Kenapa susah hamil, apa penyebabnya ?


penyebab kenapa susah hamil
Susah hamil? Di dunia ini, siapa wanita yang tidak ingin hamil dan mempunyai keturunan. Bukan hanya wanita, pria juga pasti ingin segera mempunyai keturunan jika usia sudah pada waktunya. Orang tua dan mertua juga sering mendesak kita bagaimanapun cara dan apapun tipsnya untuk cepat hamil dan segera menghasilkan keturunan.

Tetapi sayangnya, kadang untuk bisa hamil itu tidak semudah yang kita bayangkan. Ada pasangan yang mengalami sulitnya mempunyai bayi. Sebenarnya, ada 3 faktor yang mempengaruhi "susahnya mempunyai keturunan" yaitu faktor dari sisi pria, wanita, dan teknis atau cara berhubungan.

Faktor dari pria, yang menyebabkan sulitnya memiliki keturunan yaitu dari segi kualitas sperma yang telah dihasilkan itu sendiri. Mutu sperma biasanya ditentukan oleh gaya hidup. Seorang pria harus memiliki gaya atau pola hidup yang sehat jika ingin bisa menghasilkan sperma yang mimiliki kualitas yang baik. Makan dan minum makanan dan minuman yang sehat. Rajin berolahraga. Dan jangan juga memanasi alat kelamin atau testis. Sperma hanya bisa terproduksi dengan baik dalam suhu 35-37 derajat Celcius.

Dari pihak wanita, yang menjadi penyebab susah hamil yaitu gangguan hormonal. Gangguan pada produksi dan keseimbangan hormon berpengaruh pada proses ovulasi yang pembuahan. Jika produksi hormon reproduksi terganggu, kesuburan wanita akan menurun, menyebabnya sulitnya hamil. Jika sel telur berkualitas rendah, hal ini juga akan mengurangi kemungkinan terjadinya hamil. Maka dari itu, gaya hidup dan pola hidup sehat sangatlah penting. Makanan bergizi sangat diperlukan agar produksi hormon seimbang. Olahraga juga perlu dilakukan untuk menjaga kesegaran dan kesehatan badan.

Baca juga:
Mengapa Susah Sekali Hamil? Apa Faktor Penyebabnya? Ada Tips Agar Cepat Hamil?

Ada beberapa hal lain yang menyebabkan susah punya anak pada wanita. Anda perlu tahu hal-hal berikut ini untuk dapat waspada dan mencegahnya ataupun menanganinya.

Penyebab susah punya anak:

1.  ALERGI PADA SPERMA


Sulit hamil bukan saja disebabkan oleh masalah kemandulan, tetapi juga bisa dikarenakan seorang wanita alergi sperma atau air mani. Dalam istilah medis, keadaan dikenal sebagai seminal plasma hypersensitivity, yaitu kondisi wanita menderita reaksi alergi saat mereka kontak dengan air mani.

Wanita yang mempunyai masalah ini harus mendapat paternal leukocyte immunization. Pada masalah ini, wanita yang memiliki alergi terhadap sperma akan memproduksi hormon antisperma atau antibodi yang akan melawan sperma yang masuk ke dalam tubuh. Ini menjadikan sel telur tidak dapat dibuahi. Sehingga, hormon antisperma harus dilawan dengan cara menyuntikan zat tertentu

Pada dasarnya, sperma mempunyai banyak kandungan, seperti protein, vitamin dan mineral. Nah, semua kandungan tersebut dapat menyebabkan alergi. Tapi yang paling berpotensi memicu alergi adalah kandungan proteinnya.

Terjadinya alergi sperma ini bukan tanpa gejala. Apabila seorang wanita merasakan beberapa hal dibawah ini setelah melakukan hubungan seksual (20-30 menit setelah bersentuhan dengan air mani), maka dimungkinkan dia mengalami alergi sperma.

Berikut gejala wanita alergi sperma:

  • Miss V menjadi lecet
  • Muncul rasa terbakar dan panas di sekitar miss V
  • Miss V mengalami pembengkakan
  • Warna kulit di sekitar miss V jadi kemerahan
  • Adanya rasa gatal-gatal di daerah miss V

Gejala-gejala di atas dapat berlangsung selama berminggu-minggu bahkan berhari-hari. Umumnya sih dialami oleh wanita yang pertama kali berhubungan intim. Untuk mengatasinya, anda bisa meminta suami untuk menggunakan kondom agar kontak dengan sperma terminimalisirkan.

Tapi perlu anda ketahui juga, kalau alergi sperma ini juga bisa diderita oleh pria lho. Dalam ilmu medis, kondisi seorang pria yang alergi sperma dikenal sebagai sindrom penyakit pasca orgasmik.

Gejala seorang pria yang mengalami alergi sperma, yaitu:

  • Mata terasa terbakar setelah mengalami ejakulasi
  • Muncul gejala seperti flu, misalnya pilek dan demam
  • Badan terasa lelah dan letih

Gejala alergi pada sperma pada pria dapat diobati melalui terapi hyposensitisation atau imunoterapi alergen.

Bahaya dari alergi sperma

Meskipun kita dapat meminimalisir dan mengendalikan gejalanya, tapi alergi sperma juga bisa menimbulkan dampak yang cukup serius. Sensitivitas terhadap sperma selama berhubungan seksual bisa berpotensi menghambat proses pembuahan. Sehingga pasangan akan kesulitan memperoleh keturunan.

Hal ini dikarenakan pada saat berhubungan seksual, sistem imun perempuan akan melawan protein milik sperma pasangan seperti layaknya bakteri. Antibodi ini akan merusak pergerakan sel sperma, sehingga membatasi kemampuan gerak sperma untuk berenang ke tuba falopi. Padahal di saluran inilah sperma seharusnya membuahi sel telur.

Mengatasi alergi sperma

Memilliki masalah alergi sperma, bukan berarti anda tidak mempunyai kesempatan untuk hamil. Masalah alergi sperma bisa diatasi dengan beberapa cara, seperti:

(1).     Terapi steroid

Cara pertama yang dapat dilakukan ntuk mengatasi alergi sperma yaitu lewat terapi teroid. Contohnya dengan pemberian obat-obatan, baik dalam bentuk tablet atau suntikan. Tujuannya untuk menekan sistem antibodi pada perempuan.

(2).     Terapi Inseminasi

Terapi ini dilakukan bila kualitas sperma kurang baik. Caranya, sperma suami akan ditampung dan dilakukan pencucian di laboratorium. Ini dilakukan untuk memisahkan sperma yang baik dari protein dan zat lain yang dapat mengganggu proses pembuahan.Setelah itu, sperma yang baik dimasukkan ke dalam rahim, sehingga sperma tersebut akan mencari sendiri sel telurnya.

(3).     Terapi Reproduksi

Dalam terapi reproduksi, cara yang dilakukan adalah menyuntikkan sperma langsung pada sel telur. Sel telur istri diambil dengan laparoskopi, kemudian sel sperma suami yang bergerak atau hidup, langsung dimasukkan ke dalam sel telur di laboratorium. Setelah itu, sel telur yang telah dibuahi sperma disuntikkan ke dalam rahim.

2.  MENOPAUSE DINI


Menopause adalah keadaan di mana kadar hormon estrogen dan progesteron wanita mulai menurun sehingga menyebabkan berhentinya siklus menstruasi dan kesuburan secara permanen Pada umumnya fase menopause terjadi pada usia 50-an. Tapi tak menutup kemungkinan menopause datang lebih awal, yakni usia 30- 40-an.

Gejala menopause dini

Gejala yang muncul pada menopause dini hampir sama dengan menopause normal, diantaranya adalah:

•    Menstruasi tidak teratur
•    Kadar darah menstruasi yang lebih banyak ataupun sedikit dibanding biasanya
•    Munculnya rasa sensasi panas (hot flushes) pada tubuh bagian atas, seperti wajah dan leher
•    Vagina kering
•    Gangguan kandung kemih
•    Kulit, mulut, dan mataa terasa lebih kering
•    Sulit mengendalikan buang air kecil
•    Insomnia
•    Berkurangnya gairah seksual
•    Sering mengeluarkan keringat berlebih
•    Despresi ringan, serta perasaan tidaka tenang.

Penyebab menopause dini

Terdapat beberapa hal yang memicu menopause dini, yaitu:

(1).    Obesitas

Seseorang yang menderita obesitas atau kegemukan, kemungkinan estrogen tersimpan dalam jaringan lemak sehingga menyebabkan terjadinya menopause dini.

(2).    Kegagalan ovarium prematur

Penderita kegagalan ovarium prematur biasanya masih mungkin mengalami menstruasi, tapi sulit hamil. Pada kondisi ini, ovarium berhenti berfungsi secara normal ketika usia seorang wanita belum mencapai 40 tahun.

(3).    Faktor Genetik

Pemicu menopause dini tak terlepas dari pengaruh genetik. Seorang wanita yang mengalami menopause pada usia dini, maka anak perempuannya berisiko enam kali lebih tinggi mengalami hal yang sama.

(4).    Merokok

Merokok adalah suatu kebiasaan yang buruk. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa wanita yang merokok cenderung mengalami menopause lebih cepat dibandingkan wanita yang tidak merokok

(5).    Operasi bedah    

Seorang wanita yang pernah melakukan tindakan operasi bedah mengangkat ovarium karena berbagai alasan dapat memicu terjadinya menopause dini.

(6).    Terapi radiasi

Terapi radiasi atau kemoterapi yang dilakukan pada penderita kanker juga bisa menyebabkan menopause dini. Hal ini dikarenakan sinar radiasi memicu terganggunya fungsi ovarium.

(7).    Obat-obatan

Menopause dini juga bisa disebabkan efek samping obat-obatan.

(8).    Penyakit tertentu

Selain faktor-faktor diatas, menopause juga bisa dipicu oleh adanya penyakit tertentu seperti penyakit kronis yang menahun, tumor pada kelenjar pituitari dan hipotalamus, gangguan psikis, penyakit autoimun, dan kelainan kromosom.

Cara mengatasi menopause dini

Apabila anda mengalami menopause dini, yaitu di bawah usia 40 tahun, maka sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab dasarnya. Jika penderita mengalami sulit hamil, berarti dia perlu penanganan khusus dari dokter spesialis.

Sedangkan untuk gejala menopause dini, dapat diatasi dengan beberapa cara seperti:

•    Terapi pergantian hormon estrogen
•    Konsumsi pil kontrasepsi ( konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu)
•    Pengobatan antidepresi untuk gangguan mood
•    Pemberian pelumas untuk mengatasi vagina yang kering

Pencegahan menopause dini


(1).    Hindari stres berlebihan

Stres yang berlebihan bisa menjadi salah satu pemicu menopause dini. Oleh karen itu, usahakan untuk mengelola stres dengan baik. Anda bisa melakukan beberapa cara untuk meminimalisir stres, seperti yoga, meditasi, dan istirahat yang cukup.

(2).    Lakukan diet sehat

Saat memasuki masa menopause, biasanya tubuh lebih mudah menimbun lemak. Jadi sebaiknya lakukanlah diet sehat untuk menfilter makanan yang masuk ke tubuh. Batasi konsumsi makanan tinggi gila, kafein, makanan pedas, dan garam. Sebaliknya, tingkatkan konsumsi sayuran, serat gandum, kalsium, dan makanan yang tinggi omega-3, seperti ikan salmon.

(3).    Hindari rokok dan alkohol

Seperti yang telah dijelaskan diatas, merokok bisa memicu menopause dini. Kandungan nikotin pada rokok dapat mematikan sel telur. Selain itu, alkohol juga bisa memangkas kalsium dalam tubuh. Untuk itu, sebaiknya hindari konsumsi rokok dan alkohol.

Jangan menyepelekan gangguan menopause dini, karena menopause yang terlalu cepat dapat meningkatkan risiko demensia, osteoporosis serta penyakit jantung.

3.  SINDROM OVARIUM POLIKISTIK


Wanita sulit hamil bisa karena mengalami sindrom ini jika hormone androgen terproduksi berlebih. Sehingga akan menggangu proses reproduksi dan siklus menstruasi. Kelebihan hormon androgen menyebabkan munculnya karakteristik pria pada wanita. Jika seorang wanita mengalami ini, lebih baik langsung menemui dokter kandungan agar mendapat solusi dan obat yang sesuai dan membantu. Biasanya Anda harus melakukan diet ketat jika berat badan Anda berlebih.

4.  RUSAKNYA SALURAN TELUR ATAU TUBAFALOPI


Tuba falopi berperan sangat penting bagi sel telur yang akan menuju rahim. Saat sel telur sudah dihasilkan oleh ovarium, sel telur tersebut akan dilepaskan ke rahim melewati tubafalopi. Jika tuba falopi rusak, sel telur tidak bisa menuju rahim untuk dibuahi sperma. Rusaknya tuba falopi biasanya disebabkan oleh radang dan penyakit kelamin menular seperti klamidia.

5.  KONSUMSI MAKANAN MINUMAN TIDAK SEHAT DAN OBAT-OBATAN TERTENTU


Makanan dan minuman yang tidak baik untuk rahim seperti kelebihan alkohol dan kafein dapat mengganggu kesehatan rahim. Kebiasaan merokok juga dapat mempengaruhi kesuburan rahim.

Hal- hal di atas merupakan pengaruh sulitnya mempunyai keturunan dari pihak wanita maupun pria. Jika Anda tidak memiliki masalah-masalah seperti di atas, pengaruh mungkin datang dari faktor teknis berhubungan. Sebaiknya ketika Anda akan melakukan hubungan intim, Anda harus dalam kondisi sehat, dan senang, tidak stress. Stress akan mempengaruhi produksi hormon tidak seimbang yang memicu penyebab wanita susah hamil.

Baca juga:

Faktor berat badan penyebab sulit hamil

Informasi tentang tips cepat hamil atau program kehamilan yang lengkap, tepat dan efektif. Buku panduan cara cepat hamil, silakan klik website ini: infotipshamil.com

buku tips hamil
loading...