Keluhan di Masa Kehamilan 9 Bulan dan Solusinya

Masa Kehamilan 9 Bulan
kehamilan sembilan bulan
Pada kehamilan pertama, sebagian besar para ibu mengalami kecemasan saat memasuki usia kehamilan 9 bulan. Hal ini normal-normal saja, asalkan rasa cemas itu tak berlebihan. Apabila berlebihan, ibu hamil akan merasa tidak nyaman, stress dan bahkan depresi. 

Keadaan tersebut tentunya bisa mengganggu persiapan menjelang waktu melahirkan.
Tak hanya masalah psikis saja yang bisa mengganggu proses kelahiran yang segera tiba, tetapi masalah fisik pun harus diwaspadai. Nah, kondisi apa sajakah yang akan dialami ibu hamil memasuki usia 9 bulan kehamilan? Berikut ini keluhan yang terjadi memasuki bulan kesembilan kehamilan dan solusi menghadapinya.

·         Kontraksi palsu

Pada bulan kesembilan ini, ibu hamil akan sering mengalami kontraksi palsu. Kontraksi palsu ini berupa rasa sakit yang ringan. Jika rasa sakit ini muncul, ibu hamil yang sedang beraktivitas bisa berbaring atau duduk untuk mengurangi rasa sakitnya.

·         Pusing dan lemas

Keluhan pusing dan lemas masih dianggap wajar jika tidak sampai mengganggu aktivitas. Bila ibu hamil merasakan pusing dan lemas hingga tidak bisa beraktivitas, maka keadaan tersebut bisa disebabkan karena kurang darah. Untuk memproduksi sel-sel darah merah yang mencukupi, tubuh ibu hamil memerlukan asupan zat besi, asam folat dan juga vitamin B12.
Baik kebutuhan zat besi, asam folat dan vitamin B12 bisa diperoleh dari asupan makanan sehari-hari. Khusus untuk zat besi, biasanya pada trimester kedua ibu hamil dianjurkan mengkonsumsi tambahan zat besi sebanyak 9 mg per hari. Sedangkan di trimester ketiga jumlah tersebut ditambah menjadi 13mg per hari.

·         Tubuh tidak nyaman

Memasuki kehamilan 9 bulan ini, ibu hamil akan merasa semakin tidak nyaman dengan kondisi tubuhnya. Hal ini tak lain disebabkan perubahan posisi janin sehingga memberikan tekanan di bagian bawah pinggul. Dalam keadaan yang tak nyaman seperti ini, sebaiknya ibu hamil tidak memaksakan diri untuk beraktivitas.
Mintalah bantuan jika ingin mengambil barang di tempat yang tinggi agar tidak sampai terjatuh. Bila ingin membungkukan badan, sebaiknya tekuk kedua kaki terlebih dahulu. Posisi ini akan membantu ibu hamil agar tidak terpeleset.

·         Pembengkakan pada kaki

Kaki bengkak yang terjadi selama kehamilan tergolong sebagai keadaan yang wajar terjadi. Keadaan ini bisa dikurangi dengan cara berjalan kaki sehingga peredaran darah menjadi lebih lancar. Namun ada juga pembengkakan yang tidak normal. Untuk mengetahui pembengkakan yang tak normal, cobalah untuk menekan tungkai kaki yang bengkak.
Jika bagian yang ditekan tidak cepat kembali, maka keadaan tersebut menunjukkan adanya penumpukan cairan. Jika pembengkakan ini diikuti dengan nyeri tengkuk, nyeri ulu hati, mata berkunang-kunang dan kepala pusing, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan medis ke bidan atau ke rumah sakit terdekat.

·         Gerakan bayi

Sejak mulai memasuki bulan kelima kehamilan dan bulan-bulan selanjutnya, ibu hamil akan merasakan gerakan janin yang semakin sering. Dalam keadaan terjaga, ibu hamil paling tidak akan merasakan 10 kali gerakan janin dalam kurun waktu 12 jam. Jika ibu hamil tidak lagi merasakan gerakan janin, maka sebaiknya segera lakukan pemeriksaan medis agar tidak terlambat hingga terjadi resiko kematian janin dalam kandungan.


Nah, itulah beberapa kondisi yang akan dialami ibu hamil memasuki kehamilan 9 bulan. Dengan mengetahui informasi ini diharapkan para ibu menjadi lebih waspada dan juga tidak kuatir berlebihan sehingga menimbulkan stress dan depresi. 
tips sehat anak bayi dan balita