Mencegah Kehamilan Bagi Wanita dan Pria

cara mencegah kehamilan
Seiring kemajuan di bidang kesehatan, metode kontrasepsi pun semakin beragam. Para ahli bekerja keras untuk menemukan metode kontrasepsi yang mampu mencegah kehamilan dengan aman dan efektif. Nah, jika Anda termasuk pasangan suami istri yang sedang mencari kontrasepsi yang tepat, sebaiknya simak beberapa alat kontrasepsi berikut ini.

·         Kontrasepsi IUD (Intrauterine Devices)

Kontrasepsi IUD merupakan kontrasepsi jangka panjang dan dinilai efektif untuk mencegah terjadinya kehamilan yang tidak diharapkan. Kontrasepsi ini bisa mencegah terjadinya kehamilan hingga 5 tahun. Kontrasepsi ini biasanya disarankan untuk dipasang pasca melahirkan. Ketika ari-ari bayi sudah dikeluarkan, maka saat itulah waktu yang tepat untuk memasang kontrasepsi IUD.

Kontrasepsi IUD ini disebut-sebut memiliki tingkat keamanan hingga 90%. Keberadaan alat kontrasepsi ini tidak mengganggu kelancaran produksi ASI dan bisa dilepas ketika pasangan suami istri ingin memiliki anak lagi. Alat kontrasepsi ini juga mencegah para ibu putus pakai seperti halnya yang terjadi pada penggunaan KB suntik dan pil KB. Pada penggunaan KB suntik dan pil KB, para ibu seringkali lupa jadwal suntik dan minum pil KB sehingga pemakaian kontrasepsi terputus.

·         Kontrasepsi Bentuk Pil

Pil KB menjadi alah satu alat kontrasepsi banyak dipilih oleh kaum wanita karena harganya yang cukup terjangkau dan mudah diperoleh. Saat ini tersedia jenis pil KB yang memadukan antara hormon estrogen dan hormon progesteron, serta ada pula pil KB yang hanya mengandung hormon progesteron saja.
Pil KB yang hanya mengandung hormon progesteron saja biasanya digunakan oleh para ibu sesudah bersalin atau para ibu yang masih menyusui. Pil KB yang berisi kombinasi hormon estrogen dan hormon progesteron tidak cocok digunakan para ibu yang sedang menyusui karena bisa menyebabkan produksi ASI terganggu. Namun dari segi efektivitas, pil KB yang berisi kombinasi hormon lebih efektif mencegah kehamilan daripada pil KB lainnya.

·         Kontrasepsi Bentuk Gel

Alat kontrasepsi yang satu ini memang belum diproduksi secara massal dan baru dalam tahap uji klinis. Tetapi inovasi kontrasepsi ini memberikan harapan baru bagi kaum wanita untuk mendapatkan alat kontrasepsi yang efektif tanpa efek samping.
Alat kontrasepsi berbentuk gel ini disebut-sebut mampu mencegah terjadinya kehamilan tanpa menimbulkan efek samping seperti pertambahan berat badan, tumbuhnya jerawat dan aman bagi ibu yang sedang menyusui. Gel ini cukup dioleskan setiap hari pada bagian perut, bahu, paha dan tangan. Gel ini akan menjadi penghantar bagi hormon untuk mencegah terjadinya kehamilan.

Kontrasepsi untuk Pria

Urusan kontrasepsi untuk mencegah terjadinya kehamilan sesungguhnya bukanlah urusan kaum wanita semata. Kaum pria pun bisa berperan aktif untuk mencegah terjadinya kehamilan dengan menggunakan alat kontrasepsi untuk pria. Saat ini ada dua pilihan yang tersedia yakni kondom dan vasektomi.

Kondom terbuat dari bahan karet latex yang dipakaikan pada organ vital pria sebelum melakukan hubungan intim dengan pasangan. Kondom berfungsi mencegah masuknya sperma ke dalam organ reproduksi wanita. Sedangkan vasektomi merupakan metode kontrasepsi yang lebih praktis dan efektif jika dibandingkan dengan kondom.

Vasektomi dilakukan dengan cara mengikat saluran sperma. Tujuannya tak lain agar sperma yang diproduksi oleh testis tidak ikut terbawa ketika terjadi ejakulasi. Vasektomi ini tidak bersifat permanen. Kaum pria yang ingin kembali memiliki keturunan bisa melakukan rekanalisasi atau penyambungan kembali.

Nah, berbekal informasi ini diharapkan wawasan Anda dan pasangan semakin bertambah mengenai alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan. Tentu saja perlu dilakukan konsultasi medis untuk mendapatkan alat kontrasepsi yang tepat. Sebab masing-masing pasangan memiliki kecocokan yang berbeda-beda berkaitan dengan penggunaan kontrasepsi.
tips sehat anak bayi dan balita