Kehamilan yang tak kunjung datang

belum hamil juga
Setelah pernikahan, hal yang paling dinantikan pasangan adalah kehamilan. Meskipun menganggap kehamilan sebagai sebuah hal penting, beberapa wanita sering bertanya-tanya seputar kapan waktu yang tepat untuk memperoleh kehamilan. Mereka selalu bertanya tentang seberapa lama mereka harus menunggu sebelum bisa mendapatkan kehamilan atau memperoleh momongan. Berbagai pertanyaan seperti ini adalah wujud perhatian kalau wanita ingin kehamilan mereka tanpa ada masalah sama sekali. Beberapa orang terdekat juga sering bertanya seputar kapan ingin segera punya momongan dan lain sebagainya. Pertanyaan-pertanyaan ini justru sering membuat wanita dan pasangan merasa frustasi.

Upaya Mendapatkan Kehamilan

Mewujudkan kehamilan dalam pernikahan memang merupakan sebuah usaha yang cukup melelahkan. Perlu banyak pertimbangan untuk mendapatkan kehamilan sehat dan tanpa resiko. Keyakinan serta kesabaran adalah kunci utama pasangan. Sebenarnya tak ada standar waktu yang tepat dan menentukan tolak ukur pasti bagi wanita untuk bisa hamil. Beberapa ahli sering memberikan gambaran bahwa kebanyakan pasangan bisa mendapatkan kehamilan dalam jangka waktu pernikahan 3 bulan. Prosentase keberhasilan bisa lebih besar jika sang istri berada pada usia produktif kesuburan yaitu pada usia 24 hingga 30 tahun.

Banyak Hal Berpengaruh Pada Kesuksesan Kehamilan

Supaya tidak dilanda kecemasan, sang istri beserta pasangan bisa terlebih dahulu melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum berencana untuk hamil. Jika sudah dinyatakan sehat, maka langkah selanjutnya adalah guna mempercepat terjadinya kehamilan dan mencari tahu kapan jadwal ovulasi ibu yang tepat. Teruslah lakukan percobaan kehamilan dan dapatkan hasil yang maksimal dari usaha Anda. Jika ingin konsultasi seputar masa kesuburan, Anda bisa mengunjungi dokter kandungan atau ahli lain. Pola hidup Anda bisa berpengaruh secara signifikan pada keberhasilan untuk mendapatkan kehamilan. Diet yang sehat serta menghindari kebiasaan buruk tentu wajib dilakukan.

Semua wanita yang berada pada usia diatas 35 tahun perlu konsultasi lebih sering pada dokter jika memang belum dikaruniai anak pada jangka waktu 6 bulan. Lalu apa sebenarnya alasan kenapa wanita susah sekali hamil? Memang benar kalau tidak semua wanita bisa beruntung dan mendapatkan momongan. Ada banyak penyebab dan juga faktor yang berpengaruh. Selain permasalahan medis, faktor usia juga berpengaruh pada tingkat keberhasilan wanita untuk memperoleh kehamilan.

Tak dipungkiri kalau semakin tua usia seorang wanita, maka kemampuan sel telur mereka untuk bertahan hidup untuk terjadinya pembuahan juga semakin kecil. Pada wanita dengan usia 24 hingga 30 tahun, peluang keberhasilan kehamilan bisa mencapai diatas 60%. Sedangkan pada usia 35 tahun keatas, penurunan prosentase keberhasilan akan drastis. Selain itu, usia wanita yang tinggi bisa menyebabkan peningkatan prosentase keguguran juga. Gaya hidup juga amat berpengaruh pada keberhasilan wanita mendapatkan kehamilan. Rokok, minuman keras, dan gaya hidup buruk lain bisa menurunkan prosentase keberhasilan hamil secara signifikan. 

Baca juga:
Ketidak suburan akibat menunda kehamilan 

tips sehat anak bayi dan balita