Gejala Umum Sebagai Tanda-tanda kehamilan awal

gejala awal kehamilan

Bagi para calon ibu yang sedang menantikan kehadiran sang buah hati, sangat penting untuk mengetahui gejala yang merupakan tanda-tanda kehamilan awal. Hal ini terutama agar para ibu bisa melakukan berbagai perawatan kehamilan sedini mungkin demi mendapatkan buah hati yang sehat dan cerdas. Selain itu bila perawatan kehamilan dilakukan seawal mungkin, resiko gangguan kesehatan yang dialami oleh ibu juga akan dapat diminimalkan.

Berikut ini adalah tanda-tanda kehamilan awal.

·    Haid yang tidak teratur atau berhenti sama sekali’
Berhentinya siklus menstruasi Anda bisa menjadi tanda awal terjadinya kehamilan, atau bisa juga masih keluar sedikit darah atau flek. Walaupun tanda-tanda kehamilan telah terjadi, pada beberapa wanita tetap keluar darah haid karena berkurangnya hormon progesteron yang diproduksi oleh corpus luteum tidak dapat menghentikan keluarnya darah menstruasi.

·    Mual dan muntah
Sebagian besar wanita akan merasakan gangguan kesehatan berupa mual dan muntah terutama di waktu pagi, sehingga lebih sering disebut dengan istilah morning sickness. Tetapi ada juga yang mengalami mual bahkan saat siang dan malam. Beberapa wanita ada juga yang beruntung dan tidak mengalami gangguan yang merepotkan ini sama sekali. Tetapi tidak perlu khawatir, karena gejala mual dan muntah ini akan berhenti sendiri jika kehamilan sudah memasuki trisemester kedua atau setelah 12 minggu.

·    Payudara membengkak
Payudara menjadi sensitif dan membengkak adalah tanda-tanda atau gejala kehamilan yang sama seperti yang Anda rasakan saat sedang datang bulan. Payudara Anda akan semakin sensitif  sehingga menimbulkan rasa sakit jika tersentuh, selain itu puting susu akan membesar dan warnanya akan berubah gelap. Hal ini disebabkan karena peningkatan hormon kehamilan dalam tubuh, dan memasuki trisemester kedua rasa tidak nyaman ini akan berakhir karena tubuh telah beradaptasi dengan peningkatan hormon ini. Gejala ini terjadi karena pada masa kehamilan, payudara sedang mempersiapkan untuk memproduksi asi bagi buah hati kelak,

·    Sering buang air kecil
Kondisi ini terjadi karena rahim Anda membesar dan menekan kandung kemih, atau terjadi perubahan hormon yang menyebabkan efek samping pada fungsi ginjal. Jumlah darah dan cairan pada tubuh wanita hamil juga akan meningkat sehingga ginjal pun akan memproses lebih banyak cairah sehingga tidak mengherankan jika para calon ibu akan sering buang air kecil. Pada umumnya, para calon ibu akan mengalami gejala ini hingga usia tiga bulan kehamilan dan akan semakin parah pada masa akhir kehamilan karena kandung kemih semakin tertekan oleh rahim yang telah bertambah besar.

·    Lemah
Pada tanda-tanda kehamilan awal, mungkin Anda akan merasa lemah dan capek sepanjang hari sehingga banyak tidur. Hal ini bisa disebabkan oleh meningkatnya hormon progesteron dan dapat berlangsung hingga usia kehamilan tiga bulan. Pada trisemester kedua, kondisi tubuh Anda akan pulih sehingga Anda akan bertenaga kembali. Tetapi menjelang akhir kehamilan rasa lelah akan mudah datang karena tubuh membawa janin yang telah semakin berat. Kondisi ini bisa semakin parah jika pada malam hari Anda tidak mendapat waktu istirahat yang berkualitas.

·    Mengantuk
Salah satu tanda gejala kehamilan selain rasa lemah adalah rasa mengantuk yang berlebihan. Hal ini disebabkan karena organ-organ vital jantung, paru-paru, dan ginjal pada tubuh ibu harus bekerja ekstra selain untuk memenuhi kebutuhan ibu juga janinnya.

·    Peka terhadap berbagai aroma
Beberapa wanita pada masa awal kehamilan akan lebih peka terhadap aroma benda-benda tertentu, bisa aroma makanan, bau keringat, bau parfum, dan lain sebagainya. Lagi-lagi peningkatan hormon progesteronlah yang dituding sebagai penyebab gejala ini.

·    Perut kembung dan kram
Sama seperti pada gejala menstruasi, tanda-tanda kehamilan bisa juga perut kembung atau terasa penuh sehingga membuat nafsu makan menghilang. Gejala kram perut akan terjadi berulang-ulang hingga usia kehamilan tiga bulan, saat rahim telah berada di posisi yang tepat di tengah dengan panggul sebagai penyangganya.

·    Suhu tubuh meningkat
Seperti sedang mengalami demam, suhu tubuh para wanita hamil akan meningkat sebagai gejala tanda-tanda kehamilan awal. Bila Anda mengalami keterlambatan haid diikuti dengan gejala suhu tubuh meningkat, sebaiknya segera gunakan alat tes  kehamilan karena mungkin Anda sedang hamil.

·    Pusing
Para ibu yang hamil muda juga sering mengalami gangguan kesehatan yang berupa sakit kepala. Hal ini bisa disebabkan karena dua hal yaitu fisik dan psikis. Secara fisik, rasa pusing terjadi karena tubuh mengalami peningkatan aliran darah, sedangkan secara psikis bisa terjadi sebagai efek stress akibat perasaan tegang dan depresi karena hadirnya  calon anggota keluarga baru. Hal ini terutama terjadi bagi para ibu yang mengalami kehamilan pertama kali.

·    Sembelit
Susah buang air besar pada ibu hamil terjadi karena otot-otot pada rahim mengendur sehingga menimbulkan efek samping sembelit. Tetapi dampak baik dari hal ini adalah terjadinya penyerapan nutrisi yang lebih baik pada tubuh ibu hamil.

Ulasan tentang "tanda-tanda kehamilan" diatas tidak selalu seluruhnya dialami oleh wanita hamil. Beberapa wanita ada yang tidak mengalami gangguan kesehatan apa pun, karena mungkin memiliki kondisi fisik dan kesehatan yang prima. Untuk lebih pastinya, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter kandungan jika mengalami beberapa gejala di atas. Melakukan perawatan kesehatan pada masa awal kehamilan akan lebih menjamin kesehatan ibu dan janin yang dikandungnya.

Baca  juga:
Tips aman bercinta saat hamil


tips sehat anak bayi dan balita