenti secara total ketika wanita memasuki fase menopause, yaitu sekitar 40-50 tahun.

Secara normal, wanita akan mengalami siklus menstruasi sebanyak sekali (7 sampai 14 hari) dalam rentang satu bulan. Tetapi dalam kondisi tertentu, terdapat beberapa wanita yang sering mengalami gangguan siklus menstruasi. 

Siklus menstruasi atau haid tidak teratur ini kadang lebih cepat kadang telat ini tentu saja mengganggu aktivitas sehari-hari. Menstruasi terlambat akan menimbulkan rasa gelisah dan panik, namun ada juga yang tidak peduli dan menganggap keterlambatan tersebut adalah hal yang wajar.

Sebenarnya keterlambatan menstruasi atau telat haid bukan hanya tanda dari suatu kehamilan, melainkan dapat dikarenakan oleh beberapa faktor. Apa sajakah itu? Langsung saja simak 5 penyebab telat menstruasi berikut ini:

·         Obesitas

Obesitas merupakan penyebab utama yang menyebabkan terganggunya siklus menstruasi. Hal ini dikarenakan pada seseorang yang mengalami kegemukan, produksi hormon estrogen menjadi meningkat sebab terlalu banyak lemak di dalam tubuhnya. Kadar estrogen yang terlalu tinggi akan menyebabkan penebalan dinding rahim (hiperplasia endometrium) dan menghambat pelepasan hormon FSH (hormon yang mengatur siklus haid), sehingga fase menstruasi pun menjadi terhambat.

·         Aktivitas berlebihan

Melakukan aktivitas yang terlalu berlebihan atau olahraga yang berat dapat mempengaruhi siklus menstruasi. Pada umumnya, saat melakukan aktivitas yang terlalu berat, maka tubuh akan membakar kalori, lemak, dan protein sehingga pembentukan hormon pun berkurang. Akibatnya, siklus menstruasi menjadi terhambat.
Di sisi lain, beraktivitas terlalu berat juga dapat merusak kelenjar hipotalamus, yaitu kelenjar yang berpengaruh terhadap pelepasan hormon FSH dan hormon LH (hormon yang memicu siklus haid).

·         Terganggunya fungsi sistim kelenjar tiroid

Kelenjar tiroid dikenal juga dengan kelenjar gondok. Kelenjar tiroid ini terdapat di bagian  leher. Adanya gangguan pada kelenjar tiroid dapat menyebabkan siklus menstruasi menjadi tidak lancar. Hal ini dikarenakan kelenjar tiroid merupakan kelenjar yang berfungsi mengatur metabolisme tubuh. Sehingga apabila kelenjar tiroid tersebut mengalami gangguan, maka terjadi ketidakseimbangan hormon prolaktin. Hal ini memicu terjadinya keterlambatan siklus menstruasi.

·         Kelainan rahim

Penyebab lain yang dapat menghambat proses menstruasi adalah adanya kelainan rahim. Beberapa kelainan rahim di antaranya adalah kista (benjolan berisi cairan pada ovarium), fibroid (tumor jinak di dalam rahim), endometriosis (radang pada rahim), mola hidatidosa (hamil anggur), dan sindrom Asherman (pembentukan jaringan parut pada lapisan rahim akibat infeksi atau pembedahan).

·         Konsumsi obat-obatan tertentu

Pengonsumsian obat-obatan tertentu juga dapat mengakibatkan gangguan siklus menstruasi. Di antaranya adalah obat-obatan yang mengandung hormon (obat sakit telinga dan obat gatal), siklofosfamid, fenotiazin, bisulfan, klorambusil, dan pil KB.

***
Sebenarnya, menstruasi tidak teratur ini dapat dicegah dengan menjaga kebersihan organ intim, menerapkan gaya hidup dan pola makan yang sehat. Selain itu hindari stress dan bekerja terlalu lelah.

tips sehat anak bayi dan balita

tips cepat hamil
infoTipshamil.com
cara cepat hamil