Orgasme, titik klimaks

Bagi pasangan suami istri yang melakukan hubungan seksual, mereka ingin mendapatkan klimaks yang memuaskan atau yang disebut orgasme. Orgasme itu sendiri merupakan kondisi di mana pasangan suami istri tersebut merasakan puncak kenikmatan dari hubungan seks yang mereka lakukan. Puncak kenikmatan inilah yang dicari ketika melakukan hubungan seks.

Ciri-ciri Orgasme

Ada dua hal utama yang dapat menunjukan ciri-ciri orgasme. Hal pertama adalah psikis dan yang kedua adalah fisik. Ciri orgasme secara psikis hanya dapat dirasakan oleh yang bersangkutan baik oleh sang suami maupun sang istri. Ciri orgasme secara psikis ini adalah ketika Anda atau pasangan Anda berada di puncak kenikmatan, tubuh Anda merasa melayang dan kepala Anda terasa ringan.

Sementara untuk ciri fisik terjadinya orgasme dapat diketahui oleh satu sama lain, yang mana ciri tersebut adalah adanya kontraksi beberapa otot di sekitar alat kelamin, bokong, wajah, lengan dan tungkai. Selain itu, untuk ciri orgasme pada pria dapat diketahui ketika sang suami mengeluarkan cairan spermanya. Pada saat itulah seorang pria mengalami orgasme.

Puncak kenikmatan atau orgasme pada pria sangat mudah diketahui, sementara pada wanita cukup sulit untuk mengetahui kapan seorang wanita itu mengalami orgasme saat sedang melakukan hubungan seksual. Meskipun demikian, dari beberapa perubahan fisik yang terjadi, puncak kenikmatan seorang wanita ketika melakukan hubungan intim dapat diketahui. Adapun ciri-ciri fisik yang menunjukkan seorang wanita sedang mengalami orgasme adalah sebagai berikut:
·      Adanya kontraksi beberapa otot di sekitar alat kelamin wanita. Ciri ini dapat dirasakan oleh sang pasangan atau sang suami. Vagina akan terasa kejang dan menegang, sehingga penis terasa dicengkeram kuat seperti terhisap menuju arah rahim.
·      Jika dilihat dari ciri fisik yang lain, dada dan wajah sang istri akan berubah menjadi kemerahan.
·      Jika dirasakan, ketika mengalami orgasme maka denyut jantung sang istri akan berdetak lebih cepat dari sebelumnya.
·      Wanita akan mendesah ketika sedang mengalami orgasme, tubuhnya akan menggelinjang.
·      Ketika berada dalam puncak kenikmatannya, sang istri biasanya akan memeluk sang suami erat-erat atau menjambak rambut sang suami.
·      Setelah mendapatkan puncak kenikmatan tersebut, sang istri akan merasa lelap dan tubuhnya akan lunglai.

Namun tidak semua yang disebutkan sebelumnya merupakan ciri-ciri mutlak saat wanita mengalami orgasme. Karena orgasme pada wanita biasanya hanya dapat dirasakan oleh sang wanita itu sendiri.

apa itu titik klimaks atau orgasme?

Proses Mencapai Orgasme

Untuk mencapai puncak kenikmatan dalam hubungan seksual antara pasangan suami istri dibutuhkan beberapa rangsangan pada bagian tertentu. Bagi para pria, rangsangan tersebut didapatkan dari adanya gesekan pada kulit terluar penis. Gesekan tersebut bisa pada vagina atau bagian lainnya.

Proses gesekan tersebut akan membantu untuk mencapai orgasme. Gesekan yang dilakukan berulang kali dan dalam interval waktu yang lambat akan berpengaruh terhadap laju sperma menuju ujung penis (tempat keluarnya sperma). Semakin banyak gesekan yang dilakukan dan semakin cepat pula interval gesekannya, maka semakin cepat pula sang pria mengalami orgasme. Banyaknya gesekan dan interval waktu gesekannya berpengaruh terhadap laju sperma dan orgasme seorang pria.

Sementara pada wanita, untuk meraih orgasme dapat dilakukan dengan cara menyentuh titik-titik rangsangnya. Adapun salah satu titik rangsang utama dalam pencapaian orgasme pada wanita adalah klitoris. Titik ini merupakan daerah genital pada perempuan yang berupa daging kecil yang berada di dalam bagian vagina. Orgasme dapat diraih jika titik tersebut mendapatkan rangsangan ataupun sentuhan secara stabil.

Selain titik klitoris tersebut, ada beberapa titik lain yang bisa digunakan sebagai rangsangan bagi perempuan untuk mengalami orgasme. Titik-titik tersebut adalah leher dan puting payudara. Selain titik klitoris, rangsangan yang diberikan secara berbarengan akan membuat wanita lebih mudah mencapai orgasme.

Rangsangan-rangsangan tersebut akan membuat wanita mengumpulkan energi hingga Ia akan mengalami orgasme pada waktu tertentu. Tidak ada patokan waktu untuk seorang wanita mengalami orgasme, hal tersebut tergantung pada rangsangan yang diberikan. Bahkan ada kalanya seorang wanita tidak mengalami orgasme ketika Ia melakukan hubungan seksual bersama suaminya.

Jenis-jenis Orgasme

Mengetahui jenis-jenis orgasme diperlukan agar bisa lebih memahami cara untuk mewujudkan puncak kenikmatan dalam berhubungan seksual  yang luar biasa. Secara umum, ada dua jenis orgasme, yaitu orgasme klitoris dan orgasme vagina. Orgasme klitoris terjadi karena adanya rangsangan-rangsangan yang di lakukan pada bagian klitoris, sementara orgasme vagina terjadi karena adanya penetrasi yang dilakukan penis di dalam vagina.

Selain kedua jenis orgasme tersebut, ada beberapa jenis orgasme lain yang perlu Anda dan pasangan Anda ketahui, agar bisa mendapatkan puncak kenikmatan yang luar biasa ketika melakukan hubungan seksual. Adapun jenis-jenis lainnya adalah sebagai berikut:

1.  Pressure Orgasm

Salah satu jenis orgasme lain adalah Pressure Orgasm, yang mana orgasme ini terjadi akibat adanya stimulasi tak langsung atau tak ada sentuhan secara langsung. Hal ini dapat dilakukan dengan membayangkan hal-hal yang bisa membuat terangsang dan kemudian merasakan orgasme.

2.  Tension Orgasm

Tension orgasm merupakan salah satu orgasme yang terjadi akibat adanya rangsangan berupa sentuhan secara langsung dan intens. Umumnya orgasme ini berlangsung secara tiba-tiba dan cepat. Tension orgasm merupakan gambaran lain dari ejakulasi dini yang dialami baik oleh pria maupun wanita. Orgasme ini merupakan salah satu orgasme yang sering terjadi.

3.  Relaxation Orgasm

Orgasme jenis ini merupakan orgasme yang terjadi akibat adanya perasaan yang menenangkan ketika mendapatkan sentuhan dan rangsangan ketika melakukan hubungan seksual.

4.  Combination Orgasm

Combination orgasm merupakan orgasme yang terjadi secara bertahap akibat adanya sentuhan dan rangsangan yang terjadi ketika melakukan hubungan seksual dengan durasi yang cukup lama.

5.  Multiple Orgasm

Orgasme jenis ini merupakan orgasme yang terjadi berulang kali setelah sebelumnya mengalami orgasme. Biasanya orgasme ini terjadi karena hubungan seksual yang dilakukan dalam interval waktu yang panjang dan berkali-kali. Orgasme ini bisa terjadi pada siapa saja baik sang istri maupun sang suami.

6.  G-Spot Orgasm

Jelas sekali bahwa jenis G-Spot orgasme ini merupakan puncak kenikmatan hubungan seksual akibat adanya rangsangan dan sentuhan pada titik G-Spot. Pada umumnya kaum wanita dapat mengetahui kapan dia mengalami orgasme jenis ini atau bukan.

7.  Fantasy Orgasm

Orgasme ini dapat terjadi pada siapa saja baik pria maupun wanita. Orgasme ini dapat terjadi tanpa melakukan hubungan seksual. Orgasme ini terjadi akibat adanya fantasi-fantasi yang diciptakan sehingga merangsang untuk terjadinya orgasme.

Banyak hal yang perlu Anda ketahui mengenai orgasme. Hal tersebut perlu dilakukan agar Anda dan pasangan Anda mendapatkan puncak kenikmatan yang luar biasa selama melakukan hubungan seksual. Kepuasan yang didapatkan baik oleh Anda maupun pasangan Anda akan berpengaruh terhadap kualitas hubungan intim Anda, sehingga Anda dan pasangan Anda tetap bisa menjaga hubungan dengan harmonis.
tips sehat anak bayi dan balita

tips cepat hamil
infoTipshamil.com
cara cepat hamil