Mengapa kualitas sperma buruk

kualitas sperma buruk
Memang benar dalam proses kehamilan, semua perkembangan yang terjadi pada sang janin terjadi pada sistem reproduksi dari pihak wanita. Meskipun demikian, perlu diperhatikan juga mengenai peran dari pihak pria dalam proses terjadinya kehamilan. Yang dimaksud disini adalah fungsi dari sperma yang bertugas membuahi sel telur untuk nanti berkembang menjadi janin.

Baik itu sel telur maupun sperma, keduanya memiliki kunci penting dalam terjadinya kehamilan. Tanpa salah satunya, kehamilan takkan terjadi. Akan tetapi ada kondisi saat sperma tidak mampu melaksanakan tugasnya dengan semestinya dan dapat disebabkan oleh banyak faktor. Salah satu faktor yang amat berpengaruh adalah karena rendahnya kualitas dari sel sperma itu sendiri.

Sel sperma yang tidak berkualitas dapat berupa sedikitnya jumlah sel sperma maupun buruknya kualitas pergerakan dari sel sperma itu sendiri. Ciri-ciri sel sperma yang berkualitas tentu saja berkaitan dengan pergerakannya yang lebih lincah bila dibandingkan yang buruk. Mengenai kuantitas, sel sperma yang baik tentu saja yang berjumlah cukup banyak. Ini merupakan pengetahuan umum yang sudah diketahui banyak orang
.

Kualitas Sperma Buruk

Faktanya, seorang pria mampu memproduksi sel sperma hingga berjumlah jutaan dalam satu harinya. Terlebih lagi jumlah tersebut amat besar bila dibandingkan dengan sel telur pada wanita. Meskipun jutaan dalam hal jumlah, tentu saja sering terjadi kerusakan dan juga kematian. Sel sperma yang siap untuk membuahi sel telur memerlukan setidaknya waktu 75 hari untuk menjadi dewasa dan juga mampu membuahinya.

Kondisi loyo dan kurang lincahnya sel sperma menjadi indikasi utama mengapa pria tak mampu untuk membuahi sel telur. Masalah ini akan menjadi amat membebani bagi tiap pasangan yang ingin segera mendapatkan momongan. Lalu bagaimana cara mencari tahu mengenai kesuburan pria karena rendahnya kualitas sperma mereka?

Yang perlu dilakukan adalah dengan memanfaatkan bantuan ahli dan juga pemeriksaan yang dilakukan pada laboratorium. Tujuannya adalah untuk mengetahui kualitas dari sel sperma tersebut. Perlu diketahui juga bahwa kental atau encer sperma tidak berpengaruh pada kualitas. Yang paling tepat untuk menentukan kualitas adalah dengan memanfaatkan bantuan pemeriksaan lab.

Ciri-ciri pria dengan kualitas sperma yang baik adalah dengan kuantitas 20 juta / ml semen. Dari segi bentuk, sperma yang baik juga pastinya punya struktur maupun bentuk yang baik. Kepala dari sel sperma tersebut haruslah oval serta ekor dari sel sperma haruslah panjang. Mengenai pergerakan, yang berkualitas adalah yang paling lincah. Tiap pria harus paham hal tersebut.

Faktor-Faktor Penyebab Sperma Buruk

Ada banyak faktor yang menyebabkan rendahnya kualitas sperma dari seorang pria. Faktor yang paling umum adalah obesitas. Kegemukan adalah penyebab rendahnya kualitas dari sperma. Karena itulah, pria gemuk cenderung memiliki masalah dengan kualitas sperma yang mereka punya. Diet dan makan serat lebih banyak adalah kebutuhan bagi semua pria untuk mendapatkan kualitas sperma terbaik.

Faktor lain adalah karena buruknya kebiasaan seseorang akan sesuatu. Merokok dan sering konsumsi miras tentu akan berujung pada masalah dalam rendahnya kualitas sperma. Tidak hanya merusak sel sperma, kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut juga dapat berujung ke impotensi. Menghilangkan kebiasaan buruk tersebut menjadi syarat untuk lepas dari resiko kualitas sperma buruk.

Yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas dari sperma seorang pria adalah dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan juga bernutrisi seimbang. Perhatikan juga asupan asam folat supaya tidak kekurangan. Jeruk, bayam, buah, dan sayur mayur dapat menjadi prioritas untuk meningkatkan kualitas dari sperma pria. 

Baca juga:
Impotensi dan cara mengatasinya

tips sehat anak bayi dan balita