Telat datang bulan atau hamil ? Kenali dulu tandanya


Kali ini Tipshamil membahas tentang menstruasi atau haid yang bahasa awamnya datang bulan. Pernahkah Anda mengalami telat datang bulan? Istilah ini biasa dipakai untuk menunjuk jika periode datang bulan tidak seperti biasanya. Siklus datang bulan normalnya memang teratur tiap bulannya, dengan tanggal yang kurang lebih sama. Banyak orang menggunakan perubahan siklus menstruasi ini sebagai pertanda kehamilan. Tidak salah memang, tapi juga tidak selalu benar. Sebaiknya, Anda mengenali dulu tanda-tandanya sebelum melakukan tes lebih lanjut. Telat datang bulan tidak selalu berarti Anda hamil jadi bagi Anda yang sedang tidak ingin hamil, Anda tak perlu risau.

Bagi Anda yang sedang menantikan keturunan, ada baiknya Anda memastikan dulu semuanya sebelum berasumsi bahwa Anda "hamil". Bisa jadi yang Anda alami hanyalah telat datang bulan biasa.

MengapaTelat Datang Bulan?

Telat datang bulan nih, hamil gak yah ?

Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana mungkin Anda telat datang bulan jika Anda tidak hamil. Anda harus tahu bahwa menstruasi merupakan proses peluruhan dinding rahim dan sel telur yang tidak dibuahi. Jika dinding rahim dan sel telur tidak luruh, memang dapat berarti keduanya telah terpakai atau telah dibuahi dan akan menjadi tempat tumbuh janin.

Namun, ada beberapa penyebab mengapa Anda bisa telat datang bulan. Kesibukan dan kelelahan fisik sering menjadi sebab telat datang bulan. Normalnya, periode peluruhan dinding rahim  terjadi sebulan sekali karena ada sel-sel baru yang menjadi regenerasi. Namun, kelelahan fisik menyebabkan proses regenerasi terhambat sehingga datang bulan terlambat dari siklus biasanya.

Faktor fisik yang tidak fit juga sering menyebabkan menstruasi tidak normal. Banyak wanita yang mengalami menstruasi hanya sebentar kemudian berhenti sama sekali pada periode bulan tersebut. Selain faktor fisik tadi, menstruasi tak normal ini bisa jadi dipengaruhi oleh perubahan hormon. Ada masa-masa wanita tidak mengalami menstruasi karena tingkat stres yang tinggi. Tekanan pada mental cenderung menstimulasi hormon yang dapat berpengaruh secara fisik. Sebab lain yang lebih berbahaya adalah adanya penyakit di dalam rahim seperti miom dan kista.

Kedua penyakit tersebut adalah penyakit yang paling umum terjadi di dalam rahim. Dengan berbagai kemungkinan ini, berasumsi bahwa Anda hamil saat Anda telat datang bulan menjadi tindakan yang tidak disarankan. 

(Baca juga: datang bulan saat hamil, apa mungkin?)


Apa Yang Harus Dilakukan?

Setelah Anda tahu bahwa telat datang bulan tidak selalu berarti Anda hamil, Anda harus tahu penyebab sebenarnya karena ada kemungkinan penyakit yang terjadi. Meski begitu Anda tidak perlu panik. Penyebab telat datang bulan bisa jadi hanya karena kelelahan fisik dan pikiran sehingga Anda butuh waktu untuk rileks. Melakukan kegiatan yang menyenangkan dan Anda sukai akan sangat membantu. Namun, ada baiknya Anda periksa ke dokter untuk mengetahui apa penyebab sebenarnya mengapa Anda telat datang bulan. Jika ternyata Anda mengindap penyakit, Anda dapat segera menjalani perawatan.

Cara Membedakan Darah Menstruasi dan Flek Tanda Kehamilan


Ibu hamil yang masih pertama kali mengandung, biasanya masih bingung untuk membedakan apakah mereka telah hamil atau belum. Memang tanda awal kehamilan umumnya sulit terdeteksi, hanya bisa dikenali dari siklus menstruasi yang dialami.

Umumnya ibu hamil mengeluarkan sedikit flek darah pada celana dalam, yang berarti tanda kehamilan. Tapi terkadang flek itu bisa jadi hanya merupakan darah menstruasi.
Nah, agar tidak keliru membedakan antara darah menstruasi dengan flek tanda hamil, berikut ciri-cirinya:

Darah menstruasi:


1.    Berwarna merah jelas
2.    Volume darah lumayan banyak

Flek tanda hamil:


1.    Darah berwarna merah mudah, kecoklatan, atau coklat kehitaman (lebih gelap dari darah menstruasi)
2.    Volumenya lebih sedikit dari darah menstruasi
3.    Normalnya tidak disertai keram, tidak ada nyeri pada payudara, dan tidak ada rasa nyeri.


Perlu diketahui juga gejala atau tanda-tanda apa saja di awal kehamilan: tanda awal kehamilan
 

Apakah flek kehamilan tidak berbahaya?

Keluarnya flek pada awal kehamilan itu normal dan tidak berbahaya. Biasanya terjadi pada sepertiga wanita hamil di minggu pertama atau 3 minggu setelah menstruasi berakhir. Pemicu keluarnya flek adalah hormon yang mengontrol siklus haid. Selain itu, flek juga biasa terjadi saat telur sedang mengalami pembuahan.

Lalu bagaimana bila tidak keluar flek pada masa kehamilan?

Tidak masalah, karena beberapa ibu hamil juga tidak mengeluarkan flek saat awal kehamilan. Keluarnya flek belum tentu faktor kehamilan, bisa saja pertanda adanya infeksi pada mulut rahim.

Jika anda masih bingung membedakan, lakukan tes kehamilan

Apabila anda masih bingung membedakan antara darah haid dengan flek tanda kehamilan, anda bisa langsung melakukan tes kehamilan, tanpa harus menunggu tanggal perkiraan datangnya menstruasi kembali.

Tapi perlu diingat, dalam rentang ini anda bisa saja memperoleh hasil tes negatif. Hal ini dikarenakan kadar hCG masih belum cukup untuk bisa dideteksi oleh alat tes kehamilan.
 

Tips Mempercepat Haid:



1. Jangan terlalu sibuk

Aktivitas yang terlalu padat bisa menyebabkan terganggunya siklus menstruasi. Biasanya seseorang akan telat datang bulan ketika terlalu sibuk hingga kelelahan. Oleh karena itu, jangan memporsir pekerjaan berlebihan. Sisakan waktu yang cukup untuk beristirahat dan bersantai.

2.  Konsumsi buah pepaya

Buah pepaya tidak hanya kaya akan serat, tetapi juga mengandung karoten yang dapat merangsang menstruasi. Lakukan pengonsumsian secara rutin, 7 hari berturut-turut. Apabila anda kesulitan atau tidak menyukai buah pepaya, anda bisa menggantinya dengan labu atau wortel.

3. Olahraga ringan secara teratur

Olahraga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, salah satunya adalah memperlancar siklus menstruasi. Namun perlu anda perhatikan, jenis olahraga yang berpotensi melancarkan sirkulasi darah adalah olahraga ringan. Melakukan olahraga berat atau yang terlalu ekstrim malah mengakibatkan telatnya datang bulan.

4. Konsumsi seledri

Sayuran yang sering digunakan sebagai bahan campuran sup ini merupakan jenis makanan emmenagogic, yaitu makanan yang bisa melancarkan aliran darah pada uterus dan pelvis. Sehingga berpotensi merangsang terjadinya menstruasi.

5. Tempelkan Kompres hangat di perut

Cara ini mungkin sedikit ribet, tapi dipercaya bisa mempercepat haid dengan cara menghangatkan suhu tubuh. Anda bisa mengisi air hangat ke dalam botol, kemudian letakkan pada bagian perut atau abdomen bawah. Cara lain, anda jug bisa duduk iatas bath tub selama setengah jam. Lakukan hal ini untuk beberapa hari. Serta usahakan jangan lupa selingi dengan mengonsumsi air hangat.

6. Perbanyak konsumsi air putih

Kekurangan air putih bisa menyebabkan dehidrasi, kondisi ini memicu keterlambatan datangnya menstruasi. Oleh sebab itu, jika anda ingin siklus mentruasi lancar, maka perbanyak konsumsi air putih (1-8 gelas perhari). Usahakan juga untuk menghindari konsumsi kafein, alkhohol, dan minuman yang mengandung gula.

7. Konsumsi makanan bergizi

Mengonsumsi makanan bergizi sangat penting untuk melancarkan haid. Anda bisa mengonsumsi buah jeruk, mangga, atau jambu. Selain itu minum wedang jahe juga bisa mempercepat haid.
 


Baca juga:
Cara mempercepat menstruasi
Tips agar haid lancar

tips sehat anak bayi dan balita

tips cepat hamil
infoTipshamil.com
cara cepat hamil