Tips Cepat Hamil Setelah Menstruasi

Cara Cepat Hamil Setelah Haid
Apakah Anda sering bertanya-tanya kapan waktu yang tepat untuk berhubungan intim dengan suami agar bisa cepat hamil? Ahli kesehatan reproduksi mengatakan bahwa waktu yang tepat untuk berhubungan intim adalah ketika setelah masa menstruasi. Namun kapan waktu yang benar-benar tepat mungkin masih belum dijelaskan dengan detail. Ya, Anda memang bisa lebih cepat hamil jika berhubungan intim setelah masa menstruasi tapi berapa jangka waktunya?

Untuk menjawab pertanyaan mengenai waktu yang tepat untuk berhubungan intim, mari kita pahami dulu siklus pembuahan dan siklus menstruasi pada wanita. Hal ini dikarenakan siklus pembuahan atau proses kehamilan sangat berhubungan erat dengan siklus menstruasi namun masih banyak orang yang belum tahu. Untuk tujuan tersebut artikel ini akan membahas mengenai hubungan kehamilan dengan siklus menstruasi.

Kehamilan pada wanita akan terjadi jika terjadi pembuahan dalam kurun waktu 12 hingga 24 jam setelah sel telur dilepaskan, sementara sperma yang dimasukkan oleh pria bisa bertahan hingga 5 hari di dalam tubuh wanita. Jika sel sperma yang ada di dalam tubuh berhasil membuahi sel telur, maka sel telur yang sudah dibuahi akan turun ke uterus dan menempel di lapisan tebal pada dindingnya. Setelah sel telur menempel di uterus tubuh akan memproduksi hormon kehamilan. Oleh karena itu kiat untuk cepat hamil setelah masa menstruasi adalah dengan memperhitungkan siklus menstruasi dan periode pembuahan.

Apa itu sebenarnya menstruasi? Menstruasi atau yang biasa disebut dengan haid atau datang bulan adalah sebuah proses di mana darah keluar dari rahim yang diakibatkan oleh luruhnya lapisan dalam pada dinding rahim. Pada dinding rahim tersebut terdapat banyak pembuluh darah dan sel telur yang tidak dibuahi sehingga dikeluarkan oleh tubuh bersama dengan lapisan tebal yang terdapat dalam uterus. Inilah yang menyebabkan rasa sakit pada saat menstruasi karena memang dinding rahim rontok dalam arti sebenarnya. 

Siklus menstruasi yang normal adalah suatu siklus di mana menstruasi datang di waktu yang tepat dan bisa dihitung secara teratur. Siklus menstruasi yang sehat menandakan bagian-bagian penting di dalam tubuh terutama organ reproduksi bekerja dengan baik. Menstruasi adalah hal yang sangat normal dan merupakan kodrat wanita. Siklus menstruasi pada umumnya adalah 28 hari di mana satu siklus masing-masing berbeda lamanya. Ada yang 7 hari, 5 hari, bahkan hanya 1 hari, sedangkan jika menstruasi berlangsung hingga 2 minggu berarti ada yang salah dengan tubuh Anda. 

Seorang wanita yang ingin cepat hamil harus mengetahui siklus atau fase menstruasinya sendiri. Berikut adalah fase menstruasi yang normal:

1.     Fase menstruasi
Waktu di mana keluarnya darah, dan fase ini pada masing-masing orang berbeda
2.     Fase pra-ovulasi
Fase ini mulai ada pembentukan dan pematangan ovum yang terdapat di dalam ovarium, peningkatan ini bisa terjadi karena disebabkan oleh naiknya kadar eksogen dalam tubuh. Untuk mengetahui masa subur Anda, bisa dilihat dari perubahan periodik menstruasi, perbuahan lendir serviks, dan perubahan pada suhu basal tubuh.
3.     Fase ovulasi
Pada fase ini sel telur sudah matang dan sudah siap untuk dibuahi. Fase ovulasi juga disebut dengan masa subur yang apabila wanita melakukan hubungan intim di masa ini maka kemungkinan untuk hamil akan lebih besar.
4.     Fase pascaovulasi
Jika tidak terjadi pembuahan, maka fase ini akan terjadi di mana sel telur mengalami kemunduran kemudian fase menstruasi akan mulai lagi dari awal sampai terjadinya pembuahan pada fase ovulasi.

Bagaimana mengetahui masa subur?
Cara agar cepat hamil adalah berhubungan intim pada saat wanita sedang dalam masa subur. Hubungan intim bisa dilakukan 2 hari sekali agar sperma bisa membuahi sel telur dan terjadi kehamilan. Masa subur adalah masa di mana sel telur sudah matang dan siap untuk dibuahi di mana pada umumnya terjadi dalam waktu 11 sampai 17 hari dihitung dari hari pertama masa menstruasi selesai. 
Dalam ilmu kedokteran dikatakan bahwa masa subur wanita mengalami puncaknya dalam jangka waktu 14 hari dihitung dari hari pertama menstruasi selesai. Namun perhitungan ini belum sepenuhnya bisa diandalkan karena periode atau lama menstruasi pada setiap wanita bisa berbeda-beda sehingga perhitungan masa suburnya pun berbeda. Untuk lebih memudahkan Anda menghitung masa subur, bisa menggunakan metode sebagai berikut:
1.     Metode kalender
Metode ini adalah metode yang digunakan untuk menghitung masa pada waktu subur dan tidak subur.
-       Masa subur terjadi pada waktu menstruasi terakhir = 13 hari
-       Masa pra atau tidak subur adalah masa subur -3 dan masa subur +3
2.     Metode kalender tabel
Metode ini lebih mudah digunakan untuk menghitung masa subur. Berikut akan diberikan gambaran mengenai kalender tabel yang menggunakan singkatan SM untuk Siklus Menstruasi, O untuk Ovulasi, dan MS untuk Masa Subur
1)     SM 22, O = hari ke-8, MS =  hari ke-7 sampai 9
2)     SM 23, O = hari ke-9, MS =  hari ke-8 sampai 10
3)     SM 24, O = hari ke-10, MS =  hari ke-9 sampai 11
4)     SM 25, O = hari ke-11, MS =  hari ke-10 sampai 12
5)     SM 26, O = hari ke-12, MS =  hari ke-11 sampai 13
6)     SM 27, O = hari ke-13, MS =  hari ke-12 sampai 14
7)     SM 28, O = hari ke-14, MS =  hari ke-13 sampai 15
8)     SM 29, O = hari ke-15, MS =  hari ke-14 sampai 16
9)     SM 30, O = hari ke-16, MS =  hari ke-15 sampai 17
10)  SM 31, O = hari ke-17, MS =  hari ke-16 sampai 18
11)  SM 32, O = hari ke-18, MS =  hari ke-17 sampai 19
12)  SM 33, O = hari ke-19, MS =  hari ke-18 sampai 20
13)  SM 34, O = hari ke-20, MS =  hari ke-19 sampai 21
14)  SM 35, O = hari ke-21, MS =  hari ke-20 sampai 22
15)  SM 36, O = hari ke-22, MS =  hari ke-21 sampai 23
3.     Termometer digital
Salah satu tanda terjadinya masa subur pada wanita adalah peningkatan suhu basal pada tubuh wanita. Memperkirakan masa subur dengan cara ini cukup mudah yaitu hanya dengan mengukur suhu tubuh pada saat menstruasi hari pertama dengan termometer digital.  Pengukuran dilakukan pada pagi hari setelah Anda bangun tidur dan belum melakukan aktivitas apapun termasuk ke kamar mandi. Jika suhu tubuh meningkat lebih dari 0.08 dibandingkan suhu pada hari biasa, maka itu adalah saat yang tepat untuk melakukan pembuahan. Hubungan intim bisa dilakukan selama 48 jam sekali pada periode 4 hingga 7 hari pada waktu suhu tubuh meningkat.

Demikian cara untuk mengetahui masa subur pada wanita yang bisa dijadikan pedoman bagi Anda yang ingin cepat punya anak. Cara ini tentu harus dilengkapi dengan pola dan gaya hidup yang baik serta jaga kondisi tubuh agar tidak terlalu lelah.

Baca juga:
Masa subur wanita setelah haid

tips sehat anak bayi dan balita

Informasi tentang tips cepat hamil atau program kehamilan yang lengkap, tepat dan efektif. Buku panduan cara cepat hamil, silakan klik website ini: infotipshamil.com

buku tips hamil