Apa Mungkin Mengalami Menstruasi Saat Hamil

mungkinkah haid saat hamil
Hamil tapi kok haid lagi? Bagi para wanita kerap kali melihat berkas darah dan menganggap hal itu sebagai datang bulan. Tapi ternyata menstruasi saat hamil merupakan suatu peristiwa tidak normal bila terjadi dalam waktu lama. Perlu diketahui bahwa perempuan yang tidak sedang mengandung, mengalami haid karena sel telur tidak dibuahi sperma, sehingga dinding rahim meluruh, tapi hal itu tentu berbeda dengan kaum hawa yang berbadan dua. Bila kerap terjadi pendarahan yang terus keluar seperti saat kedatangan tamu bulanan, segeralah mengkonsultasikannya kepada dokter kandungan.


Hati-Hati Menyikapi Menstruasi Saat Hamil


Berdasarkan ilmu medis, istilah mens atau datang bulan saat hamil dapat dipastikan tidak terjadi. Hal itu karena sistem reproduksi wanita saling berhubungan dan terbilang cukup rumit. Beberapa kasus memang pernah terungkap, yaitu perempuan yang rahimnya sedang dihuni oleh jabang bayi, kerap tidak mengetahui bahwa dirinya sedang mengandung, karena rutin mengkonsumsi obat KB, tapi kejadian ini merupakan suatu pertanda yang kurang baik.

Kandungan hormon estrogen yang ada didalam pil KB akan menyebabkan terhambatnya proses pembekuan darah. Hal itu sama dengan melakukan terapi hormonal untuk bisa menghalangi terjadinya kehamilan. Penggunaannya memang sebaiknya tidak berlangsung dalam jangka waktu yang lama. Telah diketahui konsumsi obat tersebut memiliki banyak fungsi, tapi jangan lupa bahwa didalamnya terdapat bahan kimia yang asing bagi tubuh. Kejadian seperti ini lah salah satu pencetus terjadinya "haid saat hamil".

Tak sedikit para ibu yang mengalami peristiwa mens saat hamil seperti ini, bahkan hingga berlangsung berbulan-bulan. Untuk orang yang lebih peka, biasanya segera menghentikan kebiasaan minum pil KB. Walaupun memang banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencegah kehamilan, tapi cara ini masih banyak diminati. Langkah lain yang bisa dilakukan adalah seperti menghentikan prosesi berhubungan sex dengan suami. Anda harus memberikan pengertian dan membicarakannya dengan tutur kata yang sopan kepada pasangan mengenai hal ini, agar tidak terjadi kesalah pahaman dan hal-hal yang tidak diinginkan.


Apakah kejadian haid saat hamil itu normal?


Sebenarnya apakah kejadian pendarahan seperti itu normal? Sejumlah wanita bahkan tidak mengetahui bahwa mereka sedang memiliki jabang bayi di dalam rahimnya, mereka hanya menganggap bahwa hal itu adalah sebuah tamu bulanan yang kerap menghampiri. Ternyata, pendarahan seperti ini terdapat beberapa jenis, yaitu mulai dari sedikit flek, hingga keluarnya darah berupa gumpalan-gumpalan yang disertai dengan kram perut.

Jika kasus yang anda alami hanya sedikit darah yang keluar serta berlangsung satu atau dua hari saja, hal itu masih dapat dikatakan wajar. Kejadian tersebut memang sering dialami pada usia kandungan yang baru saja menginjak trimester awal (7 hingga 9 minggu). Terjadi karena adanya pelepasan darah implantasi embrio di uterus anda. Untuk bisa menghindari peristiwa ini, sebaiknya anda tidak bersenggama dengan suami saat berbadan dua, apalagi pernah mengalami keguguran sebelumnya. Hal lain yang bisa dilakukan adalah mengurangi aktivitas fisik seperti mengangkat beban berat atau terlalu letih.

Kegiatan diatas dapat memicu terjadinya pendarahan yang lebih berat, karena diketahui bahwa pembuluh darah di dalam rahim lebih banyak dan mengalami pelebaran saat sedang mengandung. Sebenarnya keluarnya bercak darah tersebut telah mengindikasikan terjadinya abortus atau keguguran. Jika anda mengalami hal seperti ini, segeralah datang ke dokter kandungan atau bidan untuk mengkonsultasikannya. Apalagi bila keluarnya darah yang terjadi tidak sedikit, demam, kram perut dan perut bagian bawah terasa sakit dapat menyebabkan kehamilan ektopik.

Baca juga:
Telat datang bulan atau hamil? Kenali tandanya..


tips sehat anak bayi dan balita