Konsepsi dan kehamilan

konsepsi atau pembuahan
Kehamilan hanya bisa terjadi apabila telah terjadi konsepsi atau pembuahan sel telur oleh sperma. Konsepsi dapat berubah menjadi kehamilan apabila kondisi kesehatan tubuh terjaga baik. Bagi para perempuan yang sudah lama mendambakan buah hati, terdapat beberapa tips untuk meningkatkan peluang kehamilan. Berikut tipsnya

Pastikan Anda sedang berada dalam masa subur

Usaha konsepsi dapat Anda coba ketika Anda sedang berada dalam masa subur. Peluang kehamilan akan jauh lebih tinggi apabila konsepsi terjadi di masa subur atau dalam kondisi subur. Masa subur dapat diketahui dari siklus menstruasi Anda. Bahkan dari siklus menstruasi ini, Anda dapat memperkirakan masa subur Anda. Masa subur juga dapat diidentifikasi dari tanda-tanda berikut:
·         meningkatnya suhu basal
Ketika ovulasi terjadi, suhu basal Anda akan meningkat meskipun hanya sedikit (sekitar 0,5 hingga 1 derajat saja). Karena peningkatan suhu basalnya sangat kecil, Anda harus cermat dalam mengukur suhu basal Anda, khususnya suhu basal normal Anda agar Anda dapat dengan mudah mengetahui selisihnya.
·         kondisi cairan pada vagina
Ciri kondisi cairan vagina saat masa ovulasi yaitu cairan berwarna bening dan licin.

Atur posisi hubungan intim

Meskipun belum ada penelitian medis yang mengungkapkan bahwa posisi hubungan intim mempengaruhi keberhasilan konsepsi, pengalaman banyak orang membuktikan bahwa posisi hubungan intim tertentu cukup efektif untuk meningkatkan peluang keberhasilan kosepsi. Menurut banyak sumber yang telah berpengalaman, terdapat dua jenis posisi berhubungan intim yang diklaim dapat meningkatkan peluang kehamilan, yaitu:
·         posisi misionaris/ man on top
Posisi berhubungan intim di mana tubuh pria berada di atas tubuh wanita memungkinkan cairan sperma yang keluar dari alat vital pria akan langsung mengalir ke rahim. Dampaknya, peluang sperma untuk bertemu sel telur secara langsung akan sangat besar.
·         posisi rear-entry/ doggy style
Kelebihan dari posisi berhubungan intim yang satu ini yaitu memperpendek jarak tempuh sperma menuju rahim. Jarak tempuh yang lebih pendek ini memungkinkan sperma tetap bertahan hingga bertemu dengan sel telur.

Usahakan tetap dalam posisi terlentang usai melakukan hubungan intim

Setelah berhubungan intim, sebaiknya tetapkan posisi Anda dalam posisi tidur terlentang. Biarkan posisi ini antara 15 hingga 20 menit dan jangan lupa untuk tetap rileks. Bila perlu Anda ganjal panggul Anda dengan bantal berukuran kecil. Tujuannya agar sperma yang masuk dapat berenang dengan lancar menuju sel telur.

Rileks agar dapat Orgasme

Seringnya wanita yang ingin sekali hamil terlalu terpaku dengan teori ini itu hingga pikiran tidak bisa menjadi rileks bahkan saat sedang melakukan hubungan intim dengan suami. Sebaiknya Anda rileks saja dan nikmati setiap prosesnya. Kondisi tubuh dan pikiran yang rileks dapat membantu Anda mencapai orgasme. Orgasme tentu dapat meningkatkan peluang untuk terjadi pembuahan. Mengapa? Ketika Anda mencapai orgasme, aliran darah yang menuju ke organ reproduksi akan meningkat sehingga organ reproduksi akan berfungsi dengan optimal. Orgasme juga dapat memicu rahim untuk menghisap lebih banyak cairan sperma  yang masuk.

Tingkatkan intensitas berhubungan intim

Sering berhubungan intim juga dapat meningkatkan peluang untuk terjadi pembuahan dan kehamilan. Tips ini sangat dianjurkan untuk Anda yang memiliki pasangan dengan jumlah sperma sedikit  atau untuk Anda yang memiliki siklus ovulasi tidak teratur.

Perhatikan asupan nutrisi

Asupan nutrisi sangat penting untuk terjadi pembuahan pada rahim. Terdapat sejumlah nutrisi yang dapat meningkatkan kesuburan, diantaranya adalah:
·         vitamin C
·         vitamin B6
·         zink

Lakukan ini pada pasangan

Calon ayah juga wajib untuk tidak merokok, meminum minuman beralkohol, stress, menghindari lokasi kerja yang banyak bahan-bahan kimia berbahaya, tidak memakai celana dalam ketat, dan tidak mandi dengan air hangat sebelum melakukan hubungan intim.
tips sehat anak bayi dan balita