Asi Makanan Terbaik Untuk Perkembangan dan Pertumbuhan Bayi

asi
Kesempurnaan air susu ibu alias ASI sekarang telah banyak dipromosikan kembali setelah sebelumnya banyak ibu-ibu yang beralih kepada susu formula karena khawatir air susunya tidak dapat memenuhi kebutuhan nutrisi buah hatinya. Pemikiran seperti ini tentu diakibatkan pengaruh propaganda iklan susu formula apalagi jika berharga mahal yang diklaim mampu membuat bayi tumbuh menjadi sehat dan cerdas.

Pada kenyataannya, penelitian demi penelitian terus dilakukan untuk menyempurnakan kandungan gizi susu formula tersebut sehingga mencapai kesempurnaan air susu ibu. Dengan demikian, Anda tidak perlu ragu lagi untuk menyusui bayi Anda secara eksklusif tanpa tambahan susu formula. Ada berbagai macam alasan ibu tidak menyusui bayinya, misalnya air susu yang tidak keluar, terserang suatu penyakit, ibu berperan sebagai tulang punggung keluarga sehingga sibuk bekerja di luar rumah, hingga tidak ingin keindahan payudaranya berkurang gara-gara menyusui.

Nah sebelum kelak Anda menyesal karena tidak memberikan "asi" secara maksimal kepada buah hati, sadarilah bahwa air susu ibu tak bisa tergantikan baik oleh susu formula maupun makanan tambahan yang lain semahal dan secanggih apapun proses pengolahannya. Hanya air susu ibulah yang dapat memenuhi asupan nutrisi terutama bagi bayi yang baru lahir, demi kecerdasan otak dan kesehatan tubuhnya.

ASI dan kegunaannya bagi bayi

1.   ASI membuat bayi sehat dan cerdas

Air susu ibu mempunyai dampak yang sangat positif bagi perkembangan kecerdasan otak dan indera penglihatan bayi karena mempunyai kandungan omega 3 dan asam linoleat alfa. Berdasarkan penelitian, bayi yang disusui akan memiliki tingkat intelegensi lebih tinggi daripada yang tidak.

2.   ASI membentuk antibodi pada tubuh bayi

Selain itu daya tahan tubuh bayi yang diberi air susu ibu secara eksklusif terbukti lebih baik dibanding bayi yang hanya mendapat asupan nutrisi dari susu formula karena ASI mengandung berbagai zat antibodi yang berasal dari ibu. Protein pada susu ibu juga merupakan bahan yang unik dan aman sehingga tidak menyebabkan alergi pada bayi.

3.   Praktis dan hygienis

Jika buah hati Anda hanya mengonsumsi ASI, maka Andapun akan terhindar dari kerepotan untuk membawa perangkat membuat susu formula saat bepergian. Dengan menyusui sebenarnya hidup para ibu akan dipermudah karena Anda tidak perlu repot mensterilkan botol susu formula atau membawa kaleng susu dan termos saat bepergian. Susu ibu juga terbukti sangat hygienis dan tak bisa terkontaminasi oleh bakteri sehingga aman bagi bayi.

4.   Mudah dicerna

Bayi yang baru lahir tentu organ-organ dalamnya masih belum berkembang dengan sempurna sehingga harus diperlakukan dengan sangat teliti dan hati-hati. Dengan menyusui bayi Anda, para ibu tak perlu khawatir akan kondisi pencernakan bayi karena ASI adalah bahan makanan yang sangat lembut dan mudah dicerna oleh bayi.

5.   Mencegah penyakit jantung dan obesitas

Uji klinis telah membuktikan bahwa memberikan air susu ibu kepada buah hati Anda akan meminimalkan resiko terjadinya penyakit jantung, kelebihan berat badan, dan obesitas saat dewasa kelak.

6.   Lebih dekat dengan ibu

Pada saat ibu sedang menyusui, suatu hormon yang mempengaruhi kedekatan dengan buah hati akan ikut diproduksi sehingga hubungan ibu dengan darah dagingnya akan semakin erat dan akrab. Anak-anak yang dibesarkan dengan perasaan disayangi oleh kedua orang tuanya juga akan tumbuh menjadi pribadi penyayang yang berempati besar.

Selain memiliki manfaat yang sangat besar bagi bayi, menyusui juga membawa keuntungan bagi para ibu. Dengan menyusui, hormon oksitosin ibu pasca melahirkan akan bertambah dan hal ini berdampak pada berkurangnya darah nifas yang keluar sehingga ibu terhindari dari anemia. Selain itu, ibu menyusui dapat menurunkan berat badannya lebih cepat karena kalori akan terkuras lebih banyak saat menyusui dan kabar gembiranya perut bagian bawah yang melar pada saat hamil akan cepat kembali ke bentuk semula.

Lebih penting lagi, memberikan ASI eksklusif dapat menghemat pengeluaran rutin rumah tangga, setidaknya hingga bayi berusia 6 bulan. Anda tidak perlu mengalokasikan dana khusus untuk member susu formula, karena ASI  sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan bayi anda.

Dilema ASI eksklusif bagi ibu bekerja

Seiring dengan perkembangan jaman berbagai macam profesi sekarang tak lagi memandang gender sehingga wanita pun bisa berkarya dengan berbagai latar belakang profesi dan membangun karier setingi-tingginya sama dengan pria. Hal ini selalu menjadi dilema setelah seorang wanita karier memutuskan untuk menikah dan memiliki bayi karena buah hati tentu menuntut perhatian seutuhnya sepanjang hari. Hal ini akan menjadi masalah setelah ibu kembali bekerja seusai masa cuti, terutama kesulitan untuk memberikan ASI eksklusif sementara ibu tengah berada di kantor.

Untuk mengatasi masalah tersebut Anda dapat memompa ASI Anda dan menyimpannya di kulkas dan memberikannya saat jam makan bayi. Beberapa ibu kadang pulang saat istirahat untuk menyusui bayinya kemudian kembali bekerja. Walaupun Anda dapat melakukan berbagai macam cara untuk tetap dapat memenuhi kebutuhan nutrisi si Kecil sementara bekerja, tetapi bukankah lebih indah jika Anda mendapat kesempatan untuk menyaksikan secara langsung perkembangan buah hati dengan bersamanya sepanjang hari?

tips sehat anak bayi dan balita