Kontraksi Rahim Selama Kehamilan


Kehamilan bagi wanita merupakan hal yang mulia dan dinanti ketika sudah menjalani hubungan rumah tangga. Ada banyak hal yang butuh dipelajari ketika wanita sedang hamil. Salah satunya adalah istilah kontraksi. Tanda umum berakhirnya masa kehamilan adalah mulai munculnya kontraksi rahim secara teratur. Kondisi inilah yang nanti juga akan mengawali proses persalinan. Ketika kontraksi muncul, otot-otot rahim akan mengejang. Hal inilah yang akan menyebabkan terjadikan penekanan pada janin. Lama kelamaan janin akan semakin turun.
kontraksi selama kehamilan
Kontraksi pada rahim dapat muncul kapanpun sehingga perlu diketahui apa saja perbedaannya. Banyak wanita yang tidak mengetahui perbedaan dari kontraksi-kontraksi tersebut.

Kontraksi Awal

Jenis kontraksi yang paling umum adalah kontraksi dini. Jenis ini muncul biasanya pada awal-awal kehamilan atau trimester pertama. Kontraksi dini muncul karena membesarnya buah kehamilan pada rahim. Kontraksi ini juga muncul karena adanya peregangan pada jaringan di penyangga rahim. Peregangan nanti akan diikuti rasa tidak nyaman serta kembung sehingga wanita akan sering muntah. Kondisi susah buang air besar juga menjadi tanda dari kontraksi dini.

Kontraksi Palsu

Kontraksi palsu juga sering disebut dengan Braxton Hicks. Kontraksi akan muncul pada usia kehamilan sekitar 28 minggu. Kemunculan dari kontraksi ini tidak teratur. Pada umumnya kontraksi akan muncul 30 menit sampai 1 jam sekali. Tanda-tanda kontraksi palsu adalah rasa pegal yang muncul pada bagian tulang belakang. Akan timbul rasa nyeri juga pada bagian bawah tulang rusuk. Rasa pegal akan hilang dengan sendirinya dengan mendapatkan cukup istirahat.

Kontraksi Ketika Berhubungan Intim

Kontraksi jenis ini terjadi ketika menjalani hubungan seks dengan pasangan. Kontraksi akan muncul seusai orgasme. Bentuk kontraksi ini muncul hanya beberapa saat dan bakal menghilang sesuai terjadinya rileksasi. Takkan ada persalinan terjadi ketika mengalami kontraksi ini. Pada usia kehamilan yang matang yaitu sekitar 37 minggu, seks menjadi penting supaya merangsang munculnya persalinan.

Kontraksi Yang Sebenarnya

Sesuai namanya, kontraksi ini akan muncul setelah usia kehamilan matang. Kontraksi akan mulai muncul dari bagian atas otot rahim kiri serta kanan. Lalu kontraksi akan menyebar pada beberapa bagian otot diseluruh rahim. Kontraksi akan berlangsung lama sekitar 20 menit. Jika interval semakin lama, maka kontraksinya juga semakin panjang. Tanda inilah yang dijadikan patokan oleh ibu hamil guna bersiap ke rumah sakit bersalin.

Semua wanita dan ibu hamil harus mempelajari seputar kontraksi dan apa saja tanda serta ciri khasnya. Jika gagal dalam mempelajari segala jenis kontraksi, maka akan menjadi hal buruk ketika beragam jenis kontraksi muncul nantinya. Informasi diatas diharapkan berguna bagi wanita hamil atau siapapun itu. Mengenal ragam kontraksi diatas berguna untuk melakukan segala upaya untuk mengurangi rasa tidak nyaman karena kontraksi.

tips sehat anak bayi dan balita