Cara Mengetahui Kehamilan Dengan Metode Modern dan Kuno

Cara Mengetahui Kehamilan
Cara paling umum yang dilakukan untuk mengetahui kehamilan adalah dengan menggunakan alat tes kehamilan test pack. Test pack ini bekerja dengan cara mendeteksi peningkatan kadar hormon hCG (Human Chorionic Gonadotropin) dalam urine yang dihasilkan oleh embrio ketika terjadi kehamilan. Nah, selain dengan melakukan tes urine dengan test pack, masih ada beberapa cara mengetahui kehamilan lainnya baik metode modern hingga metode kuno.

1.      Tes darah

Jika tes kehamilan dengan test pack bisa dilakukan sendiri di rumah, maka tes darah harus dilakukan di laboratorium ataupun di rumah sakit. Tes darah ini mampu mendeteksi kadar hormon hCG lebih awal dibandingkan dengan tes urine. Tes darah bisa mendeteksi kehamilan yang terjadi kurang lebih 6 hari hingga 8 hari sesudah ovulasi.

2.      Pemeriksaan USG (Ultrasonografi)

Seperti halnya tes darah, pemeriksaan USG ini hanya bisa dilakukan di rumah sakit atau di klinik yang memiliki peralatan USG. Pemeriksaan ini dilakukan dengan menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk memeriksa rongga perut. Selanjutnya citra rongga perut akan ditampilkan pada sebuah layar. Pemeriksaan dengan USG ini bisa mendeteksi kehamilan awal di usia enam minggu dan tujuh minggu.
Pemeriksaan USG ini mampu menghasilkan informasi yang lebih banyak daripada tes urine maupun tes darah. Dengan pemeriksaan USG bisa diketahui usia janin, perkembangan janin, posisi janin dan plasenta, jumlah janin dalam kandungan hingga mampu mendeteksi jika ada ketidaknormalan berkaitan dengan perkembangan janin.

3.      Tes kehamilan dengan cairan pemutih

Cairan pemutih yang biasa digunakan untuk mencuci pakaian dan membersihkan ruangan ternyata juga bisa dipakai sebagai alat tes kehamilan. Untuk melakukan tes kehamilan dengan cairan pemutih, tampung terlebih dahulu urine dalam sebuah wadah. Setelah itu barulah campur dengan pemutih. Jika campuran urine dan cairan pemutih itu mengeluarkan busa, maka ada kemungkinan telah terjadi kehamilan.

4.      Tes kehamilan dengan cuka

Cara mengetahui kehamilan yang berikutnya adalah dengan menggunakan cuka. Untuk melakukan tes ini, tampung urine dalam sebuah wadah lalu campurkan dengan cuka. Jika terjadi perubahan warna, maka bisa jadi telah terjadi kehamilan.

5.      Tes kehamilan dengan mengamati urine

Perubahan urine yang dapat diamati dengan kasat mata juga bisa menjadi pertanda terjadinya kehamilan. Untuk memudahkan pengamatan terhadap urine, tampunglah urin dalam sebuah wadah. Jangan sentuh urine tersebut dan biarkan selama kurang lebih 24 jam. Bila setelah kurun waktu tersebut Anda mendapati adanya lapisan tipis berwarna putih di permukaan urine, maka ada kemungkinan Anda positif hamil.

6.      Tes kehamilan dengan bawang

Metode tes kehamilan ini merupakan metode tradisional yang digunakan oleh masyarakat Yunani kuno. Di masa itu, tes kehamilan dilakukan dengan cara yang sangat sederhana yakni dengan memasukkan sebutir bawang ke dalam organ intim wanita dan membiarkannya selama semalaman. Jika keesokan paginya tercium bau bawang dalam nafas, maka kemungkinan kehamilan tidak terjadi. Sebaliknya bila tidak tercium aroma bawang, ada kemungkinan telah terjadi kehamilan.

7.      Tes kehamilan dengan biji gandum dan jelai

Tes kehamilan kuno ini digunakan oleh wanita-wanita Mesir kuno. Untuk melakukan tes ini, tampung urine lalu gunakan untuk membasahi biji gandum dan jelai. Bila biji gandum tumbuh, maka itu pertanda bahwa seorang wanita sedang mengandung anak perempuan. Sebaliknya, jika jelai yang tumbuh itu berarti anak yang dikandung adalah anak laki-laki. Bila keduanya tidak tumbuh, bisa disimpulkan tidak terjadi kehamilan.

Nah, itulah beberapa referensi cara mengetahui kehamilan selain dengan menggunakan test pack. Tentunya Anda bisa memilih cara yang paling aman digunakan dan menampilkan hasil yang paling akurat. 
tips sehat anak bayi dan balita